8 Makanan Khas Bali Favorit Wisatawan Lokal dan Internasional

5 min read

Makanan Khas Bali

Pulau Dewata adalah sebuah destinasi wajib bagi mereka yang ingin mencari tempat untuk membersihkan pikiran. Dengan ratusan destinasi wisata, Bali merupakan pulau favorit yang banyak wisatawan lokal dan internasional kunjungi. Saat melancong ke pulau satu ini, kamu harus merasakan makanan khas Bali.

Ada banyak macam makanan khas Bali yang menjadi favorit wisatawan. Hal ini disebabkan oleh bahan utama yang unik dengan paduan bumbu khas dari rempah-rempah tanah air.


Makanan Khas Bali yang Wajib Kamu Coba

Apa saja daftar makanan yang wajib kamu coba saat melancong ke Bali? Yuk, simak daftarnya di bawah ini!

1. Ayam Betutu

Ayam Betutu
(Sumber: minews.id)

Makanan khas Bali pertama yang memiliki penggemar dari seluruh kawasan adalah ayam betutu. Makanan satu ini sungguh terkenal sebab rasanya yang lezat dan mudah kamu temukan. Kemanapun kamu pergi, kamu dapat menemukan banyak penjual ayam betutu. 

Tidak harus di restoran besar, namun depot yang menjual makanan ini juga tidak sedikit. Ayam betutu lahir dari kata be dan tutu. Be berarti daging dan tutu adalah bakar. Sehingga arti dari ayam betutu sendiri adalah daging ayam yang dibakar. 

Cara membuat sajian yang sederhana namun lezat ini cukup mudah. Yang kamu perlukan hanya menyiapkan bahan utama, yaitu kemiri, lengkuas, dll. Bumbu dasar ini akan membuat ayam betutu semakin nikmat, terutama apabila telah melaluli proses pembakaran.

Namun bagi kamu yang muslim, berhati-hatilah saat akan mencoba sajian ini. Pastikan kamu mendatangi resto dengan tanda halal sehingga makanan yang kamu kunyah aman. Ayam betutu dibanderol dengan harga sekitar Rp 70 ribu dengan nasi dan lalapan. Semakin hangat, semakin nikmat. 

2.Sate Lilit : Makanan Khas Bali Paling Favorit

Sate Lilit Bali
(Sumber: greatnesia.com)

Di posisi kedua, ada sajian lain yang bersaing dengan ayam betutu. Ia adalah sate lilit yang hanya dimiliki oleh Pulau Bali. Makanan khas Bali satu ini populer sebab bentuknya yang berbeda dengan sate-sate lain di Indonesia. Daging yang digunakan untuk makanan ini pun bermacam-macam.

Kamu dapat memilih daging macam apa yang ingin kamu makan. Kendati demikian, yang paling sering dan populer adalah daging ayam yang halal dan dapat muslim konsumsi dengan aman. Sate lilit terbuat dari daging cincang yang dililitkan ke batang serai. Bumbu utama dari sajian ini berasal dari bumbu khas Pulau Dewata.

Baca Juga:  10 Makanan Khas Brazil yang Sangat Lezat dan Populer

Cara membuat sate lilit adalah mencampur daging cincang dengan kelapa, merica, santan, jeruk nipis, dan bawang. Setelah semua bahan tercampur dengan baik, lilitkan bahan di serai atau bambu. Setelah itu bakarlah sate di atas arang hingga warnanya berubah menjadi kecoklatan. Maka sate lilit pun siap kamu santap.

Sate lilit adalah makanan khas yang wajib kamu coba. Sebab rasanya unik dan paduan nasi hangat akan membuatmu merasa bahagia telah mengkonsumsinya. Dengan tambahan sambal matah, sate yang biasa dijual dengan harga 4 ribu per tusuk ini harus kamu coba saat mendatangi Pulau Bali.  

3. Nasi Jinggo

Nasi Jinggo
(Sumber: pinterest.com)

Beralih dari makanan khas Bali dengan porsi besar, sekarang adalah saatnya untuk menunjukkan makanan unik yang memiliki nama nasi kucing. Nasi jinggo atau nasi jenggo adalah sebuah sajian khas Pulau Dewata yang terkenal karena porsi yang mini namun mengenyangkan.

Sajian ini berupa nasi putih dan berbagai macam lauk, seperti tempe kering, suwiran ayam, dan mie. Dengan tambahan serundeng dan potongan telur rebus, nasi jinggo adalah santapan wajib yang harus kamu coba. Selain harganya yang murah, kamu juga dapat mengenyangkan perut sembari menikmati pemandangan indah.

Nasi jinggo juga disebut sebagai nasi campur khas Bali yang terkadang menjadi hidangan alternatif untuk upacara keagamaan. Bahkan ia bisa jadi solusi yang cukup baik sebagai konsumsi untuk kegiatan tertentu seperti rapat. 

Makanan yang dibanderol dengan harga Rp 2 ribu hingga Rp 4 ribu ini memiliki banyak penggemar. Bahkan beberapa penjual membuat alternatif nasi kuning sebagai pengganti nasi putih dalam sajian ini. Namun bagi kamu yang muslim, tetap berhati-hatilah karena beberapa penjual menggunakan daging babi dalam sajian ini. 

4. Bebek Bengil Bali

Bebek Bengil Bali
(Sumber: thehoneycombers.com)

Makanan khas Bali yang selanjutnya berbahan utama bebek. Jenis unggas satu ini memiliki daging yang cukup berbeda namun tetap lezat saat kamu makan. Bebek bengil adalah makanan gurih yang terbuat dari bebek yang telah melalui proses memasak dengan periode yang lama.

Bebek bengil juga disebut sebagai dirty duck sebab bentuknya yang coklat dan terlihat kotor. Namun jangan khawatir, sebab kotor yang dimaksud adalah adanya bumbu-bumbu spesial yang membuat bebek bengil nikmat. 

Cara membuat bebek bengil adalah merebus bebek selama 3 hingga 4 jam kemudian rendam bebek di dalam bumbu spesial selama 12 jam. Bebek yang telah direndam lalu digoreng hingga warnanya berubah menjadi kecoklatan. 

Yang unggul dari bebek bengil adalah semua bagian dari makanan ini dapat kamu nikmati. Bahkan hingga tulang bebek sekalipun. Sajian satu ini merupakan salah satu wisata kuliner wajib, baik bagi wisatawan lokal dan internasional. 

Baca Juga:  Resep Tom Yam dengan Cita Rasa Seenak Restoran Thailand

Makanan yang dibanderol dengan harga Rp 75 ribu hingga Rp 140 ribu memiliki penggemarnya sendiri. Dengan tambahan sambal yang pedas, bebek bengil dapat menjadi pilihan tepat untuk menghabiskan waktu di Pulau Dewata.  

5. Bebek Betutu Bali

Bebek Betutu Bali
(Sumber: love-bali.com.au)

Sajian betutu tidak hanya menggunakan ayam sebagai bahan utamanya. Bebek juga merupakan salah satu bahan utama yang menjadi olahan betutu. Bebek betutu tidak kalah populer dengan ayam betutu, sebab dua jenis unggas ini memiliki rasa daging yang berbeda. Penggemar dua makanan ini pun memiliki selera yang beda. 

Cara memasak bebek betutu adalah dengan merebus bebek dalam bumbu utama dan bumbu wangenan. Bumbu sudah harus dihaluskan dan ditumis terlebih dahulu. Lalu bebek yang telah tercampur dengan bumbu akan penjual bungkus dalam daun pisang dan dibakar dalam bara api hingga matang dan siap disajikan.

Bebek betutu memiliki cara penyajian yang sama dengan ayam betutu. Menikmati satu porsi bebek betutu dengan nasi hangat dan sayur pendamping akan membuatmu kenyang dan merasakan kelezatan yang tiada tara.

Sebagai tambahan, bebek betutu yang memiliki sertifikat halal hanya ada satu di Bali. Kamu dapat menikmatinya di Warung Bebek Bu Nia yang terletak di Jl. Merdeka Denpasar. Bebek betutu dapat kamu nikmati dengan harga sekitar Rp 70 ribu hingga Rp 140 ribu lengkap dengan sayur dan nasi hangat. 

6. Tipat Cantok

Tipat Cantok
(Sumber: pinterest.com)

Makanan khas Bali yang selanjutnya adalah sajian teraman yang dapat dimakan oleh setiap muslim, sebab ia terbuat dari sayur-sayuran. Tipat adalah ketupat dan cantok adalah ulek. Sehingga tipat cantok adalah sebuah sajian khas Pulau Dewata yang berisi ketupat ulek dan sayur-sayuran.

Kamu dapat melihat kemiripat tipat cantok dengan lotek. Namun yang membedakan adalah macam sayuran yang penjual gunakan dalam makanan ini. Beberapa sayur yang akan kamu dapati selama menikmati tipat cantok antara lain kacang panjang, tauge, dan rebusan kangkung.

Bumbu yang penjual gunakan adalah bumbu kacang dengan tambahan perasan jeruk limau yang membuat tipat cantok semakin nikmat. Sedangkan ketupat yang penjual gunakan adalah ketupat khas Bali. Ketupat unik dari Pulau Dewata ini terbungkus daun lontar sehingga rasanya tetap terbungkus dengan aman.

Vegetarian pasti akan mencoba makanan ini sebab tekstur sayur yang renyah dengan siraman bumbu kacang akan menggugah selera. Kamu dapat menikmati makanan ini dengan harga Rp 5 ribu hingga Rp 7 ribu. Selain murah, tipat cantok dapat kamu temukan di pinggir jalan daerah Denpasar. 

Baca Juga:  8 Makanan Asia Tenggara yang Sudah Terkenal Kelezatannya

7. Jukut Urap

Jukut Urap
(Sumber: cookpad.com)

Hidangan lain yang terbuat dari sayur adalah jukut urap. Makanan khas Bali satu ini adalah urap-urap yang memiliki kemiripan dengan urap-urap yang ada di Pulau Jawa. Apabila dijelaskan dengan Bahasa Bali, jukut urap adalah urap sayur. Ia bernama demikian karena bahan utama jukut urap adalah sayuran.

Yang membuat makanan ini berbeda dengan urap-urap asal Pulau Jawa adalah bahan yang digunakan untuk membuat bumbu. Jukut urap memiliki campuran kacang goreng, perasan jeruk nipis, dan sedikit santan dalam sambal urap kelapa untuk sayurannya. 

Kamu dapat menikmati makanan ini dengan membelinya di pinggir jalan maupun saat menginap di villa atau hotel sebab beberapa tempat menyiadakan jukut urap. Ia dibanderol dengan harga sekitar Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu. Sebuah hidangan yang menyehatkan dan mengenyangkan, bukan?

8. Bubur Mengguh

Bubur Mengguh
(Sumber: idntimes.com)

Makanan khas Bali yang terakhir adalah rekomendasi terbaik untuk menikmati pagi hari dengan bubur yang hangat. Bubur mengguh merupakan makanan yang berasal dari Kota Buleleng, Bali. Kamu dapat menikmati bubur ini dengan mendatangi Desa Tedjakula, tempat utama yang menjual bubur mengguh.

Sekilas bubur satu ini mirip dengan bubur ayam. Karena itu ia adalah bubur ayam khas Pulau Dewata yang harus kamu coba saat mendatangi pulau ini. Yang membuat bubur ini berbeda adalah adanya bahan santan dalam bubur. Dengan tambahan suwiran ayam dan kacang, bubur mengguh siap menghangatkan tubuh.

Beberapa penjual bahkan menambahkan jukut atau urap ke dalam bubur mengguh. Dengan kuah yang pedas dan bubur yang hangat, gurihnya dapat merasuk ke dalam tubuh. Apabila tidak sempat mendatangi Buleleng, kamu dapat menikmati bubur ini di resto-resto yang tersebar di Bali dengan harga Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu.


Apa Makanan Khas Bali Favoritmu?

Wisata kuliner adalah kegiatan wajib yang harus kamu lakukan saat mengunjungi suatu daerah. Tidak hanya mendatangi tempat wisata, namun mempelajari sejarah dan menikmati makanan daerah akan memberi kepuasan tersendiri.

Pulau Dewata merupakan salah satu pulau kecil namun terkenal akan banyaknya pemandangan yang fantastis. Namun jangan sampai lupa untuk menikmati setiap makanan khas Bali yang beragam dan sudah pasti cocok di mulut wisatawan lokal maupun internasional.

Kendati demikian, perhatikan apakah makanan yang akan kamu nikmati halal atau tidak. Perbanyak riset makanan dan jangan sampai salah makan, ya!


Temukan lebih banyak informasi hindangan makanan Indonesia dan bisnis makanan hanya di fnbpreneur.id.