Ketahui Pentingnya Riset Kompetitor dalam Menjalankan Bisnis Kuliner

4 min read

riset kompetitor

Jika ingin sukses dalam bisnis kuliner yang kamu jalankan, kamu harus memperkaya pengetahuan menyeluruh tentang seluk-beluk marketing. Termasuk kompetitor.

Dengan bantuan riset kompetitor, kamu dapat meneliti pesaing, mengevaluasi, dan menggunakan informasinya untuk strategi bisnis kuliner kamu.

Yuk, ketahui lebih lanjut!

Apa Itu Riset Kompetitor?

Menurut Hubspot, riset pesaing adalah strategi yang meneliti kompetitor untuk mendapatkan pengetahuan tentang produk, penjualan, dan strategi pemasaran mereka. Tujuannya agar kamu dapat menerapkan strategi bisnis yang lebih kuat, menghindari ancaman pesaing, dan merebut pangsa pasar.

Sedangkan menurut Mailchimp.com, riset kompetitor adalah proses mengidentifikasi pesaing di industri bisnis yang kamu jalankan dan meneliti segala strategi pemasaran mereka. Informasi tersebut dapat kamu gunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan bisnis kamu.

Analisis ini dapat membantu kamu mempelajari cara kerja kompetitor dan mengidentifikasi peluang potensial di mana kamu dapat mengungguli para pesaing. Hal ini juga berpotensi membuat kamu berada di puncak tren bisnis dan memastikan produk kamu memenuhi standar industri.

Ketahui Manfaat Riset Kompetitor!

Menganalisis pesaing bermanfaat bagi bisnis yang baru maupun yang sudah lama. Selain itu, kamu juga dapat membuat strategi manajemen risiko yang dapat diterapkan dengan meneliti pesaing kamu.

Riset kompetitor juga akan membantu memahami kondisi pasar untuk mengembangkan strategi bisnis bagi kamu yang ingin memulai usaha. Sementara pada bisnis yang sudah lama dapat menemukan cara meningkatkan strategi mereka saat ini untuk perubahan atau pertumbuhan yang berkelanjutan.

Kamu dapat memperkuat dan meningkatkan efektivitas rencana dengan memahami manfaat dari analisis pesaing. Berikut ini adalah beberapa manfaat melakukan riset pesaing, antara lain:

1. Evaluasi Kelayakan Produk dan Layanan Baru

Riset kompetitor bisnis kuliner harus kamu lakukan secara teratur jika kamu ingin meningkatkan layanan dan produk kuliner kamu. Kamu dapat mengetahui apakah produk atau layanan baru tersebut sudah ada di pasaran atau belum.

Baca Juga:  Rekomendasi Menu Masakan Sehari-hari Agar Tidak Bosan untuk Katering

Selain itu, kamu dapat mengetahui apakah produk kulinermu kompetitif dari segi harga, kemampuan, atau kualitas dengan melihat bagaimana pesaing kamu berhasil atau gagal.

Ikuti terus informasi terbaru tentang pesaing kamu untuk melihat produk dan layanan yang sedang berkembang saat ini dengan melakukan riset.

Kamu dapat menilai kelayakan ide bisnis atau mengembangkan produk baru yang mutakhir. Caranya yakni dengan mencari tahu apa yang dibuat atau ditingkatkan oleh pesaing kamu untuk rilis produk yang akan datang.

2. Tahu akan Kelemahan Produk Kamu

Kamu mungkin sering kesulitan mengidentifikasi kekurangan dan cenderung menegaskan bahwa produk yang kamu buat adalah yang terbaik yang ada di pasaran. Namun, yang benar adalah tidak ada produk yang sempurna. Sebab, bisa saja kamu hanya memilih untuk mengabaikan kekurangannya.

Oleh karena itu, dengan melakukan riset kompetitor, pebisnis dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan produknya sendiri. 

Semakin cepat kamu belajar dari kekurangan tersebut, maka semakin baik. Sehingga kamu dapat berinovasi dan melakukan perbaikan pada produk untuk membuatnya lebih baik dapat diterima masyarakat.

3. Mengetahui Tren Market

Kebutuhan dan preferensi konsumen terus berubah, bahkan sampai pada titik di mana konsumen sendiri tidak yakin dengan apa yang mereka inginkan.

Untuk membedakan penawaran produk kamu dan meningkatkan penjualan, kamu dapat mengamati tren pasar dengan riset kompetitor. Selain itu, meneliti pesaing juga dapat membantu mengidentifikasi tren yang dapat kamu gunakan untuk unggul dari pesaing kamu.

4. Lebih Mengenal Karakteristik Target Pasar

Mengidentifikasi karakteristik konsumen yang menjadi target pasar produk kamu adalah salah satu manfaat dari riset pesaing dalam bisnis kuliner. Kamu dapat memberikan pelayanan dan produk yang tepat dengan mengenal karakteristik konsumen agar dapat memahami apa yang menjadi keinginan pasar.

Selain itu, memahami karakteristik konsumen dengan riset pesaing juga dapat membantu pebisnis atau organisasi dalam memilih lokasi yang ideal untuk menjalankan bisnis mereka.

5. Riset Strategi Pemasaran Kompetitor

Melakukan riset pengembangan produk kompetitor bukan hanya dapat bermanfaat, tetapi juga kamu dapat mengikuti strategi pemasaran mereka. Dalam pemasaran yang berkembang saat ini, riset kompetitor sangat membantu kamu untuk melihat kompetitor dan melihat bagaimana pemasaran mereka berubah.

Lihat situs web, platform media sosial, dan materi pemasaran competitor kamu untuk mengevaluasi posisi dan strategi mereka. Bandingkan ini dengan upaya pemasaran yang digunakan oleh perusahaan kamu, dan pikirkan apa yang dapat kamu ambil dari pihak competitor untuk strategi pemasaran yang efektif.

Baca Juga:  7 Tantangan yang Biasa Dihadapi Saat Mengembangkan Bisnis Kuliner

6. Meningkatkan Produk Kamu

Harapan pelanggan meningkat seiring dengan berkembangnya bisnis dan teknologi baru. Intinya, semua produk adalah jawaban atas persoalan konsumen. Misalnya, solusi bagi pelanggan yang haus adalah dengan membeli minuman seperti jus buah.

Persoalannya, akan semakin banyak penjual jus buah yang membosankan pelanggannya. Akhirnya, mereka menginginkan jus buah yang berbeda. Kemudian, muncul jus buah dengan berbagai toping seperti agar-agar, boba, dan sebagainya. Selain itu, ekspektasi pelanggan akan terus meningkat dan melahirkan kebutuhan baru.

Jadi riset kompetitor bisnis kuliner dapat meningkatkan dan mengembangkan produk dan layanan kepada konsumen.

7. Menjadi Patokan Produk Kamu

Biasanya, produk yang berada di pasar memiliki standarnya masing-masing meski memang tidak ada acuan tertulis dalam hal tersebut. Meski begitu, kualitas dari suatu produk menjadi faktor prioritas yang dapat memuaskan konsumen. Oleh karena itu, kamu harus membuat patokan atau standar kualitas produk yang kamu jual. 

Menetapkan standar kualitas produk bukan berdasarkan pemikiran dan keinginan kamu saja, tetapi kamu perlu melihat kompetitor dengan melakukan riset kompetitor. Cek standar kualitas mereka kemudian pasang standar yang lebih baik dari kompetitor kamu.

8. Riset Keunikan Produk Kompetitor

Ada beberapa hal yang dapat memenangkan produk kamu di pasaran. Seperti keunggulan produk yang mengharuskan konsumen memilih produk kamu atau adanya hal-hal lain yang membuatnya istimewa. Namun, untuk menemukan keunggulan dan keistimewaan tersebut cukup sulit.

Sekarang, banyak bisnis kuliner yang menjual produk dengan jenis yang sama. Jadi, lakukan riset kompetitor bisnis kuliner kamu untuk menganalisis produk mereka dan menemukan apa yang tidak ada di dalamnya. Setelah itu, jadikan apa yang kurang tersebut untuk menjadi keunikan kamu.

9. Menemukan Ancaman Kompetitor Melalui Riset

Tidak  hanya memberikan manfaat secara langsung, menganalisis kompetitor juga memiliki manfaat yang akan kamu rasakan secara tidak langsung. Riset kompetitor dapat melihat ancaman dari kompetitor yang berpotensi menyalip produk kamu.

Untuk itu, dengan mengetahui hal tersebut, kamu dapat membuat strategi demi mempertahankan produk kamu. Jangan lupa untuk segera menganalisa produk dari kompetitor tidak lama setelah mereka memperkenalkan produk barunya.

10. Menghindari Kesalahan

Mempelajari kompetitor yang telah berusaha untuk bersaing di pasar tetapi gagal atau kurang berhasil adalah manfaat dari riset kompetitor. Beberapa kesalahan merupakan pengalaman yang kurang menyenangkan yang dapat menjadi bencana dalam bisnis.

Baca Juga:  9 Merk Alat Masak yang Bagus dan Aman Bagi Kesehatan

Kamu dapat menghindari membuat kesalahan yang sama dengan meneliti kompetitor yang pernah gagal untuk mengetahui kesalahan terbesar mereka. Selain itu, kamu dapat mengantisipasi masalah dan membuat persiapan untuk menghindari atau mengatasinya secara langsung dengan meneliti pesaing kamu.

11. Meningkatkan Citra Produk

Memahami bagaimana pesaing memasarkan produk yang serupa denganmu adalah salah satu cara untuk meningkatkan omset dalam bisnis.

Jika kamu meningkatkan citra dari produk kamu, maka dengan mudah konsumen akan selalu mengingatnya. Riset kompetitor membantu kamu untuk melakukan scale up dan produk kamu akan semakin terkenal dan terlihat oleh calon konsumen.

12. Mengetahui Penempatan Brand Kamu

Kamu sebagai pelaku bisnis membutuhkan brand positioning untuk memahami bagaimana posisi perusahaan dan produk yang konsumen cari. Oleh karena itu, kompetitor harus digunakan sebagai titik perbandingan untuk menentukan brand positioning suatu produk.

Kamu dapat membuat strategi pasar untuk mempertahankan atau meningkatkan brand positioning kamu dengan melakukan riset pesaing.

Sudah Tahu Manfaat dari Riset Kompetitor?

Menemukan keunggulan produk kamu dan menciptakan strategi pertumbuhan sangat bergantung pada riset kompetitor. Kamu dapat menemukan area kekuatan dan kelemahan dalam produk kuliner milikmu dan pesaing. Hal tersebut dapat ditingkatkan atau dimanfaatkan untuk kinerja yang lebih baik.

Selamat mencoba dan sukses selalu!


Temukan inspirasi lainnya tentang bisnis makanan, bisnis minuman dan tips lainnya hanya di fnbpreneur.id

GRATIS, DAPATKAN ARTIKEL TERBAIK UNTUK WUJUDKAN BISNIS IMPIANMU.
DAFTAR SEKARANG!
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.