Tips Sukses Endorse Produk Makanan dan Minuman dalam Bisnis

4 min read

tips sukses endorse produk makanan dan minuman

Sekarang ini, sudah banyak pelaku usaha yang menerapkan strategi promosi endorsement untuk mendongkrak penjualan produk termasuk di sektor bisnis F&B. Apakah strategi endorsement ini efektif? Lalu, apa saja tips sukses endorse produk makanan dan minuman agar keuntungan bisnis bisa naik berlipat-lipat?

Apa Itu Endorse?

Secara umum, pengertian endorse merupakan kegiatan pemasaran produk yang dilakukan oleh kalangan influencer dan seleb media sosial. Ada juga yang mengartikan endorse sebagai produk yang muncul dalam suatu iklan dan disukai oleh para audiens.

Peran Endorse di Dunia Bisnis

Dewasa ini, kegiatan endorse sudah sangat mudah kita temukan berkat maraknya era digitalisasi pada masa kini. Bahkan, strategi promosi endorsement ini sudah banyak kita jumpai di hampir semua jenis layanan jasa maupun produk barang.

Bisa dibilang, salah satu strategi promosi satu ini memang sudah memiliki banyak penggemar, terutama di kalangan pelaku bisnis makanan dan minuman. Terlebih lagi, strategi promosi ini terbilang sangat efisien dari segi persiapan, waktu, dan sumber daya manusia. 

Karakteristik Strategi Promosi Endorse

Berikut ini ada beberapa ciri dari strategi promosi endorse yang perlu kamu ketahui sebelum menerapkan tips sukses endorse produk makanan dan minuman:

1. Metode Endorse

Penggunaan metode promosi endorse cukup beragam, tergantung pada keinginan pihak penjual, karakter atau ciri khas dari influencer, dan kesepakatan antar keduanya.

Contohnya, ada yang meng-endorse produk secara terang-terangan dan ada juga lebih memilih teknik soft-selling. Selain itu, ada yang membuat konten promosi dengan media video, foto diri bersama produk, animasi interaktif, tulisan kreatif, dan masih banyak lagi. 

Pada intinya, tidak ada ketetapan atau metode baku dalam menjalankan strategi promosi endorsement. Akhirnya, semuanya akan bergantung pada kesepakatan yang setara antara kedua belah pihak.

2. Cara Transaksi

Sebelum melaksanakan strategi promosi endorsement, pihak penjual perlu membangun kesepakatan melalui kegiatan transaksi kepada calon promotor yang akan meng-endorse.

Bahkan, pihak penjual dan peng-endorse dapat melakukan kegiatan transaksi bisnis endorsement tanpa harus bertemu secara langsung. Cukup dengan medium pengirim pesan, email, atau fitur direct message pada media sosial, aktivitas transaksi dapat terlaksana dengan lebih praktis dan efisien.

Baca Juga:  Inspirasi Bisnis Makanan Kering Modal Minim yang Laris Manis

Di saat kedua belah pihak sudah saling sepakat dengan ketentuan dan kebijakan masing-masing. Pihak penjual hanya perlu mengirimkan rincian konten promosi yang perlu peng-endorse tampilkan dalam postingan media sosial mereka. 

3. Cara Kerja 

Pihak seleb atau peng-endorse hanya perlu menerapkan cara kerja serta tips sukses endorse produk makanan dan minuman dengan sebaik-baiknya.

Cara kerja endorsement ini sebenarnya hampir sama seperti membagikan selebaran iklan kepada orang-orang yang lewat. Bedanya, endorse menggunakan platform digital media sosial, sementara pembagian selebaran menggunakan jalur pertemuan secara langsung.

Manfaat Endorse Produk Makanan dan Minuman

Kegiatan endorse merupakan salah satu tipe pemasaran online yang efektif dan praktis. Banyak pelaku usaha menilai bahwa endorsement dapat menghasilkan kenaikan jumlah penjualan produk termasuk dalam bisnis makanan dan minuman.

Selain itu, endorsement juga dapat memberikan berbagai manfaat bisnis yang lain, seperti:

  • Membangun brand awareness
  • Menciptakan personal brand yang khas
  • Membangun kredibilitas bisnis yang kuat
  • Membuka pasar baru
  • Meningkatkan efektivitas pemasaran
  • Fleksibel dalam mengatur kebutuhan budget pemasaran

Tips Sukses Endorse Produk Makanan dan Minuman

Berikut adalah tips-tips khusus dalam melakukan endorsement produk agar hasilnya bisa mencapai harapan kamu:

1. Pilih Sosok Representatif

Pada kegiatan endorsement, kamu perlu cermat memilih sosok peng-endorse yang memang benar-benar pantas mempromosikan produk bisnis kamu kepada target pasar.

Maksudnya, pihak peng-endorse yang paling ideal adalah mereka yang memiliki personal brand yang seirama dengan pangsa pasar produk jualan kamu. 

Jika kamu merupakan seorang pebisnis makanan pedas, pilihlah pihak peng-endorse yang sering melakukan hunting kuliner pedas atau food blogger atau vlogger yang mampu menyantap makanan pedas.

Sosok-sosok seperti ini umumnya memiliki sejumlah pengikut (followers) yang sama-sama menyukai sajian kuliner bercita rasa pedas. Karena orang-orang cenderung lebih tertarik mengikuti (mem-follow) akun-akun media sosial yang menyajikan konten-konten menarik sesuai ketertarikan mereka. 

Demi memastikan kecocokan calon peng-endorse dengan pangsa produk. Kamu bisa kulik saja postingan-postingan yang ada di akun media sosial mereka dan tinjaulah tema konten yang paling dominan.

Mencari sosok representatif tidak melulu menyasar pada kalangan artis papan atas saja. Selagi peng-endorse tersebut cocok dengan niche dan karakter brand usaha makanan dan minuman kamu, tak ada salahnya untuk mencoba bekerja sama dengannya untuk memasarkan produk.

Baca Juga:  Tips Memulai Usaha Makanan Ringan Bagi Pemula

2. Perhatikan Jumlah Pengikut serta Engagement Rate-nya

Tak bisa kita pungkiri bahwa jumlah followers memang kerap menjadi daya tarik utama dalam pencarian calon peng-endorse ideal. Banyaknya jumlah pengikut tentu dapat menghadirkan dampak yang lebih besar dan dapat memperluas cakupan iklan secara luas.

Namun, jumlah pengikut yang melimpah belum tentu menjamin kesuksesan endorsement dalam bisnis makanan dan minuman. Nah, salah satu tips sukses endorse produk makanan dan minuman tambahannya adalah perhatikan kualitas engagement rate pada akun tersebut.

Engagement rate sendiri merupakan persentase antara jumlah pengikut yang aktif dengan jumlah followers. Semakin banyak jumlah pengikut aktifnya, maka akan semakin tinggi kualitas engagement rate-nya. Semakin tinggi engagement rate akunnya, maka akan semakin tinggi juga cakupan iklannya dan jumlah viewers-nya.

Perlu kamu ketahui, tingginya kualitas engagement rate tidak selalu memandang jumlah followers yang melimpah saja. Bahkan, influencer dengan jumlah followers jutaan belum tentu lebih baik dari mereka yang masih berjumlah puluhan ribu. 

Melalui engagement rate ini, kamu akan terselamatkan dari memilih calon peng-endorse yang memiliki banyak jumlah pengikut fake, pasif, atau bahkan hasil beli.

3. Perhatikan Jenis Eksposur dan Media Sosialnya

Setelah berhasil mendapatkan sosok peng-endorse yang ideal, perhatikan juga tipe eksposur yang sekiranya paling efektif untuk memposting konten promosi bisnis. Kamu bisa memilih tipe eksposur konten feed, stories, video panjang, atau video pendek.

Di samping itu, kamu juga perlu melakukan salah satu tips sukses endorse produk makanan dan minuman. Tips tersebut, yakni memilih kanal media sosial yang paling cocok untuk menjangkau target pasarmu. 

Tentu saja, setiap tipe eksposur dan jenis media sosialnya akan memberikan tingkat efektivitas dan rentang harga yang beragam. Jadi, jangan kaget jika menemukan perbedaan antara hasil endorse dari tipe eksposur feed dengan postingan iklan pada fitur stories

Meskipun kedua postingan tersebut diunggah oleh sosok peng-endorse yang sama, hasilnya bisa sangat berbeda. Dari sini, kamu justru akan menemukan tipe eksposur yang paling efektif untuk melakukan strategi promosi endorsement kedepannya.

Hal ini juga berlaku pada pemilihan kanal media sosial dari sosok influencer tersebut. Apalagi, tak sedikit dari mereka yang membuka kesempatan kerjasama endorsement menggunakan lebih dari satu platform media sosial. 

Baca Juga:  Inspirasi Bisnis Kuliner yang Menjanjikan untuk Dijual Online

Jadi, hal pertama yang perlu kamu lakukan dalam pemilihan kanal media sosial endorsement ideal adalah memahami karakter target pasar bisnismu. Setelah itu, cari tahu jenis media sosial yang sering digunakan oleh kalangan pasar tersebut. 

4. Ada Budget

Mau tidak mau, uang menjadi salah satu tips sukses endorse produk makanan dan minuman yang tak bisa kamu sangkal. Maksudnya, tidak ada budget, berarti tidak bisa endorse. Sebab, kegiatan endorsement membutuhkan biaya yang cukup besar, apalagi jika menggandeng influencer terkemuka dan berkualitas. 

Jadi, jika kamu baru memulai bisnis makanan dan minuman atau memiliki budget pemasaran yang rendah, sebaiknya tunda dulu rencana endorsement di lain waktu. Khusus saat ini, fokuskan dulu perhatianmu pada upaya memperbanyak jumlah pengikut dan menaikkan kualitas engagement rate

Sembari menunggu, persiapkan juga anggaran khusus untuk kepentingan endorsement dan pisahkan dengan jenis transaksi keuangan lain dalam bisnis.

Apabila bisnismu sudah memiliki sistem dan profit yang stabil setiap bulannya, silahkan buat rencana endorsement yang strategis dan efektif. Kalau ada budget lebih, sebaiknya lakukan kegiatan endorsement produk secara rutin, yakni 2 pekan sekali atau 1 bulan sekali.

Kamu Tertarik untuk Menerapkan Strategi Endorsement?

Endorsement merupakan strategi pemasaran produk dengan cara melimpahkan tugas promosi kepada suatu pihak yang relevan dengan brand bisnis. Supaya hasil endorsement-nya efektif, kamu bisa menerapkan tips sukses endorse produk makanan dan minuman seperti pada penjelasan di atas.

Selamat coba!


Temukan inspirasi seputar bisnis makanan, bisnis minuman dan lain-lain hanya di fnbpreneur.id

GRATIS, DAPATKAN ARTIKEL TERBAIK UNTUK WUJUDKAN BISNIS IMPIANMU.
DAFTAR SEKARANG!
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.