Cara Memulai Bisnis Coffee Shop Untuk Pemula

5 min read

Cara Memulai Bisnis Coffee Shop untuk Pemula

Kata siapa membangun bisnis coffee shop tidak bisa menjadi unicorn di Indonesia? Baru-baru ini, salah satu startup coffee shop yang bergerak di bidang F&B berhasil meraih predikat unicorn.

Mendengar kabar baik seperti itu membuat banyak para pebisnis dan anak-anak muda semakin termotivasi untuk membangun bisnis coffee shop atau bisnis dalam industri lainnya.

Mengintip Peluang Bisnis Coffee Shop

Minum kopi sudah menjadi gaya hidup di masyarakat Indonesia. Bahkan, berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional yang dikeluarkan oleh BPS (Badan Pusat Statistik) menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi kopi per kapita penduduk Indonesia mencapai 1,24 kg per tahun per penduduk

Memang, dari zaman dulu, masyarakat Indonesia gemar minum kopi. Bahkan, dari sebelum perusahaan kopi Amerika Serikat masuk ke Indonesia, bisnis kopi ini sudah banyak dijalani oleh para pedagang-pedagang kaki lima.

Sebut saja Warkop atau Warung Kopi. Meskipun kebanyakan warkop hanya menawarkan kopi instan, mie rebus, mie goreng, dan goreng-gorengan saja, mereka bisa meraup keuntungan hingga jutaan rupiah setiap bulannya.

Setelah bisnis warkop, banyak pebisnis yang semakin mengembangkan ide bisnis kopi ini dengan membuat Starling. Starling merupakan akronim dari Starbucks Keliling, yang berarti pedagang menjajakan kopinya dengan berkeliling.

Pedagang starling ini sering kita temukan di pusat ibu kota Jakarta, Bandung, Tangerang, dan masih banyak daerah-daerah lainnya dengan syarat utama, ramai.

Bagi masyarakat Jakarta, keberadaan starling ini sangat membantu mereka ketika mereka ingin minum kopi dengan harga yang terjangkau. Membeli kopi di perusahaan hijau terbilang mahal, bahkan untuk satu harga kopi ukuran grande saja berkisar 40 ribu hingga 50 ribu rupiah.

Bagi masyarakat Jakarta dengan gaji UMR, harga tersebut sangatlah mahal. Maka dari itulah starling ini hadir sebagai solusi menawarkan kopi murah yang dapat dipesan dimana saja dan kapan saja.

Kemudian, setelah melihat kesuksesan dari Starbucks, Warkop, dan Starling, membuat para pebisnis mulai membuat bisnis kopi lokal dengan harga yang cukup terjangkau. Sebut saja, Kopi Kenangan, Kopi Janji Jiwa, dan Kopi Tuku merupakan evolusi warkop dengan gaya yang lebih modern dan kekinian.

Ketiga perusahaan tersebut membuat menu kopi yang tidak biasa, seperti menambahkan buah alpukat, menggunakan gula aren, menyediakan berbagai macam biji kopi, serta khas nama menu yang unik-unik.

Baca Juga:  Decoy Effect: Strategi Pemasaran Jitu Meningkatkan Keuntungan Bisnis

Meskipun tempat kopi mereka memiliki suasana yang kekinian dengan berbagai macam variasi kopi yang berbeda-beda, harga yang mereka tawarkan cukup murah sekitar Rp.15.000 hingga Rp.50.000 saja.

Hal yang Diperlukan Sebelum Memulai Coffee Shop

Berikut adalah beberapa hal yang kamu perlu siapkan sebelum memulai membangun bisnis coffee shop:

1. Membuat Perencanaan Bisnis

Pertama, dalam membangun bisnis tanpa memiliki perencanaan bisnis yang baik hanya akan menyia-nyiakan modal bisnis kamu. Salah satu faktor untuk mendapatkan investor untuk bisnis kopi dari angel investor adalah perencanaan bisnis yang baik.

Biasanya, para angel investor ini akan bersedia memberikan modal kepada bisnis jika bisnis tersebut sudah memiliki perencanaan bisnis yang matang. Jadi, jika kamu ingin menjadi salah satu unicorn di Indonesia, kamu harus membuat perencanaan bisnis yang lebih baik lagi.

2. Konsep Coffee Shop

Selanjutnya adalah konsep coffee shop. Apakah kamu akan membuat coffee shop dengan desain minimalis, coffee shop authentic, atau coffee shop kekinian seperti Kopi Kenangan dan Kopi Janji Jiwa?

Setiap konsep memiliki keunikan masing-masing. Terlepas dari konsep apapun yang kamu miliki, pastikan bahwa coffee shop kamu memiliki suasana yang nyaman dan bersih. Pelanggan akan senang hangout di tempat kamu jika kamu memiliki suasana yang sangat nyaman.

3. Lokasi Coffee Shop

Kemudian, tips bisnis coffee shop selanjutnya adalah menentukan lokasi bisnis kedai kopi yang sesuai dengan target pasar bisnis kamu. Jika kamu mengincar pasar anak muda, maka carilah lokasi yang dekat dengan kampus atau kawasan kos-kosan yang ramai dengan anak-anak muda.

Selain itu, pastikan bahwa kedai kopi kamu terletak di jalan utama yang mudah di akses oleh para pelanggan. Jangan lupa untuk menyediakan tempat parkir yang luas karena pastinya pelanggan kamu akan datang berkunjung dengan mengendarai kendaraan mereka.

4. Kualitas Rasa Kopi

Sebelum memulai bisnis coffee shop kamu perlu melakukan tes rasa pada makanan dan minuman yang akan kamu tawarkan. Undanglah beberapa teman, kerabat, atau orang secara acak untuk mencicipi hidangan makanan dan kopi yang kamu tawarkan.

Setelah itu, berikan angket berupa daftar pertanyaan seperti rasa, harga, kualitas, pelayanan, dan lain-lain. Dari hasil survei tersebutlah kamu akan menentukan kualitas rasa kopi, pelayanan coffee shop, dan harga dari pendapat-pendapat para responden.

5. Pemasok Biji Kopi Berkualitas

pemasok biji kopi berkualitas

Terakhir, hal yang perlu kamu persiapkan sebelum membangun bisnis coffee shop adalah mencari pemasok biji kopi berkualitas.

Kamu tidak perlu khawatir kesulitan mencari pemasok ini karena kamu bisa mendapatkan informasi pemasok ini dari komunitas pecinta kopi, mencari pemasok secara online, atau berdiskusi dengan kerabat-kerabat yang sudah menjalani bisnis ini.

Setiap biji kopi memiliki tingkatan yang berbeda-beda. Dari tingkatan tersebut akan mempengaruhi cita rasa kopi dan juga harga. Jadi, sebelum memutuskan untuk membeli biji kopi, lakukan riset terlebih dahulu supaya biji kopi yang sudah kamu beli tidak terbuang sia-sia.

Baca Juga:  Manfaat Inovasi Produk Makanan untuk Perkembangan Bisnis Kuliner

Baca Juga: Jenis Jenis Kopi di Indonesia yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Memulai Bisnis

Perkiraan Modal yang Dibutuhkan

Berikut perkiraan modal yang dibutuhkan untuk membangun bisnis coffee shop. Yuk simak lebih lanjut:

1. Sewa Ruko

Sewa Ruko : Rp. 20.000.000 / Tahun

2. Peralatan Kopi

2 V60 : Rp.1.000.000

Syphon : Rp.500.000

French Press : Rp.500.000

Mesin Kopi : Rp.2.500.000

Grinder : Rp.1.200.000

Scale : Rp.350.000

Milk Steamer : Rp.2.200.000

Milk Jug : Rp.100.000

Kulkas Kecil : Rp.1.500.000

Glassware dan Silverware : Rp.600.000

Blender : Rp. 500.000

Biji kopi dan Susu : Rp.1.200.000

Total: : Rp. 12.150.000

3. Interior

4 Set Meja dan Kursi : Rp.1.600.000

Aksesoris : Rp.500.000

Peralatan kebersihan : Rp.500.000

CCTV : Rp.250.000

Total : Rp.2.650.000

4. Biaya Lain-Lain

Listrik : Rp.1.700.000

Perizinan dan lain-lain : Rp. 500.000

Total : Rp.2.200.000

Jadi, perkiraan modal bisnis coffee shop adalah:

Sewa Ruko : Rp.20.000.000

Peralatan Kopi : Rp. 12.150.000

Interior : Rp. 2.650.000

Biaya Lain-Lain : Rp. 2.200.000

Total : Rp.37.000.000

Jadi, perkiraan modal yang kamu butuhkan untuk membuka kedai kopi sebesar Rp.37.000.000. Namun, perkiraan modal ini dapat berubah tergantung dari kebutuhan bisnis kamu.

Tips Sukses Bisnis Coffee Shop untuk Pemula

Berikut adalah beberapa tips sukses menjalani bisnis coffee shop:

1. Rekrut dan Latih Staff

tips sukses bisnis coffee shop yaitu rekrut dan latih staff

Dalam membangun bisnis coffee shop, selain rasa kopi yang nikmat, pelayanan juga merupakan faktor penting keberhasilan bisnis kamu. Beberapa waktu lalu mungkin kamu pernah ingat ada kasus dimana seorang pelayan coffee shop yang memandang rendah pelanggannya karena tidak memiliki pengetahuan tentang kopi.

Akhirnya, mereka melayani pelanggan tersebut dengan tidak profesional tanpa menyadari bahwa perilaku mereka dapat membuat citra kedai kopi tersebut jelek.

Kamu pasti tidak mau hal itu terjadi dalam bisnis coffee shop kamu, bukan? Jadi, sebelum memulai bisnis coffee shop, temukan calon staff yang memiliki etika yang baik dan latih mereka sehingga mereka dapat membuat kopi yang nikmat dan memiliki ilmu pelayanan yang baik.

2. Publikasi di Media Sosial

Kamu akan membuat kedai kopi baru yang tentunya tidak semua orang tahu akan hal tersebut. Jadi, cara pertama untuk memperkenalkan kedai kopi kamu adalah dengan membuat publikasi melalui media sosial.

Sebagai pemilik kedai, manfaatkan media sosial kamu untuk mempublikasikan bisnis yang kamu jalani, jangan lupa juga untuk meng-tag akun media sosial bisnis kamu, sehingga kerabat-kerabat kamu tentang keberadaan media sosial bisnis kamu.

3. Promosi di Media Sosial

Setelah melakukan publikasi, langkah selanjutnya adalah membuat promosi menarik. Kamu bisa memanfaatkan fitur ads yang ada di media sosial. Sesuaikan target audiens dengan business plan yang sudah kamu buat.

Jangan lupa juga untuk membuat poster promosi yang menarik dengan harga yang juga menarik. Dengan begitu, orang-orang yang melihat iklan kamu akan tertarik mengunjungi kedai kopi saat acara launching berlangsung.

4. Membuat Pembukuan

Selanjutnya adalah pembukuan keuangan atau catatan keuangan. Pembukuan keuangan itu sangat penting, namun banyak para pebisnis pemula kerap melupakan hal ini. Padahal, catatan keuangan ini dapat membuat kamu mengetahui profit harian yang kamu dapatkan.

Baca Juga:  10 Makanan yang Cocok untuk Sahur Agar Kuat Puasa

Dari catatan inilah kemudian kamu dapat menentukan langkah-langkah pemasaran selanjutnya demi keberlangsungan bisnis kamu.

5. Lokasi Usaha

Baru-baru ini kita mendengar ada sebuah kedai kopi yang terletak di daerah Kemang, Jakarta yang berada di atas saluran pembuangan. Kedai kopi itu memang terletak di daerah yang populer di Jakarta, namun sayangnya mereka membangun kedai bisnis di tempat yang kurang tepat.

Memang lokasi usaha yang berada di tempat ramai, strategis, dan di jalan utama sangat bagus. Tapi, perhatikan juga kondisi dan tata letak ruang sehingga tidak merugikan masyarakat sekitar dan juga bisnis kamu.

6. Membuat Perizinan Usaha

Selanjutnya adalah perizinan usaha untuk bisnis coffee shop. Perizinan ini sangat penting supaya kamu dapat menjalankan bisnis secara legal dan tanpa hambatan. Setiap daerah atau kota memiliki perizinan yang berbeda-beda, mulai dari SITU, IMB, SIUP, Izin RT/RW, dan Izin Keramaian dari Polisi.

7. Bangun Jaringan Seluas Mungkin

Tips bisnis coffee shop yang terakhir adalah koneksi. Koneksi ini sangat penting untuk keperluan pengembangan bisnis kopi kamu.

Sebagai pebisnis pemula masih banyak ilmu-ilmu yang tidak kamu ketahui. Dengan memiliki koneksi yang luas dan membangun hubungan antar sesama pemilik bisnis, kamu bisa berdiskusi kepada mereka mengenai seluk-beluk bisnis ini.

Mungkin saja kamu tidak hanya mendapatkan cerita pengalaman mereka saja, tapi kamu juga bisa menambah koneksi lebih luas lagi dari mereka. Jadi sebagai pemilik bisnis, kamu harus tetap aktif di komunitas demi keberlangsungan bisnis kamu.

Kesimpulan

Jadi itulah cara memulai bisnis coffee shop dan tips bisnis coffee shop yang perlu kamu ketahui. Kamu bisa kembangkan lebih dalam lagi strategi pemasaran dan bisnis dari informasi yang kamu dapatkan disini. Semoga informasi bisnis ini membantu kamu.

Dapatkan berbagai informasi maupun tips seputar bisnis kuliner, franchise, hingga resep hanya di fnbpreneur.id.

GRATIS, DAPATKAN ARTIKEL TERBAIK UNTUK WUJUDKAN BISNIS IMPIANMU.
DAFTAR SEKARANG!
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.