Bisnis Frozen Food: Tips Agar Sukses dan Laris Manis

4 min read

bisnis frozen food

Beberapa waktu terakhir, bisnis frozen food sedang memiliki banyak peminat. Apalagi peluang bisnis ini terbilang cukup besar. Bagi penikmat kuliner, makanan beku atau frozen food memang sudah tidak asing lagi. Bahkan bisa dibilang makanan tersebut sering mereka konsumsi sehari-hari.

Jadi, makanan beku merupakan makanan yang sengaja dibekukan agar lebih awet hingga nantinya siap untuk dinikmati. Adapun tujuan dari pembekuan ini adalah untuk memperlambat terjadinya proses dekomposisi dengan mengubah kadar air menjadi es dan juga menghambat pertumbuhan bakteri pada makanan.

Berkembangnya teknologi sekarang ini membuat semakin banyak jenis makanan yang bisa diolah menjadi makanan beku. Permintaan masyarakat terhadap berbagai jenis makanan beku juga sangat tinggi. Hal inilah yang kemudian mendorong peluang bisnis frozen food semakin terbuka lebar.


Tips Mengembangkan Bisnis Frozen Food Agar Sukses dan Laris Manis

Jika kamu tertarik dengan peluang bisnis frozen food, berikut ini adalah berbagai tips mengembangkan bisnis makanan beku agar sukses dan laris manis yang bisa kamu terapkan.

Membuat Komitmen

Komitmen menjadi hal utama yang harus kamu miliki saat menjalankan bisnis makanan beku. Jika komitmen dalam diri sendiri sudah kuat, maka nantinya kamu bisa menjalankan bisnis makanan beku dengan baik meski akan muncul berbagai rintangan.

Terkadang kebanyakan orang yang sekadar ingin membangun bisnis tanpa didasari dengan komitmen yang kuat. Akibatnya banyak bisnis yang terpaksa harus berhenti di tengah jalan karena pemiliknya enggan berjuang lebih keras agar bisnisnya bisa sukses dan laris manis.

Melakukan Riset Sebelum Memulai Bisnis

Riset adalah hal wajib yang harus dilakukan oleh setiap pebisnis, termasuk pada bisnis frozen food. Meskipun terbilang mudah, namun bukan berarti kamu bisa menggampangkan proses merintis bisnis makanan beku ini. Kamu perlu melakukan riset terkait modal, cara pengolahan, penyimpanan, hingga cara distribusinya.

Baca Juga:  17 Makanan Terenak di Indonesia yang Menggoda, Wajib Coba

Proses riset ini bisa lebih lama dan rumit jika kamu berencana untuk mengolah makanan beku sendiri dari bahan-bahan mentah. Biasanya permasalahan utama yang muncul adalah terkait penyimapanan dan juga rasa. Oleh karena itu, pastikan kamu sudah mempertimbangkan hal ini dengan baik, ya.

Mengenali Produk dengan Baik

Walau hanya sekadar makanan beku, namun kamu tetap harus mengenali produk dengan baik. Sangat penting bagi para pebisnis untuk kemudian mengenali dan memilih produk yang nantinya akan ia jual. Hal ini sangatlah penting, terutama jika kamu akan menjual beberapa jenis makanan beku sekaligus.

Beberapa jenis makanan beku yang bisa menjadi pilihanmu antara lain sebagai berikut.

1. Makanan Siap Masak

Makanan beku yang satu ini biasanya memiliki cara penyajian yang cukup sederhana dan tidak membutukan cara khusus untuk mengolahnya. Hal yang harus kamu perhatikan dari jenis makanan ini adalah ketahanan kadaluarsanya.

2. Makanan Siap Santap

Jenis makanan siap santap adalah makanan beku yang siap konsumsi setelah kamu menghangatkannya menggunakan rice cooker atau microwave. Umumnya jenis makanan ini berupa masakan berat atau makanan ringan yang mengenyangkan.

3. Makanan Siap Olah

Berbagai bahan mentah, seperti daging-dagingan merupakan salah satu contoh makanan siap olah. Bahan makanan ini biasanya sudah melalui proses pembersihan secara profesional sehingga sudah terjamin kebersihannya.

4. Sayur dan Buah Beku

Makanan beku juga bisa berupa sayur dan buah. Jenis makanan ini sangat membantu banyak orang yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengolah bahan makanan dari awal.

Memilih Produk Makanan Beku yang Unik

Sebagai seorang pebisnis pemula yang baru mencoba membangun bisnis frozen food, sebaiknya kamu memilih produk-produk yang unik. Tips ini akan membuat bisnis yang kamu jalani terlihat berbeda dari bisnis serupa lainnya. Selain itu, kamu juga meminimalisir kompetitor karena sudah ada ciri khas tersendiri pada bisnis kamu.

Banyaknya jenis makanan beku yang bisa kamu jual tidak membuatmu kehabisan ide. Bila perlu kamu juga bisa melakukan kreasi terhadap produk tersebut sehingga terlihat unik dan menarik serta dapat menambah nilai jual.

Baca Juga:  Papeda Makanan Khas Papua yang Terbuat dari Sagu!

Menentukan Pelanggan dan Target Pasar yang Sesuai

Tidak dapat dipungkiri jika pasar makanan beku sangat luas. Oleh karena itulah, kamu sebagai pebisnis perlu menentukan siapa pelanggan dan target pasar yang kamu inginkan. Hal ini karena kamu tidak mungkin bisa memenuhi kebutuhan semua orang.

Jadi, sebaiknya kamu perlu melakukan pemetaan secara spesifik terkait target pasar dari produk yang akan kamu jual nantinya. Analisa yang tepat akan membantu kamu dalam mengembangkan bisnis frozen food sesuai dengan strategi marketing yang telah kamu buat.

Pelajari Kompetitor

Dalam setiap sektor bisnis pasti akan selalu ada kompetitor. Begitu pula pada bisnis frozenn food. Untuk itu, kamu perlu mempelajari kompetitor agar bisa menentukan strategi seperti apa yang cocok untuk diterapkan pada bisnismu. Dengan begitu, maka kamu bisa bersaing secara sehat dengan kompetitor tersebut.

Jangan Lupakan Modal

Tips mengembangkan bisnis frozen food yang selanjutnya adalah modal. Hal ini memang menjadi fokus utama bagi para pebisnis pemula karena menjadi langkah awal dalam mengembangkan bisnis.

Pertama-tama, kamu perlu mencatat secara detail mengenai seluruh kebutuhan dan dana yang sekiranya diperlukan. Beberapa peralatan yang kamu butuhkan antar alain alat packing anti udara dan freezer untuk menyimpan makanan beku. Selebihnya, kamu membutuhkan modal untuk membeli berbagai jenis makanan beku.

Mempunyai Peralatan yang Berkualitas

Kualitas peralatan yang kamu gunakan tentu akan sangat berpengaruh terhadap kualitas makanan beku. Oleh karena itulah, kamu perlu mempunyai berbagai peralatan berkualitas yang dapat menunjang jalannya bisnis frozen food tersebut.

Selain itu, proses pengemasan produk juga perlu kamu perhatikan dengan baik demi mendukung kualitas produk. Dalam bisnis makanan beku, kamu harus menggunakan plastik khusus yang tidak mempunyai pori sehingga dapat membuat makanan menjadi lebih tahan lama.

Menjalin Relasi dengan Produsen yang Terpercaya

Jika bisnis yang kamu jalani sudah semakin berkembang, maka kamu bisa mulai untuk menjalin relasi dengan produsen yang terpercaya. Kerja sama yang baik terbukti dapat meningkatkan kredibilitas bisnis dan kepercayaan pelanggan terhadap produk yang kamu jual.

Baca Juga:  Resep Tom Yam dengan Cita Rasa Seenak Restoran Thailand

Kamu bisa menghubungi produsen atau supplier yang terpercaya untuk mengetahui bagaimana skema kerja sama yang mereka tawarkan. Setelah itu, datangi kantornya untuk memahami lebih jauh terkait keunggulan dan katalog produk milik mereka.

Dengan menjalin relasi seperti ini, maka kamu bisa belajar bagaimana cara menjaga kualitas produk sekaligus skema bisnis yang nantinya bisa menjadi referensi strategi marketing pada bisnis kamu sendiri.

Menentukan Strategi Marketing yang Tepat

Setiap bisnis pasti mempunyai strategi marketing yang berbeda. Oleh sebab itu, kamu juga perlu menentukan strategi marketing yang tepat bagi bisnis makanan beku yang sedang kamu jalani. Kamu juga bisa memanfaatkan platform sosial media untuk melakukan promosi produk dan iklan hingga menyewa influencer.

Berjualan Online

Biasanya profit penjualan online akan lebih menguntungkan daripada berjualan secara konvensional. Sekarang kamu bisa coba untuk membuat akun toko online di berbagai ecommerce, seperti Shopee, Tokopedia, dan Instagram agar transaksi jual beli produk bisa lebih mudah.

Selain itu, menjual produk di toko online juga lebih aman dan nyaman, baik bagi pihak penjual maupun pembeli. Apalagi platform toko online juga menyediakan sistem pembayaran yang bervariasi sehingga dapat memudahkan pihak pembeli.

Mempertimbangkan Distributor atau Reseller

Salah satu tips mengembangkan bisnis frozen food yang terakhir adalah mempertimbangkan untuk mempunyai distributor atau reseller. Akan tetapi, perlu kamu ingat bahwa tips ini lebih cocok untuk bisnis yang relatif sudah cukup besar dengan pelanggan dalam jumlah tertentu.

Dengan memiliki distributor atau reseller, maka kamu akan semakin mudah dalam menjual berbagai jenis produk makanan beku. Selain itu, kamu juga tidak perlu membangun brand dari awal.


Kesimpulan

Demikian berbagai tips untuk mengembangkan bisnis frozen food agar sukses dan laris manis. Jika kamu menerapkan seluruh tips tersebut, maka bukan tidak mungkin kamu akan meraih kesuksesan besar dalam bisnis makanan beku yang sedang dijalani.

Kamu juga bisa memanfaatkan relasi sebagai salah satu strategi untuk mengembangkan bisnis. Jadi, apakah kamu semakin tertarik untuk membangun bisnis frozen food ala kamu sendiri?


Dapatkan berbagai rekomendasi seputar bisnis makanan kekinian lainnya untuk mengembangkan bisnis kuliner kamu hanya di fnbpreneur.id.