15 Tips Memilih Lokasi untuk Bisnis Kuliner yang Tepat

5 min read

15 Tips Memilih Lokasi untuk Bisnis Kuliner

Bisnis kuliner merupakan bisnis yang cukup banyak menarik minat sebagian besar orang. Mulai dari pelaku usaha, politisi, dan selebriti mulai membuka bisnis kuliner di berbagai wilayah. Maka dari itu, penting untuk kamu mengetahui cara memilih lokasi bisnis kuliner.

Karena lokasi adalah faktor yang sangat berpengaruh dalam menentukan kesuksesan bisnis kamu. Apabila kamu salah menentukan lokasi yang tepat, bukan tidak mungkin bisnis kamu akan sepi pembeli. Kamu pasti tidak mau bukan hal tersebut akan terjadi pada bisnis kuliner milikmu? Oleh sebab itu, mari simak informasi selengkapnya tentang pemilihan lokasi bisnis kuliner di bawah ini!

Tips Memilih Lokasi Bisnis Kuliner dengan Tepat

Berikut ini, tips-tips memilih lokasi bisnis kuliner yang tepat untuk kamu:

1. Lokasi Strategis

Menentukan lokasi bisnis dalam bidang kuliner tidak dapat kamu pandang sebelah mata. Kamu membutuhkan ketelitian dan juga kesabaran. Sebaiknya, kamu mempertimbangkan untuk memilih lokasi yang strategis.

Contoh lokasi yang strategis, seperti di dekat kawasan perkantoran, kampus, atau kompleks perumahan. Karena peluang konsumen berkunjung berulang kali cukup tinggi.

Meskipun istilah strategis cukup luas, namun setidaknya kamu dapat mulai membuat indikator strategis. Kemudian sesuaikan jenis usaha kuliner kamu dengan lokasi tersebut. Contohnya, dekat jalan raya, pusat kota, dekat kota, atau dekat pusat penjualan bahan baku.

2. Lokasi Bersih

Kamu juga harus mempertimbangkan tingkat kebersihan dari lokasi bisnis tersebut. Sebaiknya, kamu memilih lokasi bisnis kuliner yang bersih supaya pengunjung atau konsumen merasa nyaman dan betah saat mengunjunginya.

Lokasi yang bersih juga bisa membuat konsumen untuk merekomendasikan restoran kamu kepada orang terdekat mereka. Sadarilah, bahwa lingkungan dan suasana yang bersih dapat menambah kenikmatan hidangan untuk konsumen.

Meskipun seandainya kamu memilih kawasan di pelosok kota atau perkampungan. Tidak ada salahnya untuk mengeluarkan biaya lebih banyak demi menjaga kebersihan di sekitar restoran kamu.

3. Keamanan Lokasi

Cukup banyak faktor yang berpengaruh dalam meningkatkan rasa nyaman pelanggan, selain faktor kebersihan. Salah satunya, yaitu faktor keamanan lokasi dari bisnis kuliner.

Jika lokasi restoran kamu aman, tentunya pengunjung juga dapat menikmati hidangan tanpa harus mengkhawatirkan tentang barang-barang mereka yang ada di dalam kendaraan. Lokasi bisnis kuliner kamu yang tepat dan aman juga bisa meminimalisir potensi rusaknya reputasi bisnis kamu.

Baca Juga:  8 Strategi Burjo yang Perlu Kamu Tahu dan Terapkan

Kemungkinan perusakan atau pencurian dapat kamu cegah dengan memilih lokasi dengan tingkat keamanan tinggi. Semua jenis bisnis kuliner wajib memperhatikan keamanan lokasi untuk menjaga kenyamanan pelanggan.

4. Tingkat Kompetisi

Jika kamu baru memulai bisnis kuliner dan brand kamu belum terkenal, sebaiknya memilih lokasi dengan tingkat persaingan rendah. Karena mengambil alih konsumen dari kompetitor kamu di lokasi yang sama, pastinya membutuhkan usaha yang luar biasa.

Mulai dari segi promosi, inovasi baru, dan kualitas produk yang harus selalu kamu tingkatkan. Pastinya kamu harus menyediakan modal yang cukup besar untuk melakukan semua hal tersebut.

Maka dari itu, lokasi dengan tingkat kompetisi rendah dapat menjadi alternatif jitu dalam memilih lokasi bisnis kuliner. Tetapi, hal itu tidak berlaku jika kamu memiliki bisnis kuliner dengan jenis yang berbeda.

Contohnya, kamu membuka bisnis kuliner roti, sementara jenis bisnis kuliner lainnya seperti gorengan, warteg, atau seafood. Karena mereka bukanlah kompetitor bisnis kamu dan kamu dapat langsung memulai usaha tanpa memikirkan keberadaan mereka.

5. Usaha Sekitar yang Mendukung

Sebaiknya kamu mempertimbangkan untuk memilih lokasi bisnis yang mempunyai beragam usaha pendukung. Contohnya, keberadaan usaha bahan baku. Jika kamu bergerak dalam bisnis kuliner fast food seperti spaghetti atau burger. Maka keberadaan usaha pasta dan patty membawa keuntungan untuk kamu.

Apabila kamu memilih lokasi yang berdekatan dengan beragam usaha pendukung. Kamu dapat menghemat biaya, ekspansi di masa mendatang, atau bekerjasama dalam segi promosi. Oleh sebab itu, aspek ini sangatlah penting untuk bisnis kuliner kamu dalam jangka panjang dan pendek.

6. Lokasi Mudah Dijangkau

Sebagian lokasi bisnis kuliner ada di tempat yang mudah untuk dijangkau. Contohnya lokasi di pinggir jalan raya. Karena, jika kamu memilih lokasi bisnis kuliner ini akan memudahkan orang-orang untuk lebih mengenal bisnis milikmu.

Apabila kamu memilih lokasi di dalam sebuah mall, sebaiknya pastikan lokasi tersebut mudah dijangkau dan terlihat oleh para pengunjung. Tetapi, umumnya lokasi dengan ciri seperti ini mempunyai penawaran harga sewa yang tergolong mahal. Maka kamu perlu menyesuaikan antara alokasi dana dan biaya yang ingin kamu keluarkan. 

Selain itu, kamu juga perlu mempertimbangkan kemudahan akses bagi pejalan kaki, pengendara mobil, dan pengendara motor untuk menuju restoran kamu. Supaya bisa memperluas jangkauan target pasar bisnis kuliner kamu dan memberikan mereka kenyamanan.

7. Lokasi Sesuai Target Pasar

Ketika berbisnis, khususnya bisnis kuliner, kamu perlu mempertimbangkan target pasarnya. Contohnya, kamu membuka sebuah restoran mewah dengan harga makanan yang mahal. Maka, sebaiknya kamu memilih lokasi yang dekat dengan tempat-tempat yang umumnya dikunjungi orang-orang dengan kondisi finansial menengah ke atas. 

Baca Juga:  Inovasi Bisnis Makanan dan Minuman yang Perlu Dilakukan

Karena, jika kamu membuka bisnis kuliner di lokasi dengan kondisi finansial yang rendah. Pastinya restoran kamu akan sepi pengunjung. Karena mereka tidak memiliki anggaran yang cukup untuk membeli produk minuman atau makanan yang kamu jual.

Sama halnya jika kamu memiliki bisnis kuliner berskala kecil. Contohnya, warteg, rumah makan sederhana, rumah makan kecil, dan lain-lain. Tentunya harga makanan setara dengan budget kalangan menengah ke bawah. Kamu dapat mempertimbangkan untuk memilih lokasi bisnis kuliner di dekat kampus, kawasan kos-kosan, atau lokasi pemukiman.

8. Hindari Sikap Impulsif

Sebaiknya, hindari sikap impulsif ketika kamu sedang memilih lokasi usaha kuliner. Contohnya, kamu mendatangi suatu tempat yang ingin kamu sewa untuk membuka bisnis kuliner. Jangan terlalu tergesa-gesa dalam memutuskan menyewa atau mengambil tempat tersebut karena harga sewanya murah atau desain tempat yang sekilas tampak baik.

Pikirkanlah terlebih dahulu dengan matang untuk beberapa pilihan lokasi bisnis kuliner sebelum mengambil keputusan. Jangan lupa untuk memperhatikan hal-hal lainnya! Mulai dari kondisi kelayakan bangunan, kondisi jalan menuju lokasi, kondisi keamanan lingkungan sekitar, dan lain-lain.

9. Lokasi Ramai

Kamu perlu mengetahui, bahwa tidak semua lokasi strategis pengunjungnya akan ramai. Semua tergantung dari jenis kuliner yang kamu sajikan. Pada saat kamu membuka bisnis kuliner dengan konsep low fat atau healthy food. Lokasi yang ramai pengunjungnya sudah pasti di dekat fitness center.

Oleh sebab itu, kamu harus memilih lokasi bisnis kuliner yang ramai dengan menyesuaikan jenis bisnis kuliner milikmu. Pertimbangkan juga target pasar bisnis kamu. Pastikan lokasi tersebut merupakan lokasi dari target pasar bisnis kulinermu.

10. Menyediakan Lahan Parkir

Demi meningkatkan rasa nyaman pengunjung bisnis kamu, pertimbangkanlah lokasi yang memiliki lahan parkir. Bisnis kuliner merupakan bisnis yang dapat mendatangkan konsumen dalam waktu bersamaan dan dalam jumlah banyak ketika malam atau siang hari.

Berjalan jauh ketika perut sedang lapar dan panas matahari yang menyengat merupakan pengalaman yang pastinya tidak kamu inginkan. Sama halnya dengan calon konsumen bisnis kamu. Oleh sebab itu, ketersediaan lahan parkir berperan penting untuk retensi dan kenyamanan pelanggan di tempat kamu.

11. Tampilan Lokasi Bisnis Kuliner

Salah satu hal yang tidak boleh kamu lupakan, yaitu tampilan dari lokasi usaha kuliner itu. Pastikan lokasi dan tatanan tempatnya menarik, bersih, dan nyaman. Hal ini mengingatkan bahwa tempat jualan minuman dan makanan bertujuan untuk memberikan impresi tempat yang berkualitas.

Sebab, manusia adalah makhluk visual. Maksudnya, sebagian besar dari mereka memilih lokasi bisnis kuliner dari segi tampilan yang nyaman dan menarik. Pelanggan tentunya akan segera meninggalkan tempat kuliner yang tampak kotor dengan tingkat kebersihan yang buruk.

Baca Juga:  10 Fasilitas Cafe Yang Harus Ada untuk Menarik Pelanggan

12. Lokasi di Tengah Perkampungan

Sebagian besar orang berpendapat bahwa bisnis kuliner dengan lokasi di tengah perkampungan akan mendapatkan keuntungan yang kecil. Karena konsumen atau orang yang mau membeli hanya sedikit. Tetapi, pendapat tersebut kurang tepat.

Pasalnya, bukan hal mustahil bisnis kuliner kampungan seperti itu dapat berkembang pesat karena telah populer. Tidak hanya karena produk minuman atau makanannya yang super lezat. Namun, konsep pelayanannya juga menarik dan unik.

13. Harga Lokasi Sesuai

Aspek harga dari lokasi atau bangunan sebagai tempat bisnis kuliner sangatlah penting. Ini merupakan masalah sensitif, sebab nilai dari suatu tempat bersifat relatif. Maksudnya, untuk dapat menentukan harga dari suatu lokasi, kamu harus menganalisanya terlebih dahulu.

Mulai dari tingkat potensi keuntungan, strategis atau tidak, ukuran luas lokasi tersebut, dan kondisi bangunannya. Intinya, kamu harus menyesuaikan unsur-unsur tersebut terhadap prospek yang kamu dapat saat sedang memilih lokasi bisnis kuliner.

14. Lokasi dengan Pemandangan Indah

Jika kamu dapat menemukan lokasi bisnis kuliner dengan pemandangan indah, tentunya akan menjadi nilai tambah. Selama ini, tempat makan dengan view pemandangan indah menjadi daya tarik untuk para pelanggan.

Pemandangan yang indah juga bisa menambah kenikmatan ketika menyantap hidangan. Memilih lokasi usaha kuliner dengan view yang menarik dapat menjadi strategi unik untuk dapat menarik target pasar bisnis kamu.

15. Pahami Komitmen Penyewaan Lokasi Bisnis

Ketika memilih tempat untuk berbisnis kuliner, kamu harus memahami komitmen yang sedang kamu buat dengan pihak penyewa. Apabila kamu menyewa ruko sebagai tempat berbisnis kuliner. Sebelum kamu menandatangani surat perjanjian sewa menyewa, pahami isi suratnya terlebih dahulu.

Supaya terhindar dari masalah yang berhubungan dengan perjanjian tersebut di masa yang akan datang. Ada beberapa hal yang perlu kamu tanyakan seperti berikut ini:

  • Apakah tempat tersebut boleh untuk membuka bisnis kuliner?
  • Apakah kontrak bisa diberhentikan atau diperpanjang sewaktu-waktu?
  • Berapa lama minimum masa penyewaan tempat tersebut?
  • Apakah lokasi dekat dengan lokasi berbelanja bahan pokok atau pasar?

Siap Menerapkan Tips Memilih Lokasi Bisnis Kuliner di Atas?

Setelah menyimak 15 tips dalam memilih lokasi bisnis kuliner milikmu. Pastinya kamu sudah memiliki bekal yang cukup untuk menentukan lokasi bisnis kuliner yang tepat.

Meskipun tampak rumit, tetapi kamu harus menerapkannya. Supaya bisnis kuliner kamu bisa berjalan lancar dan ramai pengunjung. Selain itu, dengan lokasi yang tepat, bisnis kuliner kamu juga akan berkembang dengan pesat. Selamat mencoba!

Dapatkan berbagai tips maupun informasi seputar bisnis kuliner untuk mengembangkan bisnis kulinermu tentunya hanya di fnbpreneur.id.