10 Hal yang Perlu Disiapkan dalam Perencanaan Usaha Minuman

4 min read

contoh perencanaan usaha minuman

Selain usaha makanan, banyak orang kini juga sudah mulai mengincar prospek bisnis minuman karena dianggap dapat meraup banyak keuntungan. Ketika memulai langkah pembangunan bisnis tersebut, kamu perlu mempersiapkan perencanaan usaha minuman dengan sebaik-baiknya agar hasilnya bisa sesuai dengan harapan.

Memangnya, sepenting apa sih perencanaan bisnis minuman bagi pelaku usaha? Lalu, hal apa saja yang perlu kita persiapkan dalam proses pembuatan rencana bisnis tersebut? 

Selengkapnya, artikel ini akan mengulas tentang hal penting dan jenis persiapan yang harus pelaku bisnis lakukan dalam upaya merintis bisnis minuman. 

Pentingnya Perencanaan Usaha Minuman

Sadarkah kamu bahwa akhir-akhir ini bisnis minuman sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat daripada masa-masa sebelumnya. Hal ini dapat menunjukkan bahwa minat konsumen terhadap produk minuman memang terbilang tinggi.

Peminat produk minuman ini bisa datang dari berbagai kalangan masyarakat baik itu anak kecil, remaja, dewasa, hingga orang tua. Tak jarang pula, konsumen-konsumen tersebut kerap memposting foto minuman yang mereka beli ke kanal media sosial dengan sukarela.

Jika minat beli konsumen terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu, maka bisnis minuman akan sangat mungkin memiliki prospek yang gemilang di masa depan. Mengetahui potensi tersebut, kira-kira kamu tertarik tidak untuk menjadi salah satu pengusaha produk minuman?

Jika kamu benar-benar tertarik membangun bisnis minuman, ada hal-hal penting yang perlu kamu lakukan sebagai langkah awal pembangunan usaha. Salah satu langkah awal tersebut adalah membuat business plan atau perencanaan usaha minuman demi kesuksesan bisnis di masa depan. 

Lalu, apa saja peran penting perencanaan bisnis minuman bagi pelaku usaha? Berikut penjelasannya.

  • Memperbesar peluang perolehan keuntungan
  • Membimbing jalannya usaha
  • Meminimalisir resiko kerugian bisnis
  • Mengetahui faktor penyebab masalah bisnis
  • Mengatur sistem keuangan bisnis secara keseluruhan
  • Membantu pengambilan keputusan bisnis
Baca Juga:  11 Inspirasi Desain Cafe Instagramable, Wajib Dicoba!

Hal yang Harus Disiapkan dalam Proses Perencanaan Usaha Minuman

Secara umum, business plan atau perencanaan bisnis merupakan pernyataan atau dokumen formal yang berisikan visi, misi, dan tujuan usaha yang akan pelaku bisnis lakukan. Agar lebih jelas, berikut adalah rincian persiapannya:

1. Latar Belakang dan Analisa Pasar

Sebagai pendahuluan, kamu perlu menjelaskan alasan atau latar belakang mengapa ingin membangun bisnis minuman. Penyampaian alasan tersebut tidak boleh asal ingin saja. Kamu juga perlu menyertakan informasi yang berkaitan dengan peluang dan kondisi pasar terkini terkait jenis minuman yang ingin diperjual belikan.

Supaya bisa mengetahui informasi tersebut, calon pemilik bisnis perlu melek terhadap perkembangan tren pasar dengan cara melakukan riset dan analisa.

Agar perencanaan usaha minuman terlihat lebih powerful, berikan informasi tambahan seperti pemanfaatan teknologi terbaru, ketertarikan pasar, atau faktor-faktor lain yang sekiranya dapat mendukung ide bisnismu.

2. Deskripsi Usaha

Pada bagian ini, kamu akan menjabarkan tentang profil bisnis secara singkat. Informasi yang terkandung dalam deskripsi usaha ini meliputi sejarah, tujuan, target pasar, kepemilikan, logo, visi, misi, dan sebagainya.

Secara sekilas, kelihatannya memang agak seperti rencana pembangunan perusahaan minuman skala besar. Namun, pembuatan business plan menetapkan persyaratan khusus yang berhubungan dengan ukuran, jenis, dan skala usaha tertentu.

Meski rencanamu masih berupa bisnis minuman kecil-kecilan, mencantumkan deskripsi usaha tetap menjadi suatu keharusan dan tidak boleh kamu abaikan. Sebab, hal ini juga akan berguna untuk membangun kesadaran merek di mata calon konsumen.

3. Informasi Produk

Selanjutnya, deskripsikan produk minuman usulanmu yang sekiranya relevan dengan kondisi pasar terkini. Paling tidak, calon produkmu nanti dapat menambal kebutuhan, keinginan, atau ketertarikan pasar terhadap suatu minuman.

Selain itu, jelaskan juga serangkaian proses yang perlu kamu lakukan untuk dapat menghasilkan produk tersebut. Seperti kebutuhan bahan baku, proses pembuatan minuman, dan output luarannya.

Pada bagian perencanaan usaha minuman ini, kamu juga bisa menjabarkan tentang penciptaan menu baru yang unik, informasi komposisi atau kandungan gizi, penambahan nilai jual, dan sebagainya.

4. Analisa Target Pasar dan Strategi Pemasarannya

Hal yang perlu kamu persiapkan selanjutnya adalah menentukan target pasar dan menjelaskan bagaimana strategi pemasaran tepatnya. Lebih spesifiknya, kamu akan menjelaskan tentang cara mengenalkan produk minuman dengan pendekatan yang benar serta menjaga kesetiaan pelanggan terhadap bisnis usahamu.

Baca Juga:  Manfaat Digital Marketing untuk Bisnis F&B (Food and Beverages)

Selain itu, masukkan juga rencana anggaran yang sekiranya kamu butuhkan untuk menjalankan strategi pemasaran tersebut. Pastikan juga bahwa kamu menyasarkan target pasar yang tepat agar mendapatkan efektivitas penjualan sesuai harapan.

5. Analisa Kompetitor

Selain analisa target pasar, setiap pelaku usaha juga perlu tahu siapa kompetitor bisnis mereka beserta jenis persaingan yang sedang dihadapi. Perlu kamu ketahui bahwa kompetitor tidak melulu datang dari sektor bisnis yang sama. 

Oleh karena itulah, analisa kompetitor ini bisa jadi cara yang ampuh untuk mengidentifikasi siapa pesaing bisnis minumanmu.

Setelah berhasil mengetahui aspek persaingan beserta kompetitornya, silakan buat tabel perbandingan untuk keperluan komparasi. berdasarkan tabel ini pula, kamu bisa tahu apa saja keunggulan bisnismu yang sekiranya jauh lebih baik daripada bisnis milik kompetitor.

6. Analisa Keuangan

Hal yang perlu kamu perhatikan dalam pembuatan contoh perencanaan usaha minuman selanjutnya adalah analisa keuangan bisnis. Bisa dibilang, keuangan merupakan jantung dari setiap bisnis. Kalau tidak kamu rencanakan dengan matang, kelangsungan bisnis bisa berantakan.

Di dalam business plan, aspek keuangan yang perlu kamu jelaskan biasanya meliputi estimasi pembiayaan bisnis minuman. Kemudian, memuat juga sumber asal dana (modal sendiri, investor, atau pinjaman), perhitungan kas dari awal sampai akhir, dan sebagainya.

7. Rencana Pengembangan Produk

Setiap pengusaha tentu mendambakan perkembangan bisnis. Agar business plan dinilai sungguh-sungguh, kamu bisa menjelaskan rencana pengembangan bisnis dalam periode waktu tertentu. 

Jabarkan jenis pengembangan apa yang ingin kamu terapkan pada bisnis minuman serta upaya yang perlu dilakukan untuk mewujudkan tujuan tersebut. Jelaskan juga mengenai cara menjaga keberlanjutan bisnis agar bisa tetap bertahan dalam jangka waktu lama.

Lazimnya, upaya pengembangan bisnis ini perlu selalu direncanakan agar kedepannya dapat dieksekusi pada saat yang tepat. Kita tidak bisa terus mengharapkan kepuasan dari para konsumen jika diri sendiri tidak mampu menghadirkan gebrakan baru.

8. Manajemen Operasional 

Perencanaan usaha minuman selanjutnya adalah menentukan sistem manajemen operasional yang efektif dan terstruktur.  Jika operasional bisnisnya berantakan, semua anatomi bisnis juga akan ikut awut-awutan.

Baca Juga:  Inspirasi Bisnis Kuliner yang Menjanjikan untuk Dijual Online

Hal-hal yang dapat kamu rencanakan dalam mengatur operasional bisnis minuman, yaitu pemakaian peralatan, takaran dan standar kualitas bahan baku, sistem kerja, pemanfaatan sumber daya manusia, dan lain-lain. 

Intinya, kamu rancang saja aturan baku yang berhubungan dengan aset-aset penting bisnis agar mampu bekerja dengan baik.

9. Manajemen Risiko

Berani menjadi pengusaha berarti harus berani menanggung risiko yang mungkin terjadi. Kita tidak bisa mengelak bahwa setiap bisnis pasti memiliki halang rintang tersendiri yang harus pengusaha hadapi.

Oleh sebab itu, rencanakan manajemen risiko yang cocok untuk sebuah bisnis minuman. Sebelum itu, cari tahu dulu jenis-jenis risiko yang mungkin akan kamu hadapi selama menjalankan bisnis. Kamu juga bisa mengambil contoh masalah pengusaha minuman lainnya beserta cara mereka memecahkan problem tersebut.

Setelah mengetahui kemungkinan resiko yang akan kamu hadapi, langkah selanjutnya adalah merencanakan tindakan preventif untuk mengantisipasi ‘musibah’ tersebut. Rencanakan juga prosedur atau jalan keluar tertentu apabila risiko bisnis tersebut benar-benar terjadi.

10. Evaluasi

Setelah kamu selesai membuat semua rancangan contoh perencanaan usaha minuman, jangan lupa lakukan evaluasi atau inspeksi ulang. Tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya kesalahan informasi saat penyampaian rencana bisnis tersebut.

Selain itu, evaluasi juga berguna untuk mengecek ulang apakah informasi di dalamnya sudah sesuai dengan konsep atau tujuan yang sebenarnya. Sehingga, kamu jadi bisa lebih memahami detail-detail rancangan usaha minuman secara mendalam.

Contoh Perencanaan Usaha Minuman

Agar lebih memperkuat pemahaman bersama, artikel ini akan memberikan beberapa contoh business plan usaha minuman.

Berikut penjelasannya.

  • Contoh perencanaan bisnis kedai kopi

Contoh perencanaan bisnis kedai kopi

Academia. edu Ridho Zulyendra

  • Perencanaan bisnis minuman “bubble” kekinian

Perencanaan bisnis minuman “bubble” kekinian

123dok.com 

  • Contoh perencanaan usaha minuman cokelat

Contoh perencanaan usaha minuman cokelat

SCRIBD Fahmi Nurhadi

Sudah Siap untuk Membuat Perencanaan Usaha Minuman?

Perintisan bisnis yang tidak menyertakan perencanaan usaha yang matang, hasilnya pasti tidak akan maksimal. Sesederhana apapun perencanaan usaha minuman, itu akan jauh lebih baik daripada tidak ada persiapan sama sekali.

Failing to plan is planning to fail, selamat mencoba!


Temukan inspirasi lainnya tentang bisnis minuman, bisnis makanan, tips dan lain-lain hanya di fnbpreneur.id