15 Makanan Khas Pulau Jawa, Cocok untuk Wisata Kuliner

5 min read

Makanan Khas Pulau Jawa

Dari sekian banyak pulau di Indonesia, makanan khas Jawa memang sudah banyak yang melegenda dan telah memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat, khususnya para pecinta kuliner. Kaya akan rempah-rempah tradisional, menjadikan makanan Jawa semakin nikmat dan mampu memanjakan lidah siapapun yang mencicipinya.

Tanpa basa-basi lagi, yuk intip 15 makanan khas Jawa terpopuler yang patut kamu masukkan ke dalam list wisata kuliner kamu!


1. Gudeg, Makanan Khas Jawa Tengah

Gudeg Makanan Khas Jawa Tengah

Masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Tengah, pastinya sudah tak asing lagi mendengar nama makanan khas Jawa yang satu ini. Gudeg sudah menjadi makanan tradisional yang melegenda di Yogyakarta. Jika kamu mampir ke Yogyakarta alias Kota Pelajar, tak ada salahnya untuk mencicipi makanan tradisional bercita rasa manis ini.

Kamu bisa dengan mudah menjumpai makanan ini karena ada banyak rumah makanan, kedai, hingga restoran yang menyajikan gudeg sebagai menu andalan mereka. Bahan dasar untuk membuat gudeg adalah buah nangka muda yang kemudian dimasak dengan daun jadi sehingga warnanya berubah kecoklatan.

Untuk menghasilkan gudeg yang lezat, buah nangka muda dimasak selama berjam-jam bersama santan, gula, dan aneka bumbu rempah supaya meresap. Menyantap gudeg jadi semakin nikmat dengan pelengkap seperti, tahu, telur bacem, suwiran daging ayam, sayur krecek, dan siraman kuah santan kental.

2. Lontong Balap, Makanan Khas Jawa Timur

Lontong Balap Makanan Khas Jawa Timur

Dari Jawa Tengah, mari beralih ke makanan khas Jawa Timur, yaitu lontong balap. Makanan tradisional yang satu ini cocok buat kamu jadikan menu sarapan ataupun makan siang. Dalam satu porsi lontong balap, terdapat lontong, tauge, lenthok, dan tahu goreng. 

Paling nikmat bila kamu nikmati dengan siraman kuah saus kacang, kecap, dan taburan bawang goreng. Dijamin rasa manis, asin, dan gurihnya makin mantap.

3. Soto Kudus

Soto Kudus

Yang unik dari soto asal Kudus, Jawa Tengah ini adalah penggunaan potongan daging kerbau sebagai toppingnya. Ini merupakan perbedaan mencolok dari sajan soto lain pada umumnya yang menggunakan daging sapi atau ayam. 

Selain itu, makanan khas kota Kudus ini biasanya tersaji dalam mangkok kecil dengan kuah bening asam Jawa, tauge, mie, nasi, serta taburan bawang goreng dan daun seledri. Kamu juga bisa menambahkan perkedel, sate telur puyuh, sate usus, maupun jenis gorengan lainnya sebagai pelengkap saat menyantap hidangan ini.

4. Rawon

Rawon

Satu lagi makanan tradisional Jawa yang wajib kamu cicipi adalah rawon. Hidangan berkuah asal Jawa Timur ini mendapatkan cita rasanya yang khas dari rempah asli Indonesia yang lumayan jarang dijumpai, yaitu kluwek. Rempah inilah yang membuat kuah rawon berwarna coklat agak kehitaman.

Baca Juga:  Bisnis Makanan Vegetarian yang Bisa Dicoba Kawula Muda

Rawon sangat cocok kamu nikmati sebagai menu santapan saat sarapan, makan siang, atau saat cuaca sedang dingin. Menyantap rawon jadi makin komplit dengan nasi, kerupuk udang yang gurih, dan taburan bawang goreng sebagai pelengkapnya.

5. Rondo Royal

Rondo Royal

Rekomendasi makanan khas pulau Jawa selanjutnya adalah rondo royal. Nah, jika daftar rekomendasi sebelumnya berupa makanan berat, maka rondo royal ini merupakan salah satu makanan ringan atau camilan tradisional di Jawa, khususnya Jepara. 

Namanya yang unik ini memiliki arti tersendiri dalam bahasa Jawa, yaitu rondo yang artinya ‘janda’ dan royal yang berarti ‘senang memberi’. Terlepas dari artinya, asal mula pemberian nama rondo royal sampai saat ini masih menjadi misteri, lho.

Meskipun begitu, makanan tradisional ini cukup populer di kalangan masyarakat Jawa sebagai cemilan sore atau teman minum teh dan kopi. Terbuat dari bahan dasar tape singkong membuatnya menjadi jenis cemilan yang cukup mengenyangkan. 

Apalagi lapisan tepung gorengnya membuat rondo royal memiliki tekstur renyah di luar dan lembut di dalam yang nagih. Rasanya yang gurih cocok sebagai pendamping minuman manis.

6. Gado-Gado

Gado Gado

Gado-gado adalah salad tradisional versi Indonesia, tepatnya Jawa Tengah. Makanan khas yang satu ini biasanya terdiri dari berbagai sayuran seperti wortel, timun, kacang panjang, tauge, selada, dan lain-lain dengan tambahan telur, tempe, dan tahu sebagai lauknya. 

Sayur dalam gado-gado biasanya direbus sebentar, kemudian disiram kuah saus kacang pedas, lalu dilengkapi dengan topping kerupuk udang yang gurih dan renyah. Makanan khas Jawa ini sangat populer, bahkan terkenal hingga mancanegara.

Selain itu, gado-gado juga merupakan salah satu perwakilan kuliner tanah air sebagai makanan khas Indonesia yang mendunia. Dalam sejarahnya makanan ini telah hadir dalam budaya nusantara sejak abad ke-16.

7. Nasi Liwet

Nasi Liwet

Nasi liwet merupakan hidangan khas dari kota Solo. Makanan khas Jawa ini umumnya disajikan dengan daging ayam dan terkadang menggunakan labu siam juga untuk menambah rasa. 

Proses membuat nasi liwet berbeda dengan memasak nasi pada umumnya. Nasinya dimasak dengan santan dari kelapa tua yang bertujuan supaya rasanya lebih enak dan gurih serta aromanya lebih harum. Makanan ini wajib kamu coba saat berkunjung ke Solo. 

8. Tempe Mendoan

Tempe Mendoan

Makanan ini terkenal di daerah Banyumas dan Purwokerto. Sekilas, tampilan tempe mendoan hampir sama dengan tempe goreng karena biasanya dilumuri tepung sebelum dimasak. Bedanya hanya pada nama, yakni mendoan yang artinya memasak menggunakan minyak panas dalam waktu singkat agar tempe tidak terlalu matang.

Meskipun berasal dari daerah Banyumas dan Purwokerto, makanan tradisional ini sangat mudah ditemukan di hampir seluruh penjuru pulau Jawa. Hampir tempat makan di pulau Jawa menjual makanan ini karena banyak kalangan masyarakat yang menyukainya. 

Tempe mendoan cocok kamu santap sebagai cemilan maupun lauk pendamping nasi. Apalagi jika dicocol dengan sambal atau kecap dijamin makin nendang.

Baca Juga:  Tips Sukses Usaha Pre Order Makanan Online, Pasti Laris!

9. Serabi

Serabi

Serabi atau surabi merupakan sejenis pancake kelapa yang berasal dari Jawa. Alat untuk memasaknya cukup unik yaitu menggunakan wajan yang terbuat dari tanah liat dan diletakkan di atas arang.

Dulunya, masyarakat Jawa biasa menyantap serabi sebagai menu untuk sarapan. Namun sekarang serabi menjadi menu camilan yang cukup populer, terutama di Bandung dan Solo. 

Di Solo, kamu mungkin akan menemukan lebih banyak olahan serabi yang lebih tradisional, yakni menggunakan sirup gula dan kelapa saja. Sedangkan di Bandung, olahan serabi lebih bervariasi, terutama dari segi toppingnya. Mulai dari yang original, serabi gurh-asin, hingga serabi manis yang memiliki banyak varian topping.

Misalnya untuk pelengkap atau topping serabi gurih-asin menggunakan abon, oncom, bolognaise, dan lain-lain. Sementara itu aneka topping serabi manis seperti coklat, keju, gula merah, dan masih banyak lagi.

10. Mie Ongklok

Mie Ongklok

Jika kamu punya rencana untuk berwisata ke daerah Wonosobo, Jawa Tengah, maka jangan lupa untuk mencicipi cita rasa mie ongklok yang melegenda. Kuliner ini merupakan mie rebus dengan campuran sayur kol dan daging cincang. 

Saus pada mie ini dibuat dengan menggunakan tambahan tepung tapioka, sehingga teksturnya menjadi lebih kental dari kuah mie biasa. Untuk menikmati semangkuk mie ongklok, kamu bisa menambahkan aneka lauk seperti sate usus, sate ayam, sate telur puyuh, tempe, atau tahu goreng sebagai pelengkapnya. 

Sebutan mie ongklok disematkan pada hidangan ini karena menggunakan ongklok, yaitu sejenis keranjang yang bentuknya kecil. Keranjang ini terbuat dari anyaman bambu dan digunakan untuk membantu merebus mie saat dimasak.

11. Brekecek

Brekecek

Ini adalah makanan khas dari Jawa Tengah, tepatnya daerah Cilacap. Walaupun namanya terdengar aneh namun ketika kamu mencicipinya, dijamin kamu bakal ketagihan karena rasanya yang mampu menggoyang lidah kamu. 

Brekecek adalah makanan khas yang berbahan dasar ikan pathak. Namun, ada juga variasi brekecek yang menggunakan bahan dari kepala ikan laut. Nama Brekecek sebenarnya terdiri dari dua kata, yaitu brek dan kecek. Brek artinya dijatuhkan, sedangkan kecek artinya dikocok atau dicampur dengan bumbu.

12. Nasi Grombyang

Nasi Grombyang

Nasi grombyang juga merupakan salah satu makanan khas Jawa Tengah, tepatnya berasal dari daerah Pemalang. Penamaan makanan ini berasal dari cara penyajiannya, yaitu kuah yang volumenya lebih banyak dari pada isinya, sehingga terlihat seperti bergoyang di dalam mangkuk.

Kuliner khas yang satu ini berbahan dasar daging kerbau, nasi, dan siraman kuah gurih. Penyajiannya menggunakan mangkuk kecil serta dilengkapi dengan sate kerbau.

13. Mangut Beong, Makanan Unik Khas Jawa Tengah

Mangut Beong

Makanan khas Jawa ini berasal dari kabupaten Magelang. Karena letaknya yang berdekatan dengan Yogyakarta, tidak ada salahnya untuk mampir ke kota ini untuk mencoba mangut beong. Hidangan ini merupakan olahan sejenis ikan yang mirip dengan lele, tetapi rasanya jauh lebih enak, yaitu ikan beong.

Baca Juga:  Contoh Proposal Usaha Makanan dan Cara Membuatnya

Ikan ini merupakan ikan khas yang terletak di sungai Progo dan memiliki rasa yang lezat dengan tekstur daging yang empuk serta kulit yang crunchy. Perpaduan gurihnya ikan beong goreng serta racikan kuah pedas yang kaya rempah menjadikan makanan ini semakin nikmat.

14. Nasi Gandul

Nasi Gandul

Jika kamu berkunjung ke Pati, Jawa Tengah, maka jangan lupa untuk mencoba makanan khasnya, yaitu nasi gandul. Berbeda dengan nasi lainnya, nasi gandul ini umumnya disajikan dengan daun pisang untuk menambah cita rasa dan aromanya. Bicara soal rasanya, nasi gandul jauh lebih enak dari nasi biasa.

Biasanya, ada tambahan daun pandan saat memasak nasi gandul agar aroma nasi menjadi lebih harum dan dapat meningkatkan nafsu makan. Nasi gandul ini menjadi makanan tradisional yang recomended jika kamu mampir ke kota Pati. 

Tambah nikmat dengan siraman kuah yang segar, ditambah dengan lauk berupa olahan daging yang tentunya menambah lengkapnya kelezatan nasi gandul. Meskipun di beberapa daerah, gandul berarti pepaya, namun ternyata bahannya tidak ada satupun yang berasal dari pepaya.

15. Sate Ayam Madura

Sate Ayam Madura

Makanan khas Jawa ini merupakan salah satu jenis sate yang terbuat dari daging ayam dan diolah dengan racikan bumbu khas Madura, Jawa Timur. Sate ayam Madura menjadi salah satu makanan tradisional yang sangat terkenal di Indonesia. 

Jika dilihat sekilas, makanan tradisional ini hampir sama dengan sate ayam di Indonesia pada umumnya. Namun, yang istimewa dari sate ayam Madura ini adalah rasa bumbu kacangnya yang sangat khas. Selain itu, daging satenya juga terasa sangat lembut dan memiliki aroma yang enak serta menggugah selera.


Tertarik Mencicipi Makanan Khas Jawa?

Nah, itu tadi beberapa rekomendasi makanan khas pulau Jawa yang wajib kamu coba. Selain daftar di atas, tentunya masih banyak makanan tradisional Jawa lainnya yang unik dan lezat. Sejarah dan budaya Jawa yang kaya menjadikan masyarakatnya mampu menghasilkan lebih banyak makanan khas yang kaya akan cita rasa.


Temukan lebih banyak informasi hindangan makanan Indonesia dan bisnis makanan hanya di fnbpreneur.id.

GRATIS, DAPATKAN ARTIKEL TERBAIK UNTUK WUJUDKAN BISNIS IMPIANMU.
DAFTAR SEKARANG!
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.