Jenis Beras di Dunia yang Biasa Dikonsumsi, Mana Favoritmu?

3 min read

jenis beras

Apakah kamu tahu bahwa ada beragam jenis beras di dunia ini?

Jika belum, simak ulasan ini hingga tuntas!

Sudah Coba Beberapa  Jenis Beras di Bawah ini?

Pangan beras memang berasal dari tanaman padi yang melalui proses penggilingan.

Namun, bukan berarti jenis serealia ini cuma ada satu.

Ada beberapa jenis beras yang dapat kamu temukan di berbagai belahan dunia, contohnya seperti di bawah ini.

1. Beras Putih

Beras Putih

Kids.grid.id

Inilah dia jenis beras yang paling akrab di lingkungan masyarakat Indonesia, baik golongan bawah, menengah, maupun atas. Bahan pangan ini pasti selalu ada di pasar-pasar negeri ini. Tergantung dari varietas padinya, ada beras putih yang bulirnya berbentuk lonjong, pendek, atau bahkan sedang.

Beras putih ini memiliki kandungan gizi seperti vitamin B, riboflavin, zat besi, dan mangan. Sayangnya, dia juga memiliki kandungan serat yang lebih sedikit. Hal itu karena lapisan luar yang kaya akan serat menjadi hilang setelah melalui proses pembersihan dan penggilingan beberapa kali.

Beras putih yang orang-orang gemari biasanya memiliki merek yang yang tergolong laris di pasaran. Beberapa contoh merek tersebut misalnya Pandan Wangi, Rojolele, Sentra Ramos, dan Batang Lembang. Mereka adalah merek-merek beras putih yang kualitasnya paling tinggi di Indonesia.

2. Beras Merah

beras merah

shutterstock

Kendati jenis beras yang satu ini memiliki nama “beras merah”, dia sebetulnya memiliki warna yang lebih mirip kecokelatan. Dari segi bentuk dan ukurannya, beras merah kurang lebih sama saja dengan beras putih biasa. Namun ternyata, bahan pangan ini memiliki sejumlah perbedaan yang cukup menarik.

Selain warna bulirnya yang merah kecokelatan, beras ini hanya mengalami satu kali proses penggilingan ketimbang beras putih. Oleh karena itu, bentuk bulirnya cenderung utuh dan tidak menjadi tipis atau kecil. Adapun nutrisi yang terdapat dalam bahan pangan ini yaitu fosfor, karbohidrat, zat besi, dan serat.

Baca Juga:  Inspirasi Bisnis Makanan Kering Modal Minim yang Laris Manis

Salah satu keuntungan dari mengonsumsi beras merah ialah dapat membersihkan timbunan lemak yang dapat menimbulkan obesitas. Adapun manfaat lainnya yaitu dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh, sehingga makanan ini aman untuk ibu-ibu yang sedang hamil atau menyusui.

3. Beras Hitam

Beras Hitam

Cosmopolitan.co.id

Jenis beras hitam ini tidak terbuat dari campuran ketan hitam, melainkan sebuah varietas padi yang mengandung pigmen bernama “antosianin”. Pigmen inilah yang menjadikan bulir padi berwarna hitam, serta menghasilkan nutrisi berupa protein, riboflavin, kalium, antioksidan, dan lemak yang sangat bagus.

Tahukah kamu jika bahan pangan yang satu ini berasal dari negeri China? Betul, pada zaman dahulu, dia hanya boleh dimakan oleh seorang kaisar sebab mereka percaya bahwa beras hitam dapat memperpanjang umur. Sekarang, siapa saja boleh menyantapnya, meskipun beras ini kurang populer di masyarakat Indonesia.

Penelitian yang para ilmuwan lakukan terhadap makanan ini telah membuktikan paling sedikit dua hal. Pertama, zat antioksidan dalam beras hitam mampu menyehatkan jantung manusia. Kedua, kandungan nutrisinya sanggup melawan pertumbuhan penyakit kanker dan alzheimer.

4. Jasmine Rice 

jasmine rice

Wikipedia.org

Negeri Gajah Putih Thailand bukan hanya terkenal akan sektor pariwisatanya saja. Ada jenis beras eksotis yang berasal dari negara ini, yaitu beras melati, yang mana bulirnya lonjong serta mengeluarkan aroma mirip bunga melati. Tekstur nasi dari beras melati ini pun bersifat lebih lembut ketimbang nasi putih biasa.

Dengan rasa nasi yang katanya mirip kacang, beras melati Thailand menjadi salah satu makanan luar negeri yang banyak dicari. Bahan pangan ini pun mempunyai beberapa kandungan nutrisi semisal protein, serat, dan karbohidrat yang berguna bagi tubuh.

5. Arborio Rice 

arborio rice

shutterstock

Negara-negara di benua Eropa cenderung identik dengan gandum sebagai bahan makanan pokok mereka. Ternyata, di negara Italia ada pula jenis beras yang bernama beras arborio. Bedanya dengan beras-beras lain ialah bulir beras arborio lebih besar dan bundar serta warnanya yang putih bersih seperti susu.

Baca Juga:  Bagaimana Cara agar Daging Sapi Cepat Empuk? Ini Rahasianya!

Kandungan nutrisi utama dalam bahan pangan ini ialah amilopektin, yang baik untuk sistem pencernaan manusia. Adapun macam-macam nutrisi lainnya dalam makanan ini yaitu protein, kalsium, zat besi, dan juga magnesium. Untungnya, beras ini bebas dari natrium yang berlebihan sehingga lebih aman konsumsi.

6. Beras Ketan

beras ketan

shutterstock

Sebetulnya, padi beras dan ketan itu merupakan dua macam tanaman pertanian yang berbeda, tetapi hasil panennya dapat kamu olah menjadi satu. Beras ketan ini merupakan jenis beras yang tergolong umum di kalangan penduduk Indonesia. Bahan pangan ini memiliki kandungan pati dan juga amilopektin.

Kedua nutrisi tersebut sanggup menurunkan kadar karbohidrat dalam nasinya, sehingga dia cocok untuk orang-orang yang sedang diet. Nasi yang dihasilkan dari proses memasak beras ketan biasanya bersifat lengket dan lembab. Meskipun demikian, dia tetap mengandung banyak gizi.

Contoh nilai gizi yang terdapat pada makanan pokok ini misalnya protein, serat, dan lemak. Campuran ketan pada beras juga dapat menambahkan beberapa nutrisi seperti magnesium, vitamin B, dan fosfor.

7. Bomba Rice 

bomba rice

shutterstock

Satu lagi jenis beras impor dari benua Eropa adalah beras bomba, yang tepatnya berasal dari negara Spanyol. Makanan pokok ini diketahui bisa menyerap air dalam jumlah banyak, jadi proses memasaknya tergolong lama. Sebagai gantinya, beras bomba ini cocok untuk membuat berbagai makanan tradisional khas Spanyol.

Bulir beras ini lebih pendek dan gemuk jika kamu bandingkan dengan tipe beras lain. Karena bahan pangan ini merupakan produk impor, harganya bisa saja selangit. Selain itu, adanya zat amilosa dalam beras bomba menjadikan nasi olahannya anti lengket sehingga tidak menempel pada permukaan wadahnya.

8. Himalayan Red Rice 

himalayan red rice

shutterstock

Kawasan pegunungan Himalaya juga mempunyai jenis beras mereka sendiri, lho. Namanya yaitu beras merah Himalaya, yang memiliki penampilan hampir mirip dengan beras merah biasa. Tekstur pada bahan pangan eksotis ini lebih keras daripada beras lainnya, namun dedaknya juga lebih banyak.

Baca Juga:  12 Ide Konten Instagram Bisnis Makanan Supaya Engagement Naik

Kabarnya, beras merah Himalaya cepat matang ketika kamu masak, tidak lebih dari 20 menit saja. Salah satu kelebihan makanan ini ialah kandungan vitamin, serat, dan mineral yang tinggi. Sayangnya, karena dia merupakan produk impor, harga per kilogram beras ini bisa sangat mahal.

Banyak orang yang meyakini bahwa beras Himalaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Namun pada kenyataannya, beras ini hanyalah bahan makanan pokok dengan proses pengolahan tertentu, bukan obat mujarab.

Apakah Ada Jenis Beras yang Belum Kamu Coba?

Demikianlah artikel ini menjabarkan informasi tentang aneka macam beras yang terdapat di lingkungan masyarakat global.

Selain menjadi bahan makanan pokok, beras juga dapat kamu anggap sebagai identitas kebudayaan tertentu bagi orang-orang yang memasaknya.

Jadi, tidak ada salahnya jika kamu ingin mencoba semuanya!


Temukan inspirasi lainnya seputar tips, bisnis makanan, resep makanan dan sebagainya hanya di fnbpreneur.id

GRATIS, DAPATKAN ARTIKEL TERBAIK UNTUK WUJUDKAN BISNIS IMPIANMU.
DAFTAR SEKARANG!
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.