All You Can Eat: Keuntungan yang Bisa Didapat bagi Pemilik Bisnis

4 min read

All you Can Eat - Keuntungan yang Bisa Didapat bagi Pemilik Bisnis

All you can eat adalah konsep makanan yang saat ini semakin menjamur di Indonesia. Seperti namanya, konsep ini cukup menarik karena pembeli bisa makan sepuasnya hanya dengan sekali bayar saja. 

Meskipun pembeli bebas maka sepuasnya, restoran tidak akan mengalami kerugian, lho. Sebaliknya, konsep makan ini justru membuat pebisnis meraup keuntungan yang banyak. Lantas, seperti apa keuntungan dari konsep restoran satu ini? Simak artikel ini yuk!

Apa Itu All You Can Eat?

Menjamurnya bisnis kuliner di Indonesia ditandai oleh kemunculan konsep-konsep baru dan kekinian yang menarik pembeli, salah satunya adalah all you can eat. Konsep all you can eat atau AYCE saat ini banyak bermunculan di beberapa kota besar di Indonesia. Seperti namanya, pembeli bisa makan sepuasnya hanya dengan sekali bayar. Tentu saja konsep ini menarik pembeli, bukan?

Menjamurnya konsep AYCE ini bermula dari kepopuleran drama Korea di Indonesia. Di mana dalam drama tersebut menampilkan salah satu kebiasaan warga Korea memasak daging secara langsung di tempat dengan berbagai pilihan slide dish yang menggoda.

Pilihan menu AYCE cukup beragam, mulai dari grill, shabu-shabu, sushi, ramen, buffet, es krim, yogurt, dan lainnya. Harga yang dipatok dari konsep AYCE tergolong variatif tergantung pilihan menunya yaitu mulai dari Rp90.000 sampai Rp500.000. Dengan harga yang sudah dipilih, pembeli akan mendapatkan sejumlah menu yang akan mereka konsumsi.

Keuntungan Bisnis All You Can Eat bagi Pebisnis

Ramainya pembeli yang menyukai konsep AYCE jadi salah satu tanda bahwa bisnis ini memiliki keuntungan yang cukup menjanjikan bagi pebisnis, lho. Meskipun menawarkan konsep makan sepuasnya hanya dengan sekali bayar, ternyata pihak restoran tidak mengalami kerugian sama sekali.

Baca Juga:  Cara Mempromosikan Produk Makanan dan Minuman Secara Online

Ada beberapa faktor yang membuat pebisnis meraup keuntungan dari konsep all you can eat ini, misalnya memasang harga murah untuk menu di depan, memberikan denda atau charge pada makanan sisa, dan self service yang menghemat pengeluaran untuk pegawai. Agar lebih jelas, berikut rangkumannya:

1. Memberikan Charge Pada Makanan Sisa

Setiap restoran yang mengusung konsep AYCE pasti menerapkan denda atau charge pada makanan sisa pembeli. Jadi, meskipun pembeli bebas makan sepuasnya dengan pilihan menu yang tersedia dengan sekali bayar, mereka harus membayar denda atau charge jika ada makanan yang tersisa.

Kenapa makanan bisa tersisa? Sebab, konsep AYCE ini memberikan batas waktu untuk makan. Apalagi pembeli harus memasak menu-menu tersebut dengan sendiri. Otomatis hanya ada sisa waktu sedikit untuk menyantap makanan. Nah, seluruh makanan sisa inilah jadi salah satu sumber keuntungan bagi pebisnis.

2. Self Service Menekan Biaya Pengeluaran

Keuntungan konsep all you can eat bagi pebisnis selanjutnya adalah biaya pengeluaran yang sedikit. Hal ini dikarenakan konsep self service yaitu pembeli harus mengambil dan memasak makanan sendiri.

Strategi self service ini tentu saja membuat pebisnis tidak memerlukan banyak karyawan. Artinya biaya pengeluaran perusahaan sangat sedikit dan karena pegawai yang mereka miliki tidak begitu banyak.

Dengan adanya self service ini tentu saja sangat menguntungkan pebisnis yang menerapkan konsep AYCE. Biaya pengeluaran yang sedikit tentu jadi salah satu hal menarik dari bisnis satu ini.

Strategi Menerapkan Konsep All You Can Eat

Sebelumnya konsep AYCE tersebar di pusat perbelanjaan, tetapi saat ini sudah banyak restoran yang menerapkan konsep AYCE di beberapa titik keramaian di seluruh Indonesia.

Menjamurnya restoran AYCE tentu jadi sebuah pertanda bahwa konsep kuliner satu ini cukup menarik pembeli dan memiliki keuntungan yang sangat menjanjikan. Nah, buat kamu yang ingin menerapkan konsep all you can eat atau AYCE, berikut strategi yang harus kamu terapkan:

1. Memberikan Batas Waktu untuk Makan

Strategi bisnis all you can eat pertama yang harus kamu terapkan adalah memberlakukan batas waktu untuk makan bagi para pembeli. Umumnya restoran yang menerapkan konsep AYCE ini memberlakukan batas waktu dari 90 menit sampai 120 menit.

Baca Juga:  Warna Logo Bisnis Kuliner yang Bisa Meningkatkan Penjualanmu

Terbatasnya waktu untuk makan ini bertujuan untuk membatasi banyaknya pembeli agar tidak terlalu lama mengantri. Selain itu, tujuan utama dari strategi ini adalah supaya ada makanan yang tersisa dari pembeli. Sehingga pihak restoran bisa memberikan charge atau denda.

2. Seluruh Daging Disediakan Mentah

Bagi restoran AYCE yang menyediakan menu shabu-shabu atau grill, usahakan untuk menyediakan daging mentah. Maka dari itu, pembeli harus memasak daging tersebut dan berpacu dengan waktu yang sudah diberlakukan.

Memasak daging membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Artinya, durasi waktu yang diberlakukan oleh restoran akan dipangkas untuk memasak dan sisanya untuk menyantap makanan. Inilah kenapa banyak makanan yang bersisa dan pembeli wajib membayar charge.

Strategi ini wajib kamu terapkan untuk mendapat keuntungan dari bisnis AYCE yang kamu jalankan nantinya. Kamu tidak perlu khawatir, sebab pembeli tidak akan menyadari strategi ini karena mereka sudah terlena dengan harga dan sajian menu yang mereka dapatkan.

3. Menyediakan Dessert atau Side Dish Selain Daging

Restoran AYCE juga menerapkan strategi lain untuk meraup keuntungan yaitu menyediakan side dish atau dessert bagi para pembeli. Biasanya side dish ini harganya tidak terlalu mahal sehingga pengunjung akan tertarik untuk memesannya.

Selain itu, tujuan adanya dessert atau side dish ini adalah agar pembeli bisa kenyang lebih awal. Yup, menu dessert atau side dish memang dominan oleh rasa manis. Bukan rahasia umum lagi jika mengonsumsi makanan manis dalam jumlah yang banyak bisa menyebabkan rasa kenyang.

Nah, ketika pembeli sudah merasa kenyang lebih awal sebelum mengonsumsi daging, maka kemungkinan besar akan ada banyak makanan yang tersisa. Semakin banyak jumlah makanan yang tersisa, maka semakin menguntungkan bagi pihak restoran.

Maka dari itu, jika kamu ingin membuka bisnis restoran dengan konsep all you can eat jangan lupa untuk menyajikan beragam dessert atau side dish seperti es krim, minuman manis, cookies, atau yogurt. Intinya menu-menu tersebut harus lebih murah ketimbang harga daging ya.

4. Perbedaan Harga untuk Dewasa dan Anak-anak

Umumnya pembeli atau pengunjung restoran AYCE adalah satu keluarga. Di mana dalam satu keluarga pasti terdapat pengunjung yang masih anak-anak. Maka dari itu, tidak heran jika banyak restoran AYCE yang memberlakukan perbedaan harga untuk pengunjung dewasa dan anak-anak.

Baca Juga:  Jenis Kemasan Makanan yang Cocok untuk Bisnis Food and Beverage

Perbedaan harga ini juga dilatarbelakangi oleh daya makan anak-anak yang tidak terlalu banyak. Untuk patokan harganya, biasanya restoran memberikan potongan harga mulai dari 20% sampai 40% untuk anak-anak.

Selain bisa mempertahankan pembeli, adanya potongan harga untuk anak-anak ini juga bisa menarik calon pembeli lain, lho. Jadi, inilah salah satu strategi bisnis all you can eat yang tidak boleh kamu lewatkan.

Peluang Bisnis AYCE Masih Terbuka Lebar, Tunggu Apalagi?

Salah satu sektor bisnis yang tidak akan pernah mati adalah bisnis kuliner. Mengapa? Sebab, makanan adalah salah satu kebutuhan manusia yang harus dipenuhi. Jadi, inilah kenapa bisnis kuliner semakin menjamur dan muncul dengan berbagai macam konsep menarik, salah satunya all you can eat atau AYCE.

Jika dahulu konsep AYCE hanya berada di dalam pusat-pusat perbelanjaan, sekarang bisnis ini sudah merajalela di mana-mana, lho. Kemunculan restoran AYCE ini menandakan jika konsep makan sepuasnya hanya dengan sekali bayar cukup menarik para pembeli.

Meskipun pembeli bebas makan sepuasnya, bukan berarti restoran akan mengalami kerugian. Ada beberapa strategi dan cara agar restoran tetap mendapat keuntungan, mulai dari memberlakukan batas waktu, memberikan charge pada makanan sisa, menyuguhkan pembeli dengan side dish agar kenyang lebih awal, potongan harga, dan self service yang menekan jumlah pengeluaran.

Soal peluang usaha, saat ini restoran AYCE masih memiliki keuntungan yang menjanjikan. Nah, buat kamu yang ingin membuka bisnis kuliner, konsep all you can eat harus kamu coba. Agar keuntungan yang didapat maksimal, jangan lupa untuk menerapkan empat strategi di atas.

Demikianlah artikel seputar bisnis kuliner yang menerapkan konsep all you can eat atau AYCE beserta keuntungan serta strategi menjalankannya. Karena peluang bisnis AYCE masih terbuka lebar, tunggu apalagi? Yuk, segera bangun konsep AYCE yang unik versi kamu!

Dapatkan berbagai tips maupun informasi seputar bisnis kuliner untuk mengembangkan bisnis F&B mu hanya di fnbpreneur.id.