5 Hal Yang Harus Ada Di Perencanaan Usaha Makanan

4 min read

perencanaan usaha makanan

Merintis sebuah usaha di bidang apapun bukanlah hal yang mudah, salah satunya adalah usaha di bidang kuliner. Sekecil apapun usaha tersebut, kamu harus paham betul mengenai apa saja yang kamu perlukan. Bisnis dapat berjalan dengan lebih lancar, jika terdapat perencanaan usaha makanan yang matang.

Perencanaan usaha akan membantu kamu menjalankan bisnis dengan lebih terarah dan fokus pada tujuan yang sudah kamu tetapkan sebelumnya. Lalu, apa saja yang dibutuhkan dalam membuat business plan? Bagaimana contohnya? Simak ulasan berikut untuk mengetahuinya.

Pentingnya Perencanaan Usaha Makanan

Bagi kamu yang akan membangun bisnis kuliner, perencanaan usaha makanan dapat membantumu untuk mencari dana, melakukan evaluasi, dan menarik pemasok. Selain itu ada banyak alasan lain yang membuat rencana usaha sangat penting kamu lakukan. Berikut adalah beberapa alasannya:

1. Bisnis Menjadi Terarah dan Fokus

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, business plan akan membantu kamu menjalankan usaha yang terarah dan fokus. Kamu dapat selalu menentukan langkah yang harus kamu ambil untuk membuat bisnis semakin berkembang. 

Selain itu, kamu akan menjadi lebih fokus pada tujuan yang telah kamu tetapkan sebelumnya. Bisnis menjadi lebih terlihat profesional karena telah memiliki perencanaan yang matang dan akan memiliki dampak jangka panjang yang positif agar bisnis semakin maju.

2. Membantu Mengatur Keuangan

Pengaturan keuangan yang buruk menjadi salah satu faktor sebuah usaha tidak mampu bertahan. Keuangan yang tidak sehat dan stabil akan membawa kerugian dan kehancuran untuk sebuah bisnis. 

Karena itu, sebagai seorang pelaku usaha, kamu harus menjalankan bisnis dengan rencana. Hal ini kamu bisa atasi dengan memiliki perencanaan usaha yang dapat memperkirakan setiap pengeluaran dan pemasukan bisnis. 

3. Membantu Mengambil Keputusan

Alasan selanjutnya yang membuat perencanaan usaha penting adalah dapat membantu dalam pengambilan keputusan. Menjalankan sebuah bisnis tidak mungkin dapat terhindar dari masalah. 

Baca Juga:  Tips Foto Hidangan Makanan agar Terlihat Menarik di Social Media

Karena itu, kamu sebagai pemilik dituntut untuk mampu memberikan solusi dan mengambil keputusan untuk setiap masalah tersebut. Business plan dapat membantumu, karena kamu telah menganalisa setiap aspek dalam bisnis.

4. Membantu Mencari Sumber Dana

Sebuah perencanaan usaha dapat membantu untuk mendapatkan sumber dana tambahan dari pihak lain. Dokumen ini dapat menjadi proposal ketika kamu ingin mendapatkan sumber dana dari investor atau lembaga pembiayaan. Perencanaan usaha adalah peluang untuk mendapatkan tambahan modal dengan lebih mudah.

Biasanya pihak tersebut akan meminta dokumen resmi yang menyangkut tentang usaha yang akan kamu bangun. Karena mereka membutuhkan gambaran agar dapat mempertimbangkan layak atau tidaknya usaha milikmu mendapat dana dari mereka. 

5. Target Lebih Tepat

Perencanaan usaha makanan yang kamu buat akan membuatmu lebih mudah menentukan target pasar. Target pasar yang tepat dan jelas akan membuat produk lebih mudah diterima. 

Bayangkan jika target pasar yang kamu tentukan tidak sesuai, kamu akan mendapatkan kerugian. Karena peluang produk tidak diterima dan tidak diminati menjadi jauh lebih besar.

6. Memiliki Prediksi Perkembangan Bisnis

Ketika kamu membuat perencanaan usaha kamu mampu mendapatkan prediksi atau gambaran mengenai kemajuan bisnis di depan nanti. Gambaran ini bisa berupa gambaran jangka pendek, jangka menengah, bahkan jangka panjang. 

Namun, tentu saja riset yang kamu lakukan tidak boleh sembarangan agar prediksi tidak melenceng jauh. Adanya riset yang matang, kamu bisa meminimalisir resiko dan melihat peluang agar bisnis semakin maju dan berkembang. 

Hal yang Harus Ada di Perencanaan Usaha Makanan

Setelah kamu memahami pentingnya perencanaan usaha makanan, kamu juga harus tahu hal apa saja yang harus ada di dalamnya. Berikut adalah beberapa hal yang harus ada dan kamu siapkan, beserta penjelasan lengkapnya:

1. Profil Usaha

Pertama adalah profil atau identitas usaha. Masyarakat akan kesulitan mengenal dan mengetahui sebuah bisnis, jika kamu tidak memiliki identitas. Profil di sini meliputi nama usaha, visi dan misi, dan kamu juga bisa menambahkan sejarah usaha. Hal ini juga akan mencerminkan profesionalitas.

Jika kamu ingin menuliskan sejarah usaha, kamu bisa membuatnya menjadi sebuah deskripsi singkat. Kamu bisa memilih nama apapun yang tentu harus unik dan dapat menggambarkan usaha dan produk. Semakin menarik sebuah nama, maka akan semakin mudah masyarakat untuk mengingatnya. 

Visi dan misi biasanya memuat tentang kekuatan dan jati diri bisnis. Pada bagian visi, kamu bisa menuliskan tentang pencapaian yang ingin perusahaan capai di depan nanti. 

Baca Juga:  10 Fasilitas Cafe Yang Harus Ada untuk Menarik Pelanggan

Sedangkan pada bagian misi, kamu bisa menuliskan tentang langkah yang akan dilakukan perusahaan untuk mencapai tujuan. Kamu juga dapat menuliskan fungsi dan kegiatan yang ingin kamu lakukan. 

2. Detail Deskripsi Produk

Hal penting lain yang harus kamu perhatikan dalam perencanaan usaha makanan adalah deskripsi produk. Pada bagian ini kamu bisa menjelaskan detail produk beserta keunggulannya. 

Detail tersebut akan membantu calon konsumen mengetahui informasi produk lebih spesifik dan mempertimbangkan pembelian. Semakin baik kamu mampu memberikan deskripsi produk, maka akan semakin besar calon konsumen untuk tertarik melakukan pembelian.

3. Ketahui Kelemahan dan Kelebihan Usaha

Ketika ingin memulai bisnis, kamu tentu saja harus tahu dan mengenal setiap kelebihan dan kekurangan dari usaha tersebut. Kamu harus lebih objektif dalam menilai setiap kelemahan dan kelebihan usaha. Karena hal ini akan berdampak pada perkembangan bisnis kedepannya nanti.

Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan menganalisa bisnis kompetitor sebagai bahan perbandingan. Selanjutnya, kamu bisa membuat tabel perbandingan dengan hasil analisa pada usaha milikmu sendiri. Kamu dapat memakai daftar sederhana atau menggunakan analisa SWOT agar hasil analisa menjadi lebih lengkap.

4. Membuat Segmentasi Pasar

Hal yang harus ada dalam perencanaan usaha makanan selanjutnya, kamu wajib melakukan riset tentang segmentasi pasar. Agar kamu mampu membagi konsumen dalam kelompok-kelompok atau karakteristik tertentu. Karakteristik tersebut meliputi jenis kelamin, usia, perilaku, domisili, dan SES (Socio-Economic Status).

Selain itu, kamu menjadi bisa menentukan target pasar mana yang paling cocok untuk bisnismu dengan lebih mudah. Segmentasi pasar ini juga akan berguna ketika melakukan optimalisasi atau pengembangan produk serta menentukan strategi pemasaran, seperti di jenis media sosial yang paling tepat dan lain-lain. 

5. Menghitung Anggaran

Terakhir adalah anggaran bisnis. Faktor ini merupakan salah satu yang paling krusial dalam perencanaan usaha dan wajib dilakukan. Kamu harus mampu menghitung setiap pengeluaran, sumber pendapatan, hingga investasi.

Jadi, perhitungan tentang modal awal, pengeluaran, dan proyeksi keuntungan harus dilakukan dengan rinci dan teliti. Melalui perhitungan ini, kamu juga mampu mempertimbangkan tentang butuh atau tidaknya dana dari investor. Catatan keuangan yang baik akan membuat arus keuangan menjadi lebih teratur dan efisien.

Contoh Perencanaan Usaha Makanan

Agar kamu semakin paham mengenai bentuk perencanaan usaha, akan lebih lebih baik jika kamu melihat contohnya secara langsung. Berikut adalah dua contoh perencanaan usaha makanan atau kuliner sederhana yang bisa kamu jadikan sebagai bahan referensi: 

Baca Juga:  Yuk, Coba Minuman Khas Riau yang Segar dan Bikin Nagih ini!

1. Perencanaan Usaha Makanan Khas Daerah

Perencanaan Usaha Makanan Khas Daerah

Pertama adalah contoh perencanaan usaha makanan khas daerah. Bisnis ini cocok untuk kamu yang percaya diri dan menguasai cara memasak berbagai makanan khas daerah. 

Kamu akan memiliki peluang menjanjikan jika makanan yang kamu sajikan memiliki kualitas rasa yang baik. Berikut adalah contoh perencanaan yang memuat beberapa poin penting di dalamnya.

Sumber: www.bisabisnis.id

2. Perencanaan Usaha Cafe

Perencanaan Usaha Cafe

Sekarang ini, banyak sekali bisnis-bisnis cafe kekinian yang begitu digemari oleh kalangan muda. Karena itu, bisnis cafe merupakan salah satu bisnis kuliner yang sangat menjanjikan sekarang.

Jika kamu memiliki modal yang cukup, tidak ada salahnya untuk mencoba membuka cafe. Berikut adalah contoh perencanaan usaha yang bisa kamu jadikan referensi. 

Sumber: www.bisabisnis.id

Kamu Sudah Menyiapkan Perencanaan Usaha Makanan?

Nah, itu adalah seluruh informasi seputar perencanaan usaha makanan yang penting kamu ketahui beserta contohnya. Manfaatkan rencana bisnis untuk kelancaran dan kesuksesan usaha makanan milikmu. Pastikan dalam business plan, kamu menjelaskan semua rencana yang sudah kamu rancang di kepala menjadi tulisan. 

Tidak ada usaha yang akan menghianati hasil. Jika kamu berusaha, pasti akan ada jalan untuk bisnis menjadi sukses di depan nanti. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk kamu. Selamat memulai usaha baru!


Temukan inspirasi tentang bisnis makanan, bisnis minuman, dan tips tentang franchise makanan lainnya di fnbpreneur.id

GRATIS, DAPATKAN ARTIKEL TERBAIK UNTUK WUJUDKAN BISNIS IMPIANMU.
DAFTAR SEKARANG!
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.