Perbedaan Nasi Kapau dan Nasi Padang, Lebih Otentik Mana?

5 min read

perbedaan nasi kapau dan nasi padang

Perbedaan Nasi Kapau dan Nasi Padang tidak menurunkan kelezatannya.

Di sini kita akan membahas soal hal tersebut lebih jauh lagi. 

Kerap sekali Nasi Padang dan Nasi Kapau dianggap mirip karena tampilannya, meskipun hanya sekilas. Padahal terdapat perbedaan dari kedua kuliner ini yang cukup unik dan signifikan, loh!

Simak ulasannya ya, biar tidak salah lagi!

Asalnya Sama, Tapi Apa yang Membedakan?

Kedua kuliner khas dari Sumatera Barat ini memang terkenal dengan hidangan yang menggunakan berbagai macam rempah yang khas dari Minang.

Meski nampak persis, berikut adalah perbedaan dari Nasi Kapau dan Nasi Padang.

1. Wilayah Asal-Usulnya Ternyata Beda

Meskipun sama-sama berasal dari Sumatera Barat, ternyata tempat kelahiran dari kedua kuliner ini berbeda. Nasi Padang merupakan hidangan yang dibuat oleh orang Minangkabau dari berbagai wilayah Sumatera Barat.  

Sehingga asal-muasal Nasi Padang merupakan istilah dengan pemaknaan cukup bias. Aslinya, Nasi Padang merujuk pada semua masakan yang terbuat dari Sumatra Barat asalnya. Meskipun Nasi Padang tidak 100% murni berasal dari Kota Padang.

Sedangkan Nasi Kapau asli berasal dari Nagari Kapau. Nagari merupakan istilah desa untuk wilayah tersebut. Nagari Kapau berada di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Apabila kamu sedang berkunjung ke Bukittinggi, kamu harus coba untuk mampir ke Pasar Lereng. Karena terdapat blok area khusus penjual Nasi Kapau.

Nasi Kapau adalah kuliner yang melegenda di Sumatera Barat. Karena sudah ada sejak masa kolonial. Seorang sejarawan kuliner Indonesia bernama Fadly Rahman menjelaskan bahwa warung nasi kapau sudah ada di Pasar Payakumbuh pada tahun 1911.

Hal ini membuktikan bahwa Nasi Kapau sudah dikenal oleh masyarakat Sumatera Barat dengan baik secara waktu dan lokasi.

2. Nama Rumah Makan atau Restoran yang Digunakan Berbeda

Perbedaan Nasi Kapau dan Nasi Padang selanjutnya bisa kamu perhatikan dari nama rumah makan serta restoran dari kedua hidangan. Ada perbedaan yang menonjol dari kedua restoran yang menyediakan makanan tersebut.

Untuk rumah makan atau restoran yang menjual Nasi Padang dari skala kecil dan menengah sering menggunakan nama-nama khas bahasa Minang. Seperti Rumah Makan Doa Bundo, Bundo Kanduang, Takana Juo, Parmato Bundo, dan lainnya. 

Sedangkan yang berskala besar biasanya cabangnya berada di mana-mana, dan menggunakan nama yang lebih ‘Indonesia’ seperti Sederhana, Surya, Garuda, Cahaya Baru, Ampera, dan banyak macam lainnya.

Baca Juga:  Menu Angkringan Jogja Kekinian yang Laris Manis

Biasanya restoran Nasi Padang pada bagian depan bangunan rumah makannya pun biasanya berupa atap rumah gadang yang tradisional atau hanya logonya saja yang terdapat gambar unsur rumah gadang.

Sedangkan untuk rumah makan atau restoran Nasi kapau berbeda. Pada umumnya, tempat rumah makan Nasi Kapau menggunakan nama pendirinya. Contohnya Nasi Kapau Bundo Sani dan lainnya. 

Nama-nama rumah makan Nasi Kapau identik dengan nama-nama perempuan. Karena penjual pertama Nasi Kapau ialah seorang perempuan yang ditinggal merantau suaminya dari Masa Kolonial hingga mempengaruhi budaya saat ini.

3. Tata Letak Makanan di Restoran

Perbedaan berikutnya yang bisa kamu temui dari Nasi Kapau dan Nasi Padang, yaitu dari segi tata letak makanan di restorannya. Pada tata letak penyajian Nasi Padang biasanya identik diletakkan pada etalase kaca. Di mana kamu akan bisa melihat menu-menunya tersusun dengan rapi dan bertingkat. 

Menu hidangan yang diletakkan di etalase kaca disorot dengan lampu agar makanan nampak hidup dan menggoda. Lauk pauk kering diletakkan di bagian paling atas atas, serta lauk berkuah, gulai, dan sambal berada di bagian bawah. Pengunjung pun dapat melihat dan memilih dengan jelas pada etalase tersebut.

Sedangkan Nasi Kapau mempunyai tata letak yang unik di rumah makannya. Nasi Kapau menunya disajikan dengan tumpukan tangga menurun seperti bertingkat dengan meja yang besar dan posisinya lebih rendah dari penjualnya. Dan pembeli pun bisa langsung memilih lauk dan sayur yang diinginkan.

Selain tata letaknya yang ini, ada lagi yang khas dari rumah makan Nasi Kapau, yaitu sendok gulainya. Sendok di rumah makan Nasi Kapau terbuat dari tempurung kelapa dengan tangkai berukuran panjang. Sendok panjang ini berfungsi untuk menjangkau panci gulai yang jauh dari posisi penjual berada.

Ternyata posisi meja dan kursi pengunjung dari kedua restoran mempunya aturan khas masing-masing. Di restoran Padang kamu bisa menunggu dengan duduk manis di kursi pembeli menanti pramusaji yang datang dengan variasi lauk yang banyak.

Sedangkan meja dan kursi pembeli di restoran Nasi Kapau biasanya dibuat menempel dan berhadapan dengan meja saji lauk atau langsung berhadapan dengan penjual.

4. Cara Memesan Makanan

Bila di restoran masakan Padang, kamu sebagai pelanggan diberikan dua pilihan untuk memesan menu makanan. Pertama, kamu bisa memilih langsung lauk pauk, kuah,  sayuran, dan sambal yang dipajang di etalase kaca. 

Kedua, dengan konsep hidang, di mana kamu datang dan langsung duduk, dan menunggu pramusaji mengantarkan semua menu ke atas mejamu. Kamu pun dapat memilih beberapa menu yang kamu inginkan untuk disantap.

Sementara di rumah makan Nasi Kapau, kamu sebagai pelanggan hanya bisa langsung memilih menu yang disediakan meja besar bertingkat yang terdiri dari lauk pauk, gulai, sambal, dan sayuran. Kemudian, menu yang sudah kamu pilih akan diantar ke mejamu.

Baca Juga:  Pentingnya Manajemen Stock untuk Bisnis Minuman dan Makanan

5. Posisi Penjualnya Berbeda

Posisi penjual Nasi Kapau dan Nasi Padang juga mempunyai perbedaan. Rumah makan Nasi Kapau, umumnya penjual berdiri tepat di belakang menu yang disediakan dan posisinya lebih tinggi dari pembeli. Hal tersebut untuk memudahkan penjual dalam meraih sendok panjangnya untuk menjangkau makanan sayur dan gulai.

Sedangkan di rumah makan Nasi Padang, posisi penjual berada di dekat etalase kaca. Agar pembeli bisa langsung memilih dan penjual bisa dengan mudah dan cepat menaruh makanannya.

6. Menu yang Disajikan

Meski nampak hampir sama persis, ternyata menu-menu yang disajikan pada Nasi Padang dan Nasi Kapau ada perbedaan dalam hal rasa dan menu khasnya. Kamu bisa membedakan dari rasa gulai nangkanya. Gulai pada Nasi Kapau, kuahnya identik berwarna kuning dan encer. Sedangkan gulai Padang identik lebih kental.

Pada restoran Padang, umumnya mempunyai menu andalan, yaitu ayam pop, ayam bakar, rendang, limpa goreng, gulai tunjang (kikil sapi), ayam goreng lado mudo (cabai hijau), dan sebagainya.

Nah, untuk menu-menu yang identik dengan khas Nasi Kapau, yaitu:

Gulai Tambusu

Gulai Tambusu merupakan olahan usus sapi dengan isi telur dan tahu. Bentuknya mirip seperti sosis dari Jerman. Begitu pula dengan cara pembuatannya, hanya saja yang membedakan ialah sosis Jerman menggunakan isi adonan daging. Sedangkan, orang Kapau membuatnya dengan isi adonan telur dan berbagai bumbu-bumbu khas.

Terdapat dua versi gulai tambusu. Pertama, diisi dengan adonan telur saja. Kedua diisi dengan adonan telur yang dicampur dengan tahu. Tambusu yang menggunakan tahu akan terasa sedikit asam ketika dimakan. ‘Sosis’ telur yang berada di kedai  Kapau menjadi pemandangan yang menarik bagi pengunjung yang belum pernah melihatnya.

Sayur Kapau

Ciri khas hidangan sayur Kapau pada Nasi Kapau ialah sayuran yang berisi 4 macam, yaitu rebung, kacang panjang, nangka, dan lobak singgalang. Yang paling menarik adalah lobak singgalang, karena berbeda dengan lobak pada umumnya. Sebab, bagian lobak yang berguna adalah bagian daunnya.

Apabila kamu pergi ke Bukittinggi dan menikmati nasi Kapau yang menjual sayur Kapau, pasti menggunakan lobak singgalang. Penjual nasi Kapau tidak memotong-motong daunnya ketika memasak. 

Juru masaknya akan membiarkan daun lobak singgalang tetap utuh. Ketika pembeli ingin memesan makanan, penjual akan mengambil selembar daun lobak agar terlihat rapi. Kemudian menggabungkannya dengan lauk lainnya ke dalam piring pembeli.

Dendeng Balado

Mungkin kamu sedang berpikir apa perbedaan dendeng balado yang ada di Nasi Padang dan Nasi Kapau. Sama-sama hidangan yang terbuat dari daging sapi dengan cabai balado merah sebagai bumbunya. Namun, yang membedakannya, yaitu dari cara membuatnya. 

Dendeng sapi pada Nasi Kapau selalu diiris tipis dan dibumbui secara minimalis dan potongannya digantung di atas tungku masak yang menyala. Persis seperti pembuatan daging asap.

Baca Juga:  Tips Menentukan Nama Produk Makanan dan Minuman dengan Mudah

Suhu ruang dapur yang tinggi juga menjadi pengaruh, meskipun secara perlahan dapat membuat daging matang dan menjadi kering. Pembuatan daging dendeng Kapau ini menggunakan tungku tradisional. Aroma asap dari kayu bakar akan otomatis menempel pada dendeng. Perlu proses selama dua hari pengeringan.

Daging yang sudah kering, akan digoreng dan diberi sambal balado. Baladonya pun berbeda dari hidangan restoran Padang. 

Dendeng Kapau perlu menambahkan bunga bawang agar menambahkan citra aroma sedap yang bisa menggoyahkan lidah kamu ketika menyantapnya. Hal inilah yang menjadikan pembeda dendeng balado pada umumnya.

Rendang Daka-Daka

Daka-daka artinya singkong. Keripik singkong sangat sering kamu temukan, bukan? Namun, orang Kapau mengolah singkong menjadi rendang yang gurih nan lezat.

Potong singkong menjadi dadu kecil dahulu. Kemudian goreng dan campurkan dengan bumbu rendang. Hidangan ini menjadi menu yang wajib kamu coba ketika berada di warung Nasi Kapau.

Gulai Ikan Bertelur

Menu terakhir di Nasi Kapau ialah gulai ikan bertelur. Masakan ini berbeda dari gulai ikan. Hidangan ini jelas-jelas menggunakan ikan mas yang sedang bertelur sebagai gulai. Hidangan ini sangat jarang sekali kamu temukan di rumah makan Minang yang berada di Jakarta. Bahkan di warung Nasi Kapau pun juga jarang.

7. Sambal Identik

Nah, perbedaan Nasi Kapau dan Nasi Padang yang terakhir terletak pada sambal pada hidangan. Pada menu-menu Nasi Padang cenderung menggunakan sambal hijau sebagai sambal identik dari masakan Minang. Sedangkan pada Nasi Kapau, lebih suka menggunakan sambal merah untuk dipadukan dengan menu-menunya.

Sudah Tahu Bedanya Nasi Kapau dan Nasi Padang?

Itulah perbedaan Nasi Kapau dan Nasi Padang yang menjadi pembahasan pada artikel ini.

Untuk rasa, sebenarnya sama-sama otentik.

Namun, keberadaan Nasi Padang lebih mudah ditemui jika kamu bandingkan dengan Nasi Kapau.

Yuk, coba keduanya!


Temukan inspirasi lainnya seputar makanan Indonesia, makanan Asia dan sebagainya hanya di fnbpreneur.id

GRATIS, DAPATKAN ARTIKEL TERBAIK UNTUK WUJUDKAN BISNIS IMPIANMU.
DAFTAR SEKARANG!
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.