Bisnis Warung Lalapan: Tips dan Modal untuk Membuka Warung Lalapan

3 min read

bisnis-warung-lalapan

Bisnis warung lalapan saat ini sedang memiliki banyak peminatnya. Hal ini karena membuka warung lalapan tidak membutuhkan modal yang terlalu besar serta peluang dan prospek keuntungan untuk jangka panjangnya juga sangat menggiurkan. 

Warung lalapan terkenal sebagai tempat makanan kaki lima yang berada di tepi jalan. Menu yang disediakan sangat beragam dan biasanya identik dengan olahan makanan yang digoreng ataupun dibakar. Bagi masyarakat Indonesia, keberadaan warung lalapan ini sudah tidak asing lagi.

Nah, jika kamu tertarik untuk membuka bisnis warung lalapan, tentu sebaiknya tahu apa saja tips-tips yang perlu dilakukan dan mengetahui kisaran rincian modal yang kamu butuhkan untuk membuka bisnis ini. Dengan begitu, maka persiapan yang kamu lakukan bisa lebih matang.


Tips Sukses Membuka Bisnis Warung Lalapan di Era Pandemi

Warung lalapan sebenarnya bukanlah bisnis yang membutuhkan manajemen rumit. Jadi, siapa saja yang memiliki ketertarikan bisnis di bidang kuliner bisa mencoa membuka bisnis ini. Selain itu, modal yang relatif kecil juga menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang tertarik untuk memiliki bisnis warung lalapan.

Untuk kamu yang berencana membuka warung lalapan dalam waktu dekat, berikut adalah beberapa tips sukses membuka bisnis warung lalapan di era pandemi yang bisa kamu coba.

1. Melakukan Riset Kecil-Kecilan

Bagi para pebisnis, melakukan riset sebelum memulai sebuah usaha adalah hal yang wajib untuk mereka lakukan. Kamu perlu melakukan riset kecil-kecilan agar bisa mendapatkan banyak informasi terkait bisnis yang akan kamu jalani. Riset akan membantu kamu dalam menentukan penerapan strategi bisnis yang tepat.

Selain itu, kamu juga bisa melihat apakah di sekitaran lokasi ada pebisnis lain yang menjual makanan serupa atau tidak. Kenali potensi bisnis yang ada dan kenali kompetitor agar dapat mencari celah untuk bersaing secara sehat dengan mereka.

2. Menentukan Lokasi

Lokasi menjadi kunci sukses dalam sebuah bisnis. Oleh karena itulah, kamu perlu menentukan lokasi yang tepat agar bisnis warung lalapan milikmu bisa ramai oleh para pengunjung. Bila perlu lakukan analisis terkait kebiasaan masyarakat sekitar dalam embeli makanan untuk menggambarkan konsep bisnis yang cocok.

Selain lokasi, kamu juga harus mempertimbangkan akses menuju warung dan lahan parkir yang tersedia. Kemudahan akses ini nantinya akan menjadi pertimbangan bagi pelanggan yang ingin mengunjungi warung lalapanmu.

3. Menentukan Target Konsumen

Berhubungan dengan menentukan lokasi, kamu harus memikirkan kelompok masyarakat mana yang akan menjadi target konsumen warung lalapanmu. Pertimbangkan dengan menu yang akan kamu jual dan fasilitas warung yang kamu berikan.

Sering kali penyebab bisnis menjadi sepi adalah karena salah menentukan target konsumen pada tahap awal. Padahal ketertarikan konsumen menjadi hal yang sangat penting dalam perkembangan suatu bisnis. Oleh karena itu, sangat penting bagi kamu untuk mengetahui target sebelum membuka bisnis warung lalapan.

4. Menentukan Jenis Makanan yang Akan Dijual

Jika sudah menentukan target konsumen, selanjutnya Anda perlu menentukan jenis makanan yang akan dijual beserta kisaran harganya. Menu makanan tersebut juga perlu kamu sesuaikan dengan ketersediaan bahan-bahan di daerah tersebut. 

Sebaiknya kamu menyediakan berbagai jenis makanan yang agar konsumen yang datang tidak mudah bosan dan menjadikan warung lalapan kamu sebagai tempat tujuan mereka untuk membeli makan. Perlu dipahami bahwa jenis makanan juga berpengaruh terhadap warung Anda. Apalagi dari segi citarasa dan keunikannya.

5. Pemilihan Bahan Baku

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pemilihan bahan baku juga perlu menjadi pertimbagan kamu. Kualitas dan harga bahan baku akan menentukan nilai jual dari makanan tersebut. Jadi, pastikan kamu sudah melakukan perhitungan terkait biaya untuk membeli bahan-bahan tersebut.

Pada tahap awal, kamu tidak perlu menyediakan bahan baku dalam jumlah yang banyak. Hal ini bertujuan untuk menghindari kerugian. Kemudian kamu juga bisa membeli bahan baku dari pemasok untuk mendapatkan harga yang relatif lebih murah dari harga pasaran.

6. Strategi Pemasaran

Sebuah bisnis akan sulit berhasil jika tidak memiliki strategi pemasaran yang tepat. Saat ini kamu bisa memanfaatkan berbagai platform media sosial sebagai salah satu strategi pemasaran yang bisa kamu terapkan. Jangan ragu untuk memberikan diskon atau promosi lainnya agar banyak orang yang tertarik datang ke warungmu.

Selain memanfaatkan media sosial, kamu juga bisa memasang iklan secara online dan menyebar pamflet secara offline untuk menjaring target konsumen yang lebih luas. Buatlah iklan yang menarik perhatian konsumen agar mereka penasaran dengan bisnis warung lalapan kamu.

7. Menghitung Modal

Membuka bisnis warung lalapan tentu membutuhkan modal. Maka dari itu, sebelum memulai bisnis, kamu perlu menyiapkan modal dan melakukan perhitungan terkait rincian biaya untuk membuka bisnis tersebut. Jadi, nantinya kamu akan tahu berapa banyak modal yang diperlukan untuk membuka warung lalapan.

Secara umum, membuka bisnis warung lalapan ini tidak memerlukan modal yang besar karena termasuk ke dalam bisnis skala kecil. Apalagi konsep warung lalapan juga bisa kamu lakukan dengan cara membangun warung tenda pinggir jalan, dimana kamu tidak perlu membayar biaya sewa ruko dan lainnya.


Rincian Modal untuk Membuka Bisnis Warung Lalapan

Setelah menyimak beberapa tips sukses membuka bisnis warung lalapan, selanjutnya kamu perlu mengetahui gambaran rincian modal yang diperlukan untuk membuka bisnis warung lalapan. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

Modal Awal

  1. Stock awal barang dagangan= Rp 2.500.000,-

Peralatan:

  1. Gerobak dan tenda= Rp 2.000.000,-
  2. Peralatan makan minum= Rp 500.000,-
  3. Meja dan kursi= Rp 700.000,-
  4. Spanduk reklame= Rp 200.000,-

Jumlah Modal Awal: Rp 5.900.000,-

Perhitungan Laba Per Bulan

Pendapatan Rata-Rata Per Bulan:

Rp 200.000,00 x 30 hari = Rp 6.000.000,-

Harga Pokok Barang Per Bulan:

Pembelian bahan baku= Rp 2.500.000,-

Upah

12 jam kerja x Rp 2.500,- x 30= Rp 900.000,-

Jumlah Pembelian Bahan Baku dan Upah= Rp 3.400.000,-

Laba Kotor Per Bulan= Rp 2.600.000,-

Biaya Umum dan Lain-Lain Per Bulan:

Perlengkapan warung= Rp 100.000,-

Penyusutan= Rp 77.778,-

Retribusi dan lain-lain= Rp 300.000,-

Jumlah= Rp 477.778,-

Laba Bersih Per Bulan= Rp 2.122.222,-

Berdasarkan rincian modal tersebut, dapat terlihat bahwa modal yang kamu butuhkan untuk membuka bisnis warung lalapan sangat kecil, namun memiliki potensi keuntungan yang relatif besar. Warung lalapan bisa menjadi sumber penghasilan utama jika kamu mengelolanya dengan serius dan paham tentang bisnis ini..

Demikian penjelasan tentang tips dan rincian modal untuk membuka bisnis warung lalapan yang perlu kamu pahami. Setelah menyimak penjelasan tersebut, apakah kamu semakin tertarik untuk membuka warung lalapan sendiri? Kira-kira jenis makanan apa saja yang akan tersedia di warung lalapanmu?


Temukan berbagai inspirasi makanan Indonesia lainnya serta tips untuk kembangkan bisnis makanan dan minuman kamu hanya di fnbprenereur.id

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *