Bisnis Makanan Sehat untuk Diet yang Rupanya Menjanjikan

3 min read

bisnis makanan sehat untuk diet

Belakangan ini trend mengkonsumsi makanan yang sehat di masyarakat lumayan tinggi. Mengapa demikian? Ini karena orang mulai peduli dengan kondisi tubuhnya dan terutama penampilannya karena makanan yang sehat akan menunjang penampilan juga. Sebab itulah banyak yang menerapkan pola diet dan ini adalah peluang besar untuk kamu bisa terjun dalam bisnis makanan sehat untuk diet.

Namun, makanan sehat macam apa yang bisa menjadi bisnis? Apa saja yang kamu perlukan untuk membangun bisnis di bidang ini? Berapa modalnya? Kalau kamu punya pertanyaan semacam ini, maka artikel yang ada di bawah ini cocok untuk kamu baca sampai tuntas!

Apa Itu Makanan Sehat?

Sebenarnya, apa sih kriteria makanan yang termasuk sehat itu? Secara umum, yang termasuk makanan sehat dan juga bergizi tidak lain adalah jenis makanan yang mengandung nilai gizi yang seimbang. 

Artinya, makanan itu memiliki zat-zat yang sangat tubuh perlukan seperti vitamin, mineral, karbohidrat, serat, protein dan juga mineral serta air.

Tubuh memerlukan asupan sehat dengan komposisi tersebut karena untuk menghindari berbagai penyakit seperti diabetes atau menjaga kesehatan jantung. 

Di Indonesia pernah terkenal jargon “4 sehat 5 sempurna”, tetapi kini hal ini berubah menjadi “makanan gizi seimbang” yang sangat memperhatikan porsi makanan yang masuk dalam badan kita. Lalu, apa yang perlu kamu persiapkan untuk membangun sebuah bisnis makanan sehat untuk diet?

Hal yang Perlu Kamu Siapkan dalam Membangun Bisnis Makanan Sehat Untuk Diet

Berikut ini hal-hal yang perlu kamu persiapkan dalam membangun bisnis kuliner sehat untuk konsumen yang ingin melakukan program diet.

1. Mengetahui Kategori Makanan Sehat untuk Bisnis

Ya, hal paling utama adalah memahami kandungan dalam setiap bahan makanan yang ada di sekitar. Pastinya untuk program diet, kamu tidak boleh asal-asalan meracik sebuah makanan, perlu pertimbangan gizi. 

Seperti yang telah kamu baca dalam artikel ini sebelumnya, makanan yang akan kamu jual harus memiliki kandungan yang tubuh butuhkan tidak hanya mementingkan rasa yang nikmat.

2. Mental yang Kuat Saat Memulai Bisnis

Meskipun peminat makanan sehat mulai meningkat, memilih membuat bisnis kuliner yang sehat tentu memiliki resiko dan tantangan. Akan ada saja pihak-pihak yang menyenggol bisnis yang kamu buat nantinya. Karena itu, perlu sekali persiapan mental sebagai seorang pebisnis. Hal ini supaya kamu bisa tetap konsisten untuk menjalankannya.

3. Memilih Jenis Usaha Kuliner Sehat

Ada banyak jenis makanan sehat yang bisa kamu kembangkan sebagai usaha. Mulai dari makanan sampai minuman.

Kalau makanan kamu bisa mencoba memikirkan untuk membuat catering makanan sehat khusus diet. Jadi kamu akan memasak makanan dalam bentuk kotakan untuk orang-orang yang mau diet  dengan gizi seimbang. 

Bisa juga dengan menjual sayuran segar sehat tanpa bahan anorganik. Atau bisa juga menjajal bisnis salad sayuran dan buah yang kini banyak penggemarnya.

Baca Juga: Rekomendasi Bisnis Makanan Sehat untuk Anak Sekolah

Selain makanan kamu juga bisa menjual minuman sehat. Misalnya wedang rempah-rempah seperti kuwut atau wedang jahe. Ada juga jamu dan jus sebagai produk minuman sehat yang patut kamu coba.

Modal yang Kamu Butuhkan

Hal penting yang tentu kamu persiapkan untuk usaha dalam bidang kuliner yang satu ini adalah modal. Modal ini bukan hanya semangat dan pengetahuan makanan sehat, tetapi modal dalam artian uang investasi yang kamu akan gunakan. Berapa kira-kira?

Jumlahnya berapa tergantung jenis bisnis yang ingin kamu jalani. Kalau untuk minuman tentu saja lebih sedikit modalnya karena bahan dan peralatan yang kamu butuhkan lebih sedikit. 

Misalnya untuk jus buah segar sehat, kamu cukup menyiapkan modal untuk membeli blender, buah-buahan segar, es batu, dan mungkin sewa kios. Paling kamu cukup menyiapkan uang ratusan ribu sampai satu juta bisnis ini akan berjalan.

Untuk makananan contohnya catering makanan sehat untuk diet tentu berbeda lagi perhitungannya. Kamu perlu menyiapkan beberapa hal seperti teman makan, peralatan makan, label, tas belanja kertas, bahan makanan organik, dan peralatan masak. 

Perkiraannya, jika mentotal kebutuhan untuk 100 box makanan maka kamu membutuhkan modal sekitar 3 jutaan rupiah. Modal tersebut tidak termasuk dengan biaya sewa tempat karena bisa kamu kerjakan di rumah sendiri.

Tips Sukses Bisnis Makanan Sehat Untuk Diet

Sudah punya modal dan siap membangun bisnis makanan sehat untuk konsumen yang diet? Coba terapkan beberapa tips berikut ini agar bisnis itu sukses.

1. Pahami Segmen dari Bisnis Makanan Sehat

Saat hendak memulai bisnis, kamu perlu kenal segmen pasar dari produk yang akan kamu jual. Kamu harus mengetahui kebutuhan, karakteristik dan usia konsumen yang akan kamu sasar. Kamu bisa mencari tahu kebutuhan yang mereka ingin penuhi atau mendeteksi ragam makanan yang paling mereka sukai.

2. Buat Brand Sendiri yang Menonjol

Persaingan dalam bidang kuliner sangatlah ketat. Karena itu kamu perlu ciri khas yang membedakan antara kamu dan pesaing. Salah satu caranya adalah dengan membuat brand. 

Dengan brand ini kamu bisa mencirikhaskan apa yang kamu jual. Sehingga ketika konsumen ingin memakan kuliner sehat, hanya ada satu brand yang akan mereka tuju yaitu usaha milikmu. Bermain kreatiflah dalam hal ini agar bisa menonjol.

3. Mengurus Perizinan Ke Instansi Resmi

Hal penting lain yang harus kamu pertimbangkan adalah mengenai izin. Jika produk itu jamu atau makanan yang tahan lama, maka perlu sekali meminta izin ke instansi makanan setempat. 

Kalau di Indonesia maka perlu ke BPOM. Selain izin produk, kamu juga harus mengurus izin usaha seperti NPWP, SIUP dan keterangan administrasi lainnya. Jangan lupa untuk meminta sertifikat halal dari MUI.

4. Bangun Hubungan Baik Dengan Konsumen

Hubungan yang baik dengan konsumen adalah hal mutlak yang perlu kamu lakukan. Mengapa demikian? Ini karena konsumen adalah pundi-pundi keuntungan. Semua bisa berawal dari promosi yang baik terlebih dahulu untuk menarik minat mereka. 

Selanjutnya berikan pelayanan yang ekstra maksimal dan harus yang terbaik agak konsumen kerasan. Konsumen akan lebih kerasan jika kamu mau mendengarkan saran darinya juga.Toh, konsumen adalah raja.

5. Mengelola Keuangan

Dalam bisnis, pengelolaan keuangan adalah hal penting yang harus kamu sadari. Kegiatan finansial ini meliputi perencanaan, pembuatan anggaran, pengelolaan, pengecekan ulang, serta pengendalian. 

Semuanya itu harus kamu pastikan seimbang agar dasar dari usaha makanan sehat yang kokoh. Apalagi dalam operasional usaha, kamu harus benar-benar cermat memantau aliran investasi agar tidak jadi rugi dalam hitungannya.

Besarnya Peluang Usaha Bisnis Makanan Sehat untuk Diet

Kamu sudah sedikit belajar mengenai bagaimana membangun bisnis makanan sehat untuk diet seperti yang ada pada penjelasan di atas. Kini waktunya untuk kamu mencoba mengaplikasikannya. Jangan lupa untuk terus belajar lagi mengenai hal-hal lain seputar kuliner sehat. Selamat mencoba!

Dapatkan berbagai tips maupun informasi seputar bisnis kuliner untuk mengembangkan bisnis kulinermu hanya di fnbpreneur.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *