Kenali Berbagai Nama Makanan Tradisional Indonesia

3 min read

Makanan Tradisional Indonesia – Indonesia merupakan negara kepulauan yang terkenal dengan surganya kekayaan alam dan juga kebudayaannya. Mulai dari pakaian, rumah adat, upacara hingga makanan khas. Tersebar dari bumi Sabang hingga Merauke. Mulai dari makanan pokok hingga serupa cemilan.

Sebagai generasi muda Bangsa, sebaiknya kamu lebih banyak mengetahui berbagai jenis makanan tradisional yang ada di Negara kita. Agar keberadaannya tetap lestari dan terlupakan begitu saja. Berikut berbagai jenis makanan tradisional yang tersebar di seluruh nusantara Indonesia.


Nama-nama Makanan Tradisional Indonesia

1. Makanan Tradisional Indonesia Khas Madura, Sate

Makanan Tradisional Indonesia, Sate Madura

Salah satu makanan khas tradisional di Indonesia yang dari rasa pasti menjadi favorit semua orang yaitu sate. Makanan ini pun sudah terkenal dari dalam negeri kita sendiri hingga ke mancanegara.

Sebab kepopulerannya ini, banyak wisatawan mancanegara yang penasaran dengan jenis makanan yang satu ini. Jenis sate yang paling umum dan cocok di lidah siapa saja yaitu sate ayam Madura.

Ciri khasnya yaitu bumbunya yang manis berasal dari bumbu kacang yang ditumbuk halus. Makanan yang memiliki ciri ditusuk dengan lidi kemudian memasaknya dengan cara membakarnya di atas pemanggangan yang sudah terisi dengan arang.

Biasanya sate akan lebih nikmat apabila di atas bumbunya kamu menambahkannya dengan kecap, irisan bawang merah, cabe rawit. Jangan lupa dengan pendamping utamanya, yaitu lontong, yang sendirinya berperan menjadi pengganti nasi.

2. Kue Tradisional Khas Betawi, Kue Cucur

Makanan Tradisional Indonesia, Kue Cucur

Nama makanan tradisional selanjutnya adalah jenis makananan ringan atau camilan khas dari Betawi. Biasanya makanan ini menjadi suguhan atau makanan pembuka dalam menyambut orang yang bertamu.

Baca Juga:  Jenis-Jenis Bolu Khas Nusantara untuk Inspirasi Usaha Kamu!

Nama kue cucur ini merupakan perpaduan dari bahasa Betawi dan Sunda, yang merupakan serapan dari kata kucur yang artinya pancuran. Merujuk pada cara pembuatan kue cucur tersebut.

Kue cucur terbuat dari bahan baku tepung beras serta gula jawa atau bisa juga menggunakan gula aren. Dan khas kue cucur adalah menggembung seperti gunung pada bagian tengahnya dan teksturnya lembut serta renyah di bagian tepi.

Meski memiliki tampilan yang cukup simpel dan sederhana, namun kue ini terasa sangat nikmat apabila menikmatinya sembari minum teh atau kopi. Apalagi, jika kamu menikmatinya selagi hangat. Harum dari gula jawanya, akan membuat kamu ketagihan menikmati kue khas Indonesia yang satu ini.

3. Makanan Manis Tradisional Indonesia, Gudeg

Gudeg Makanan Khas Tradisional Indonesia

Makanan tradisional selanjutnya masih berasal dari pulau Jawa, yaitu kota Yogyakarta. Nama makanan tersebut adalah gudeg. Makanan khas dari kota pelajar ini merupakan makanan yang terbuat dari nangka muda yang bersamaan dengan santan dan memasaknya dengan waktu yang lama.

Ciri khas dari gudeg adalah rasanya yang manis dan berwarna coklat, yang berasal dari daun jati. Gudeg biasanya memakannya bersamaan dengan nasi. Gudeg biasanya memiliki kelengkapan santan kental atau areh, ayam kampung, telur, tempe, tahu serta sambal goreng krecek.

4. Makanan Pedas Gurih Tradisional Indonesia, Rendang

Rendang Makanan Khas Tradisional Indonesia

Nama makanan khas kali ini berasal dari Minangkabau yang berada di pulau Sumatera. Waktu memasaknya cukup lama dan menggunakan api kecil dan suhu rendah. Serta di dalamnya terdapat berbagai macam rempah-rempah dan santan, yang membuat rasa dari rendang sangat nikmat.

Karena rasanya yang sangat istimewa serta berbagai bumbu dan rempah yang sangat beragam terangkum di dalam sebuah rendang, makanan ini memiliki posisi terhormat bagi masyarakat Minangkabau kala itu.

Sebab filosofi rendang sendiri adalah musyawarah dan mufakat. Sehingga rendang menjadi makanan yang wajib ada apabila ada perayaan adat besar.  Untuk sekarang ini, rendang tersedia dalam bentuk instan dan kering sehingga kamu bisa membawa atau membelinya sewaktu-waktu tanpa harus jauh-jauh ke Minangkabau.

Baca Juga:  7 Ide dan Tips Bisnis Kuliner Ramadan Sukses Meraup Keuntungan

5. Makanan Khas Bubur dari Indonesia Timur, Papeda

Papeda Makanan Khas Tradisional Indonesia

Nama makanan tradisional Indonesia berikutnya adalah papeda. Makanan tradisional ini merupakan khas dari Maluku dan Papua. Papeda terbuat dari bahan baku bubur sagu.

Makanan ini biasanya tersaji dengan tambahan ikan tongkol atau mubara yang dibumbui dengan kunyit.Papeda rasa dan warnanya sangat khas yaitu tawar dan putih serta bertekstur lengket dan pekat.

Papeda mengandung serat yang cukup tinggi serta rendah kolesterol. Sehingga aman untuk dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang berdiet atau memiliki riwayat kolesterol.

6. Camilan Manis nan Imut, Si Klepon

Kue Klepon Makanan Khas Tradisional Indonesia

Nama makanan khas Indonesia berikutnya adalah klepon yang merupakan kue tradisional yang masuk dalam kategori jajanan pasar. Makanan yang tidak hanya manis secara rasa namun juga tampilan ini, terbuat dari beras ketan.

Bentuknya klepon khas seperti bola-bola dan melapisinya dengan kelapa parut muda. Di dalam klepon terisi dengan gula jawa. Sehingga rasa dari klepon ini adalah manis gurih, manis dari gula jawa dan gurih dari kelapa parut.

Klepon biasanya tersaji dengan wadah seperti piring yang terbuat dari daun pisang. Makanan unik ini sangat nikmat apabila menjadi sajian pagi atau sore hari sebagai camilan.

7. Nasi Kucing Khas Bali, Nasi Jinggo

Nasi Jinggo Makanan Khas Tradisional Indonesia

Berpindah ke pulau Bali, kita tidak boleh melupakan nama makanan tradisional Indonesia yaitu nasi jinggo. Tersaji dengan kemasan daun pisang dengan tampilan kerucut memanjang.

Biasanya nasi jinggo tersaji dengan menu seperti mie, sambal goreng tempe atau daging, dan sambal. Nasi jinggo ini memiliki kemiripan dengan nasi kucing yang ada di angkringan daerah Jogja dan Jawa Tengah.

Sehingga selain memiliki ciri terbungkus kecil-kecil dengan daun pisang, nasi jinggo juga memiliki harga yang sangat murah. Sehingga cocok dengan untuk memakannya malam hari.

8. Makanan Berkuah Gurih Asal Sulawesi, Coto Makassar

Coto Makassar Makanan Khas Tradisional Indonesia

Makanan tradisional khas Indonesia dari Makasar, Sulawesi Selatan berikutnya adalah coto makassar. Makanan yang terbuat dari jeroan sapi yang memasaknya dengan cara rebus dengan waktu yang lama.

Rebusan dari jeroan daging sapi ini, kemudian iris dengan tipis lalu menambahkannya dengan berbagai bumbu khasnya. Coto Makassar paling nikmat apabila menyantapnya hangat-hangat dalam mangkuk dengan ketupat dan buras.

Baca Juga:  11 Makanan Khas Sumatera yang Enak dan Melegenda!

9. Kue Tradisional Perpaduan Tiongkok dan Indonesia, Chai Kuei 

Chai Kuei Makanan Khas Tradisional Indonesia

Jenis kue yang satu ini merupakan camilan yang berasal dari Kalimantan dengan sedikit sentuhan dari budaya Tiongkok. Kue yang memiliki nama lain Choi pan ini, memiliki rasa gurih yang khas dengan isian lobak dan ebi dengan kulitnya yang terbuat dari tepung beras dan sagu.

Kue dengan desain yang mirip dengan pangsit rebus ini, biasanya menambahkan topping bawang goreng di bagian atas. Nikmat saat tersaji hangat, biasanya kue choi pan ini untuk sarapan di daerah Pontianak dan Singkawang.


Dari Berbagai Jenis Makanan Tradisional Indonesia, Manakah yang Berasal Dari Daerah Kalian?

Sebenarnya, apabila kita mencari berbagai jenis nama dari makanan tradisional Indonesia tentu saja sangatlah banyak dan beragam. Mulai dari ujung sabang hingga ke ujung merauke. Beragam rasa dan bentuk yang tentunya unik dan pastinya enak.

Semoga artikel kali ini bisa bermanfaat untuk kalian yang mencari referensi untuk wisata kuliner makanan daerah Indonesia. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, ya!


Temukan berbagai tips menarik juga inspirasi ide bisnis minuman kekinian dan makanan lainnya hanya di fnbprenereur.id

GRATIS, DAPATKAN ARTIKEL TERBAIK UNTUK WUJUDKAN BISNIS IMPIANMU.
DAFTAR SEKARANG!
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.