Bisnis Wedang Ronde: Peluang dan Cara Menjalankannya

4 min read

Bisnis Wedang Ronde

Wedang ronde merupakan jenis minuman khas Indonesia yang populer sejak dulu. Minuman yang satu ini menjadi minuman yang sangat cocok untuk kamu nikmati di musim dingin karena mampu menghangatkan tubuhmu. Inilah mengapa saat ini, bisnis minuman wedang ronde ini sangat banyak orang-orang minati.

Berikut ini, terdapat pembahasan terkait peluang dan juga prospek dari bisnis yang satu ini. Simak selengkapnya!


Peluang dan Prospek Bisnis Wedang Ronde

Meskipun terbilang minuman jadul atau jaman dulu, peluang dari minuman yang satu ini masih terbilang sangat bagus. Selain karena rasanya yang enak dan unik, harganya yang terjangkau membuat minuman yang satu ini masih ramai peminatnya bahkan hingga saat ini. Ini juga membuat orang-orang menjadi semakin tertarik dalam menekuni bisnis yang satu ini.

Peluang dari bisnis yang satu ini terlihat dari jumlah pelanggannya yang tidak pernah sepi dari dulu hingga sekarang. Selain itu, pengaruh cuaca hujan juga tidak akan mengurangi jumlah peminat dari minuman ini. Bahkan, cuaca dingin dan hujan akan meningkatkan keinginan orang-orang dalam meminum minuman penghangat badan yang satu ini.

Kemudian untuk prospek kedepannya, bisnis wedang ronde sendiri juga memiliki peluang yang sangat bagus. Melihat kedepannya akan semakin banyak bisnis minuman dengan topping yang unik dan menarik, wedang ronde akan tetap mampu bersaing karena rasanya yang unik dan khas sehingga tidak akan kalah dengan bisnis minuman kekinian lainnya.


Analisa Bisnis Wedang Ronde

Untuk lebih meyakinkan kamu dalam menjalankan bisnis yang satu ini, berikut ini terdapat analisa dari kegiatan usaha minuman ini. Simak proses analisis nya berikut ini!

Asumsi yang digunakan

Nah, pada analisa bisnis wedang ronde pada kali ini, asumsi yang akan dipakai adalah sebagai berikut :

  • Peralatan yang masih berfungsi dengan baik hingga 5 tahun : gerobak berjualan, panci besar, meja, kursi, dan juga kompor gas LPG.
  • Peralatan yang masih berfungsi dengan baik hingga 3,5 tahun : pisau, toples, serbet, nampan, talenan, tempat sampah, gelas, sendok, spanduk, pengaduk minuman, dan juga peralatan lainnya.

Asumsi tersebut nantinya akan berguna dalam proses analisa dari bisnis wedang ronde ini.

Biaya Peralatan

Setelah menentukan asumsinya, sekarang saatnya melihat biaya dari peralatan-peralatan yang sudah tertulis pada asumsi. Peralatan itu memiliki biaya kurang lebih sebagai berikut :

  • Gerobak Jualan memiliki harga Rp 1.821.500
  • Panci besar memiliki harga Rp    321.500
  • Meja memiliki harga Rp    345.800
  • Kursi memiliki harga Rp    525.000
  • Kompor Gas LPG memiliki harga Rp    234.500
  • Pisau memiliki harga Rp        9.500
  • Toples memiliki harga Rp      13.800
  • Serbet memiliki harga Rp      12.000
  • Nampan memiliki harga Rp.      31.500
  • Talenan memiliki harga Rp.      18.500
  • Tempat Sampah memiliki harga Rp        8.000
  • Gelas memiliki harga Rp.      79.500
  • Sendok memiliki harga Rp      32.500
  • Spanduk memiliki harga Rp      32.000
  • Pengaduk Minuman  memiliki harga Rp        8.500
  • Peralatan Lainnya memiliki harga Rp      23.500
Baca Juga:  Bisnis Minuman Alpukat Kocok: Modal dan Peluang Usahanya

Berdasarkan biaya peralatan tersebut, apabila menjumlahkan seluruhnya, maka biaya peralatan dari bisnis wedang ronde ini memiliki total Rp 3.517.000.

Biaya Tetap

Kemudian kamu juga harus memperhitungkan adanya biaya tetap yang berupa biaya penyusutan dan juga biaya gaji karyawan. Berikut rinciannya :

  • Biaya Penyusutan :
    • booth (1/62 x Rp 1.821.500) Rp     29.379
    • panci besar (1/62 x Rp 321.500) Rp       5.185
    • meja (1/62 x Rp345.800) Rp       5.577
    • kursi  (1/62 x Rp525.000) Rp       8.468
    • meja (1/62 x Rp325.400) Rp       5.248
    • kompor gas LPG(1/62 x Rp 34.500) Rp       3.782
    • pisau (1/44 x Rp9.500) Rp         216
    • toples (1/44 x Rp13.800) Rp         314
    • serbet (1/44 x Rp12.000) Rp.         273
    • nampan (1/44 x Rp13.000) Rp.         295
    • talenan (1/44 x Rp18.500)           Rp         420
    • tempat sampah (1/44 x Rp8.000)    Rp         182
    • gelas (1/44 x Rp 79.500) Rp       1.807
    • sendok (1/44 x Rp32.500)           Rp         739
    • spanduk (1/44 x Rp32.000)  Rp         727
    • pengaduk minuman (1/44 x Rp8.500) Rp         193
    • peralatan lainnya (1/44 x Rp23.500) Rp         534
  • Biaya Gaji Karyawan Rp 1.400.000

Berdasarkan rincian tersebut, pada analisis bisnis wedang ronde kali ini, total biaya tetapnya adalah Rp. 1.463.000.

Biaya Variabel

Selanjutnya, biaya yang juga tidak kalah penting dalam analisis bisnis wedang ronde ini adalah biaya variabel. Berikut rincian dari biaya yang satu ini :

  • tepung ketan putih (Rp32.500 x 30) = Rp    975.000
  • pewarna makanan (Rp18.500 x 30) = Rp    555.000
  • bungkus garam (Rp3.000 x 30) = Rp      90.000
  • kacang tanah (Rp17.500 x 30) = Rp    525.000
  • gula pasir (Rp42.300 x 30)           = Rp 1.269.000
  • jahe (Rp15.400 x 30) = Rp    462.000
  • daun pandan (Rp2.500 x 30) = Rp      75.000
  • batang serai (Rp3.500 x 30) = Rp    105.000
  • kolang-kaling (Rp28.500 x 30) = Rp    855.000
  • roti tawar (Rp21.000 x 30)           = Rp    630.000
  • sagu mutiara merah (Rp15.500 x 30 = Rp    465.000
  • lengkeng (Rp24.000 x 30) = Rp    720.000
  • pelengkap lainnya (Rp11.000 x 30) = Rp    330.000
  • pengemas ( Rp7.500 x 30) = Rp    225.000
  • promosi (Rp4.500 x 30) = Rp    135.000
  • sewa tempat (Rp17.000 x 30) = Rp    510.000
  • gas LPG (Rp17.000 x 30) = Rp    510.000
  • listrik dan air (Rp16.000 x 30) = Rp    480.000
Baca Juga:  Ketahui Pentingnya Riset Kompetitor dalam Menjalankan Bisnis Kuliner

Berdasarkan rincian tersebut, pada analisis bisnis wedang ronde kali ini, total biaya tetapnya adalah Rp1.463.000.

Total Biaya dan Pendapatan

Selanjutnya, juga terdapat beberapa biaya yang bisa harus kamu ketahui dalam analisis bisnis wedang ronde ini. Pertama adalah total keseluruhan biaya operasional yang merupakan gabungan dari biaya tetap dan biaya variabel yaitu sebesar Rp10.379.340. 

Selanjutnya, akan diasumsikan dalam satu hari terjual 105 porsi. Nah, jika dalam satu hari terjual 105 porsi, maka kamu akan mendapatkan pendapatan kotor sekitar Rp420.000/hari atau Rp12.600.000/bulan jika penjualan terus stabil di angka 105 porsi setiap harinya.

Hasil Analisis

Berdasarkan biaya operasional dan pendapatan kotor, kamu dapat mengetahui pendapatan bersih yang kamu dapatkan setiap bulan yaitu sekitar Rp2.220.660.

Dengan modal awal sekitar Rp3.517.600, kamu bisa mendapatkan keuntungan sekitar 2 jutaan setiap bulan. Ini menandakan bahwa kamu bisa balik modal hanya dalam waktu 2 bulan saja. Hal ini juga merupakan bukti bahwa bisnis wedang ronde sangatlah menguntungkan.


Persiapan Dalam Memulai Bisnis Wedang Ronde

Nah, bagi kamu yang tertarik untuk memulai bisnis yang satu ini, kamu harus melakukan beberapa persiapan sebelumnya. Persiapan ini harus kamu lakukan agar kamu bisa memiliki usaha wedang ronde yang bagus dan menjanjikan serta menguntungkan.

Beberapa persiapan yang harus kamu lakukan dalam memulai bisnis yang satu ini adalah sebagai berikut :

1. Mempersiapkan Peralatan Bisnis Wedang Ronde

Pertama, kamu harus mempersiapkan peralatan apa saja yang akan kamu gunakan dalam bisnis yang satu ini. Biasanya, kamu memerlukan peralatan seperti gerobak jualan, panci besar, meja, kursi, kompor gas LPG, pisau, toples, serbet, nampan, talenan, tempat sampah, gelas, sendok, spanduk, pengaduk minuman, dan juga beberapa peralatan lainnya yang sekiranya kamu perlukan dalam berjualan minuman yang satu ini.

2. Memilih Lokasi Strategis Untuk Berjualan

Persiapan selanjutnya adalah pemilihan lokasi yang strategis untuk berjualan. Sebelum memulai bisnis wedang ronde, kamu harus melihat-lihat dan mencari terlebih dahulu lokasi mana yang sekiranya cocok untuk kamu berjualan. 

Kamu bisa memilih lokasi strategis seperti di dekat pusat perbelanjaan, di tengah kota, di dekat sekolah, pasar, dan di beberapa tempat strategis lainnya yang merupakan pusat dari kegiatan orang sehari-hari.

Dengan menempatkan gerobak mu di tempat semacam itu, kamu bisa dengan mudah mendapatkan banyak pelanggan setiap harinya. Ini karena padatnya aktivitas di tempat itu sehingga banyak orang yang lewat dan melihat usaha milik kamu ini.

3. Mempersiapkan Tenaga Karyawan

Agar kamu tidak kelelahan dalam menjalankan bisnis ini, kamu bisa mempersiapkan tenaga karyawan terlebih dahulu. Sebagai bisnis wedang ronde yang masih kecil, kamu bisa mempekerjakan satu orang karyawan terlebih dahulu untuk menangani jalannya bisnismu ini di lapangan.

Baca Juga:  8 Minuman Khas Papua Nikmat dan Berkhasiat, Wajib Dicoba!

Ketika bisnis mu sudah mulai semakin besar, kamu bisa menambah jumlah karyawan untuk memperluas dan memperbesar usaha milik kamu ini.

4. Menentukan Harga Jual Wedang Ronde

Kemudian kamu juga harus melakukan persiapan terkait penentuan harga jual dari wedang ronde di bisnis milikmu ini. Biasanya, harga untuk satu gelas wedang ronde berkisar antara Rp. 4.000 hingga Rp. 7.000 tergantung ukuran porsi nya dan juga seberapa banyak isiannya.

5. Menetapkan Strategi Promosi

Kemudian agar bisnis wedang ronde milikmu bisa memiliki banyak peminat dan dikenal oleh banyak orang, kamu bisa menerapkan strategi promosi pada bisnismu ini. Kamu bisa menggunakan akun media sosialmu untuk membagikan usahamu ini. 

Dengan menggunakan akun media sosial, kamu bisa membagikan bisnis milik kamu kepada orang-orang terdekatmu agar mereka mengetahui bahwa kamu memiliki usaha semacam ini.

Jika kamu merasa penggunaan media sosial kurang dalam meningkatkan penjualan bisnis kamu, gunakanlah layanan iklan online yang berbayar dari beberapa platform. Dengan menggunakan fitur berbayar, kamu bisa mendapatkan hasil yang lebih memuaskan.

6. Mempersiapkan Seluruh Bahan Baku 

Persiapan terakhir sebelum memulai bisnis wedang ronde adalah mempersiapkan seluruh bahan baku. Ini merupakan persiapan paling penting yang harus kamu lakukan sebelum berangkat berjualan wedang ronde. 

Untuk membuat minuman wedang ronde yang enak, biasanya membutuhkan beberapa bahan utama. Diantaranya adalah tepung ketan putih, pewarna makanan, garam, kacang tanah, gula pasir, jahe, pandan, batang serai, kolang-kaling, roti tawar, sagu mutiara merah, dan juga lengkeng. 

Selain itu, beberapa bahan lain juga bisa kamu tambahkan sebagai topping untuk berinovasi dalam rasa yang bisa kamu hadirkan pada wedang ronde yang kamu sajikan.


Siap Memulai Bisnis Wedang Ronde?

Setelah mengetahui peluang serta persiapan dalam memulai bisnis yang satu ini, tidak ada alasan lagi bagi kamu untuk menunda memulai usaha yang satu ini. Segeralah memulai usaha wedang ronde sekarang juga dan dapatkan keuntungan sebanyak mungkin dari usaha yang kamu jalankan ini. Selamat mencoba!


Dapatkan berbagai informasi seputar kuliner maupun bisnis minuman untuk mengembangkan bisnismu hanya di fnbpreneur.id.

GRATIS, DAPATKAN ARTIKEL TERBAIK UNTUK WUJUDKAN BISNIS IMPIANMU.
DAFTAR SEKARANG!
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.