Tips Memulai Usaha Makanan Ringan Bagi Pemula

3 min read

tips memulai usaha makanan ringan

Bisnis makanan ringan atau camilan ialah salah satu peluang usaha rumahan yang banyak digemari kalangan umum karena cenderung mudah dilakukan. Namun, sebelum memulai usaha, simak dulu yuk, tips memulai usaha makanan ringan yang dapat kamu ikuti di bawah ini!

Macam-Macam Tips Memulai Usaha Makanan Ringan

Ketika berbisnis, kamu sebagai pemula tentunya membutuhkan beberapa tips demi menjamin keberhasilan usaha. Berikut ini adalah ide-ide yang sebaiknya kamu ikuti jika kamu memang berniat berbisnis dalam bidang kuliner camilan:

1. Pelajari Sebanyak Mungkin Resep Makanan Ringan

Tips memulai usaha makanan ringan pertama yang perlu kamu lakukan sebagai pemula ialah mengetahui resep produk yang akan kamu jual. Mau itu gorengan, kue kering, keripik, atau minuman manis, kamu sebaiknya mempelajari dulu macam-macam resep camilan yang hendak kamu buat.

Kalau kamu berniat menjual sosis panggang, ketahui dulu cara memanggang sosis yang benar demi menghasilkan produk yang rasanya nikmat. Apabila produk camilan kamu yaitu roti kering, pelajarilah cara membuat adonan roti yang lezat supaya menghasilkan produk yang bernilai tinggi.

Pada beberapa kesempatan, kamu akan mendapati adanya resep yang hasilnya kurang memuaskan. Jika hal ini terjadi, maka lebih baik kamu menciptakan kreasi resep yang sekiranya menghasilkan produk makanan yang para konsumen sukai.

2. Gunakan Bahan-Bahan Baku yang Bergizi dan Berkualitas

Bisnis makanan sudah pasti hanya mengunggulkan mereka yang dapat memberikan produk dengan kualitas tinggi. Begitu pula dengan bisnis kuliner camilan, yang rata-rata pembelinya, yaitu anak-anak, pemuda, dan masyarakat umum. 

Baca Juga:  10 Produk Olahan Susu yang Menguntungkan untuk Jadi Ide Bisnismu

Demi menjamin kesetiaan dan kepercayaan pembeli, kamu membutuhkan bahan baku yang terbaik. Bahan baku makanan ringan tersebut bisa apa saja, mulai dari tepung terigu, sayuran kering, hingga bahan pemanis. 

Tetapi, kamu wajib ingat bahwa kesehatan konsumen juga perlu kamu perhitungkan. Gunakanlah bahan baku yang sehat, halal, dan terjamin mutunya demi menghasilkan camilan yang konsumen sukai.

Silahkan telusuri informasi di internet untuk menemukan data mengenai bahan baku makanan yang dapat kamu percayai mutunya. Hindari zat-zat kimia sejenis boraks, formalin, dan melanin sebab mereka berbahaya bagi kesehatan tubuh dan tidak untuk dicampur ke dalam makanan.

3. Berinovasi dengan Makanan Buatanmu

Selain memasak camilan yang rasanya lezat dan nikmat di lidah, ada satu hal yang kadang-kadang penjual kuliner camilan lupakan. Hal itu adalah menciptakan inovasi kuliner yang mampu memikat perhatian pembeli. Tips memulai usaha makanan ringan yang satu ini dapat kamu siasati dengan belajar memasak dari sumber-sumber kreatif.

Mengapa kamu perlu inovasi dan kreativitas dalam berjualan makanan ringan? Alasannya sederhana saja, konsumen lambat laun akan merasa bosan membeli produk yang itu-itu saja. Demi mencegah para pembeli tersebut pergi meninggalkan bisnismu, kamu memerlukan cara untuk terus mempertahankan kesetiaan mereka.

Coba pikirkan contoh-contoh ini, mie goreng yang berbentuk seperti donat atau keripik singkong rasa susu vanilla. Makanan yang memberi kesan unik dan baru dapat menggugah rasa penasaran konsumen, sehingga mereka akan datang untuk mencobanya.

4. Perhatikan Camilan Apa yang Sedang Populer di Masyarakat

Riset pasar bisa menjadi kunci keberhasilan bisnis makanan ringan kamu sebagai pemula. Pada saat mempelajari isu yang paling banyak beredar di khalayak luas, kamu bisa mengatur agar produk camilan kamu dapat menjangkau banyak konsumen.

Baca Juga:  Jenis Kemasan Makanan yang Cocok untuk Bisnis Food and Beverage

Bisnis camilan kamu boleh saja mempunyai banyak saingan, tetapi lambat laun para pembeli akan merasa bosan dengan produk yang stagnan. Bila ini terjadi, maka pembeli akan menyuarakan keinginan mereka terhadap camilan yang baru. 

Inilah kesempatan kamu untuk memproduksi produk baru yang sesuai dengan harapan para pembeli.

Misalnya, kamu dan saingan kamu sama-sama berjualan bolu susu rasa coklat. Setelah beberapa waktu, para pembeli berharap ada bolu susu yang rasanya vanilla atau keju. Gunakan momen ini untuk menciptakan bolu susu rasa vanilla dan keju demi mengundang lebih banyak pembeli daripada saingan bisnis kamu.

5. Melakukan Promosi di Berbagai Macam Media

Apalah arti sebuah bisnis yang kreatif dan inovatif jika kamu tidak melakukan promosi untuk mendatangkan para pembeli? Setelah kamu berhasil memasak camilan pilihanmu dan meneliti keinginan calon pembeli, tips memulai usaha makanan ringan berikutnya adalah memasang iklan produk. 

Kamu bisa mengiklankan produk camilan kamu di media, seperti surat kabar, majalah, atau media sosial.

Ketika mempromosikan produk tersebut, jangan lupa untuk menyertakan foto camilan, bentuk kemasannya, serta harganya. Apabila ada calon pembeli yang tertarik untuk mencoba produk kamu, silahkan jalin komunikasi bersamanya dan jawab semua pertanyaan si calon pembeli.

Jika kamu mengutamakan promosi berupa foto-foto makanan ringan kamu, silakan gunakan Instagram atau Pinterest. Sedangkan untuk promosi produk dalam bentuk video, kamu bisa menyebarkannya di YouTube atau TikTok. Apapun platformnya, yang penting ialah iklan tersebut bisa memikat perhatian banyak calon pembeli.

6. Jual Makanan Ringan dalam Kemasan yang Menarik

Siapa bilang pebisnis pemula tidak bisa menjual camilan dalam kemasan yang cantik dan unik? Inilah tips memulai usaha makanan ringan nomor enam, yaitu mengemas camilan kamu dalam kemasan yang mengundang perhatian konsumen.

Baca Juga:  Contoh Pembukuan Keuangan Usaha Minuman yang Baik

Sebagai contoh, kamu menjual keripik pisang. Kemasan untuk keripik pisang itu harus menampilkan makanan yang gurih dan beraroma pisang. Jika kamu menjual minuman Thai Tea, botol yang berisi Thai Tea itu harus menunjukkan minuman yang bernuansa negara Thailand, serta visual yang manis dan segar.

Kamu boleh saja mengemas camilan kamu dalam wadah yang tak bermerek, tetapi warung tempat kamu berjualan tetap wajib menampilkan merek produk. Usahakan supaya merek produk kamu dapat para pembeli ingat dengan mudah sehingga mereka mau kembali lagi.

7. Jalin Komunikasi dengan Para Konsumen

Selain berdagang camilan, ada untungnya bila kamu membuka saluran komunikasi dengan para pembeli serta calon pembeli. Orang-orang yang penasaran dengan produk buatanmu biasanya akan mengajukan pertanyaan seputar merek, komposisi, dan harga camilan tersebut.

Keuntungan dari menjalin hubungan bersama para pembeli ialah kamu akan menerima umpan balik secara langsung. Baik itu umpan balik bernada pujian, saran, kritik, atau ajakan berkolaborasi, kamu bisa segera mengetahuinya. Jika perlu, kamu bisa juga memberikan respon terhadap umpan balik tersebut.

Keuntungan lainnya dari berkomunikasi dengan konsumen, yaitu menerima ide-ide usaha yang dapat kamu coba di kemudian hari. Setiap bentuk usaha membutuhkan sebuah ide yang akan pemiliknya wujudkan dalam berbagai cara. 

Pendapat dan komentar para pembeli itu merupakan sumber ide usaha yang bisa kamu kembangkan demi mendatangkan lebih banyak konsumen.

Siap Menerapkan Tips Memulai Usaha Makanan Ringan?

Demikianlah artikel yang membahas mengenai tips dalam memulai usaha makanan ringan bagi pemula. Apakah kamu sudah siap berdagang segala macam makanan ringan? Semoga ide-ide tersebut dapat membantu kamu mengembangkan bisnismu di masa depan.

Selamat mencoba!


Temukan inspirasi tentang bisnis makanan, bisnis minuman dan tips lainnya hanya di fnbpreneur.id