SOP Bisnis Makanan dan Minuman, Contoh Lengkapnya Ada di Sini

3 min read

SOP-bisnis-makanan-dan-minuman

Sebelum menjalankan bisnis restoran, kamu harus membuat SOP nya dengan detil dan jelas. Berikut lima contoh SOP bisnis makanan dan minuman, dari SOP penerimaan kas, hingga SOP produksi. SOP ini dapat kamu modifikasi sesuai dengan kebutuhan bisnis mu. Simak sampai akhir ya!

SOP Bisnis Makanan dan Minuman Penerimaan Kas

Berikut SOP untuk penerimaan kas. SOP singkat yang dapat menjadi acuan bisnis mu.

  1. Latar Belakang

Kebutuhan pedoman untuk alur penerimaan kas dan kebijakan penyelesaian masalah terkait penerimaan kas.

  1. Ruang Lingkup

SOP ini berlaku pada proses penerimaan kas dari konsumen di kasir hingga proses penyimpanan kas oleh staf akuntan di bank.

  1. Tim yang terlibat

Kasir, staf akuntan, manager keuangan.

  1. Dokumen

Copy struk konsumen, data kas masuk dari e-wallet (Dana, Gopay, Shopee Pay, dan OVO), buku besar (dipegang oleh akuntan)

  1. Prosedur SOP bisnis makanan dan minuman, khusus penerimaan kas
  • Kasir menerima pembayaran dari konsumen setelah konsumen menyelesaikan pemesanannya. Pembayaran dapat menggunakan uang tunai maupun uang elektronik. Penerimaan uang elektronik hanya berlaku untuk pengguna aplikasi Dana, Gopay, Shopee Pay, dan OVO.
  • Kasir hanya boleh menerima kas masuk. Selebihnya seperti pengeluaran kas, hanya manajer keuangan yang berhak. Pengeluaran tersebut diambil dari bank yang selengkapnya diatur pada SOP Pengeluaran Kas.
  • Shift kasir terbagi menjadi dua, yaitu pukul 10.00-16.00 dan 16.00-22.00. Sebelum menyelesaikan shiftnya, kasir wajib menghitung uang yang ada pada laci kasir dan mencocokkan dengan catatan sistem kasir. Lalu melaporkannya pada staf akuntan.
  • Jika ada selisih angka, yang mana kas yang masuk lebih sedikit dari catatan sistem kasir, pihak kasir harus menjelaskannya pada manajer keuangan dan bersedia menggantinya.
  • Jika ada selisih angka sebaliknya, maka akan dianggap tidak valid dan harus dicari sumber kas lebih tersebut.
  • Penerimaan kas melalui e-wallet dapat langsung dilaporkan ke staf akuntan.
  • Setiap akhir bulan, staf akuntan memberikan laporan pertanggungjawaban ke manajer keuangan.
Baca Juga:  Sistem Delivery Order Makanan: Urgensi dan Tips Untuk Pemilik Restoran

SOP Pengeluaran Kas

Berikut contoh SOP bisnis makanan dan minuman untuk pengeluaran kas. Prosedur pengeluaran kas harus jelas agar bisnismu tidak terjebak pada masalah keuangan.

  1. Latar Belakang

Kebutuhan pedoman proses pengeluaran kas, terkait produksi maupun pengeluaran kebutuhan lainnya.

  1. Ruang Lingkup

SOP pengeluaran kas berlaku pada setiap aktivitas yang membutuhkan pengeluaran dana.

  1. Tim yang terlibat

Manager keuangan, staf akuntansi, tim produksi logistik, manajer operasional

  1. Dokumen

struk tagihan/faktur, buku besar (dipegang oleh akuntan)

  1. Prosedur SOP bisnis makanan dan minuman, khusus pengeluaran kas
  • Pihak yang dapat mengajukan pengeluaran kas adalah tim produksi logistik dan manajer operasional.
  • Pengeluaran yang diajukan oleh tim produksi logistik adalah pengeluaran terkait produksi produk penjualan sedangkan manajer operasional berhak mengajukan dana untuk operasional restoran kecuali produksi.
  • Staf akuntan melaporkan pada manajer keuangan untuk persetujuan.
  • Setelah mendapat persetujuan, tim produksi logistik dan manajer operasional dapat melakukan pemesanan kepada pihak supplier.
  • Pemilihan supplier harus mempertimbangkan harga, kualitas produk, dan kredibilitas supplier.
  • Selanjutnya, apabila pasokan barang sudah datang, staf akuntan akan melakukan pembayaran kepada pihak supplier maksimal 3 hari setelahnya.
  • Manajer operasional memiliki kemungkinan mengeluarkan uang pribadi terlebih dahulu untuk kebutuhan restoran yang mendadak.  Maksimal uang yang keluar untuk kebutuhan mendadak ini adalah Rp1,000,000,00 per harinya. Pengeluaran ini bisa dilakukan tanpa persetujuan manajer keuangan terlebih dahulu. Lalu, manajer restoran tersebut berhak meminta reimburse dengan menyerahkan bukti pembayaran.
  • Staf akuntan melakukan seluruh pencatatan transaksi ini di buku besar dan membuat laporan pertanggungjawaban ke manajer keuangan.

SOP Bisnis Makanan dan Minuman Pelayanan Konsumen

Setelah tahu contoh SOP untuk penerimaan dan pengeluaran kas, ini contoh SOP bisnis makanan dan minuman dalam pelayanan konsumen.

  1. Latar Belakang
Baca Juga:  Cara Membuat Instagram untuk Bisnis Makanan dan Minuman

Kebutuhan prosedur yang jelas dalam melayani konsumen untuk setiap pelayan restoran.

  1. Ruang Lingkup

SOP ini dapat menjadi pedoman karyawan dalam proses pelayanan konsumen

  1. Tim yang terlibat

Pelayan restoran, kasir, manajer operasional

  1. Dokumen

Tidak ada, bisa menyesuaikan dengan kebutuhan

  1. Prosedur SOP bisnis makanan dan minuman, khusus untuk pelayanan konsumen
  • Pelayan bagian depan memberikan salam selamat datang lalu mencarikan tempat duduk yang kosong.
  • Kemudian, pelayan dalam restoran memberikan daftar menu dan mencatat pesanan konsumen.
  • Jika sudah, pelayan mengantarkan daftar pesanan pada bagian dapur dan memasukkan data pesanan ke sistem.
  • Minum harus dikeluarkan terlebih dahulu, maksimal 5 menit setelah konsumen melakukan pemesanan.
  • Selanjutnya, pelayanan dapat mengantarkan makanan, maksimal 15 menit setelah konsumen melakukan pemesanan.
  • Konsumen yang sudah selesai makan dapat membayar langsung ke kasir dengan menyebutkan nama pemesan.
  • Pelayan membersihkan meja konsumen setelah konsumen meninggalkan restoran.
  • Manajer operasional menjadi garda terdepan ketika ada komplain dari konsumen.

SOP untuk Proses Produksi

  1. Latar Belakang

Kebutuhan standar operasional proses produksi.

  1. Ruang lingkup

SOP ini berlaku untuk setiap proses perancangan produk, penjadwalan dan pemesanan kebutuhan produksi, dan operasi produksi.

  1. Tim yang terlibat

Tim produksi (termasuk di dalamnya tim produksi logistik dan tim produksi dapur), tim pengembangan produk, tim marketing

  1. Dokumen

Dokumen pendukung

  1. Prosedur SOP bisnis makanan dan minuman, khusus pada proses produksi 
    1. Perancangan produk
    • Tim pengembangan produk mengajukan perancangan produk baru pada tim produksi dan tim marketing
    • Setiap tim memberikan pertimbangan dari sudut pandang masing-masing sudut pandang tim, termasuk ketahanan produk, biaya produksi, dan target pasar produk.
    • Jika tidak ada kendala, maka produk dapat dieksekusi sebagai produk baru
    1. Perencanaan dan penjadwalan produksi
    • Tim logistik produksi mengajukan kebutuhan dana untuk produksi, yang mana telah diatur dalam SOP Pengeluaran Kas. Dalam tahapan ini, tim produksi logistic wajib mengontrol jumlah pesanan agar tidak terjadi kelebihan stok yang dapat merugikan perusahaan.
    • Kemudian, tim produksi logistik wajib memeriksa kualitas dan kelengkapan produk pemesanan setelah masuk ke gudang
    • Produk yang tidak sesuai dengan pesanan harus kembali ke pihak supplier sesuai dengan perjanjian.
    • Selanjutnya, tim produksi logistik wajib mencatat setiap barang yang keluar dari gudang untuk proses produksi di dapur.
    1. Operasi produksi di dapur
    • Tim produksi dapur menerima produk untuk dimasak menjadi makanan siap saji dari tim produksi logistik.
    • Setiap makanan yang tidak habis terjual akan disetorkan pada pihak LSM yang telah bekerjasama.
Baca Juga:  10 Makanan yang Cocok untuk Sahur Agar Kuat Puasa

Nah, itu dia empat contoh SOP Bisnis Makanan dan Minuman yang bisa menjadi panduan untuk kamu pemilik bisnis restoran. Adanya SOP yang jelas dapat mempermudah jalanya operasional bisnis mu. Setiap karyawan juga tidak bingung mengenai apa yang harus mereka lakukan terkait dengan pekerjaannya. Seiring berjalannya waktu, ada kemungkinan SOP restoran akan mengalami perubahan, menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan.

Dapatkan tips dan trik seputar bisnis kuliner untuk memajukan bisnismu, hanya di fnbpreneur.id.