8 Strategi Burjo yang Perlu Kamu Tahu dan Terapkan

3 min read

Strategi Burjo yang Perlu Kamu Tahu

Banyak sekali pelaku bisnis yang memilih produk yang berbau kuliner untuk dipasarkan. Salah satunya kuliner burjo atau warmindo yang biasanya kamu temui di pinggir jalan. kamu juga bisa mencoba bisnis kuliner satu ini karena bisa terbilang menguntungkan. Terdapat strategi burjo yang harus kamu pahami dahulu. 

Kamu tidak bisa membuka bisnis warung burjo atau warmindo sebelum memiliki strategi penjualan yang matang. Dengan memikirkan hal tersebut terlebih dahulu maka bisnis burjo yang kamu punya bisa berjalan dan berkembang dengan baik. Sebelum membahas strategi tersebut, kenali dahulu apa itu burjo atau warmindo.

Apa Itu Burjo?

Warmindo atau burjo adalah tempat para anak muda untuk berkumpul dan bersantai bersama teman saat waktu luang. Banyak anak kos atau mahasiswa yang mendatangi tempat burjo atau warmindo karena merupakan penyelamat saat akhir bulan. Kenapa bisa begitu?, harga setiap menu bisa terbilang nyaman di kantong. 

Bisnis burjo dan warmindo sendiri sudah ada sejak tahun 1947 dimana 2 tehun setelah Indonesia merdeka. Pada saat itu perekonomian belum stabli sehingga masyarakat mencari cara memenuhi kebutuhan sehari – hari. Kemudian munculah ide dari seorang warga Kuningan, Jawa Barat untuk menjual burjo keliling. 

Strategi Bisnis Burjo

Untuk kamu yang baru pertama kali ingin menekuni bisnis kuliner satu ini makan harus mempersiapkan strategi, antara lain :

1. Menyediakan Berbagai Menu Makanan 

menu makanan burjo

Dalam melakukan bisnis burjo atau warmindo ini sama juga dengan angkringan atau warkop pada umumnya. Kamu bisa menyediakan berbagai makanan atau minuman sebagai pelengkap nantinya. Sehingga banyak varian makanan dan minuman yang dapat orang lain pilih selain menu utamanya.  

Kamu bisa menyediakan pilihan menu lainnya seperti gorengan, mie goreng atau rebus, berbagai jenis sate, es jeruk, jus, dan lainnya. Dengan begitu orang – orang yang mampir ke warung burjo tidak bosan untuk datang kembali karena menu yang lengkap. 

Baca Juga:  Cara Promosi Restoran Baru, Kunci Sukses untuk Pemula!

Kemudian kamu bisa memberikan stok yang cukup banyak pada beberapa menu karena jika ramai akan kesulitan nantinya. Untuk makanan gorengan, kamu bisa membuatnya secara dadakan atau dalam keadaan baru saja menggorengnya karena gorengan nikmat saat masih hangat.

Baca Juga: Strategi Membuat Menu Makanan dan Minuman untuk Meningkatkan Cross Selling

2. Memilih Lokasi yang Strategis

memilih lokasi yang strategis

Strategi burjo satu ini sangat penting karena nantinya seberapa banyak orang yang lalu lalang di dekat bisnis kamu. Salah satunya bisa memilih lokasi yang dekat dengan kampus. Pastinya banyak mahasiswa yang pulang kuliah dan mencari tempat nongkrong bersama teman. 

Jika tidak memilih tempat yang dekat dengan kampus, kamu bisa memiliki alternatif tempat lainnya seperti pinggir jalan yang ramai. Dengan begitu tidak perlu khawatir dalam memilih lokasi karena sama – sama memiliki potensi yang besar. 

Jangan sampai kamu salah menentukan lokasi untuk membuka bisnis burjo karena bisa mempengaruhi keuntungan penjualan. Kemudian bisa juga mengalami kerugian yang tidak terduga.

3. Memberikan Harga Terjangkau 

memberikan harga terjangkau untuk menu burjo

Kemudian kamu bisa memberikan harga yang murah untuk setiap menu. Orang – orang kantoran atau anak kost pastinya senang sekali dengan makanan mengenyangkan dan harganya murah. Pastinya bisa menjadi penyelamat mereka saat akhir bulan atau tanggal tua. 

Kamu bisa memberikan harga yang biasanya para penjual lain berikan yaitu berkisar antara Rp 5000 – Rp 7000. Jika sehari bisa menjual puluhan mangkuk burjo dan mie maka kamu bisa tetap untung. Ditambah juga dengan menjual menu lainnya yang harganya murah.

4. Memberikan Varian Berbeda Pada Pilihan Menu 

memberikan varian berbeda

Strategi burjo dan warmindo ini dapat kamu terapkan untuk memberikan rasa baru pada setiap makanan yang ada. Dengan cara menambah varian yaitu burjo yang menyantapnya dengan hangat atau menambahkan serutan es. Cara menikmati burjo setiap orang berbeda – berbeda sehingga kamu bisa memanfaatkan hal itu. 

Baca Juga:  Cari Tahu Teknik Menggoreng yang Berguna untuk Bisnis Kuliner!

Kamu juga bisa memberikan beberapa varian rasa mie yang berbeda sehingga para pelanggan bisa memilih sesuai selera. Kemudian bisa memberikan pilihan toping yang berbeda dan bermacam – macam seperti bakso, sosis, telur, dan lainnya. 

5. Menyediakan Tempat yang Luas

menyediakan tempat yang luas untuk burjo

Untuk satu ini juga harus kamu pikirkan karena menyangkut kenyaman para pelanggan nantinya. Kamu bisa membuat warung burjo dengan tempat yang luas sehingga bisa menampung banyak pelanggan. Banyak sekali para mahasiswa atau pekerja yang nongkrong bersama teman pada malam hari. 

Setelah itu menyediakan meja dan kursi yang cukup banyak. Tidak lupa juga menyediakan lesehan bagi yang ingin duduk dengan santai atau saat meja dan kursi penuh. 

Kemudian kamu juga harus memikirkan lahan parkir yang memadai setiap kendaraan. Kita tidak tahu nantinya akan ada kendaraan mobil atau motor untuk parkir. Jika lokasi warung burjo kamu berada pinggir jalan maka harus bisa menata kendaraan yang parkir agar tidak mengganggu pengguna jalan yang lewat. 

Baca Juga: 15 Tips Memilih Lokasi untuk Bisnis Kuliner

6. Memberikan Penerangan yang Cukup dan Iringan Lagu

memberikan penerangan dan lagu

Strategi Burjo dan warmindo saat ini sudah semakin berkembang pesat, tidak lagi seperti warung sederhana. Sekarang ini warung burjo atau warmindo sudah seperti cafe outdoor yang modern dengan pencahayaan yang bagus serta iringan lagu akustik. Hal tersebut akan menambah kenyamanan saat berkumpul bersama teman. 

Tidak hanya menambah kenyamanan saja tapi juga akan menarik pelanggan yang belum pernah datang karena tertarik dengan nuansa seperti itu. Kemudian ditambah dengan menu makanan dan minuman yang serba murah.

Baca Juga: Tips Memilih Musik untuk Usaha Rumah Makan

7. Memberlakukan Buka 24 Jam

usaha burjo 24 jam

Kamu yang memiliki tempat usaha yang tidak jauh dari rumah atau menjadi satu dengan rumah dapat membukanya 24 jam. Dengan tempat usaha yang menjadi satu dengan rumah maka tidak perlu repot – repot untuk mengemas peralatan untuk berjualan. Sehingga menjadi efektif untuk membukanya 24 jam.

Namun kamu bisa menyesuaikan dengan keadaan dan tempat yang ada. Bisa jadi tidak memungkinkan untuk buka 24 jam karena lokasi usahanya berada di pinggir jalan sehingga merasa kurang aman. 

Baca Juga:  Cara Mempromosikan Produk Makanan dan Minuman Secara Online

8. Memberikan Fasilitas dan Pelayanan Kebersihan yang Memadai

memberikan fasilitas memadai

Dalam membuka tempat usaha entah indoor atau outdoor harus tetap menjaga kebersihan tempat. Salah satunya seperti tempat usaha yang outdoor dan juga luas pastinya akan terlihat sampah menumpuk dari sisa – sisa makanan pelanggan. Dengan begitu adanya pelayanan kebersihan sangat berguna.

Kamu juga bisa memberikan tempat sampah di setiap sudut tempat dan menghimbau para pelanggan untuk membuang sampah pada tempatnya. Kemudian juga memberikan tempat cuci tangan atau wastafel.

Yuk, Terapkan Strategi Bisnis Burjo Sekarang Juga!

Dengan begitu, bisnis kuliner yang menguntungkan tidak harus dengan restoran atau rumah makan besar. Kamu bisa memulainya dari membangung warung burjo atau warmindo salah satunya. Meskipun hanya terdengar bisnis kuliner yang sepele namun tetap sangat menguntungkan. 

Sebelum merintis bisnis tersebut, kamu harus memikirkan strategi burjo terlebih dahulu agar tidak merugi. Bisnis kuliner tidak bisa begitu saja kamu lakukan tanpa persiapan yang matang. Saat berjualan nantinya kamu harus bisa memberikan inovasi yang memberikan kenyamanan pada pelanggan. Selamat mencoba!

Dapatkan berbagai informasi maupun tips bisnis kuliner untuk mengembangkan bisnis kulinermu hanya di fnbpreneur.id.

GRATIS, DAPATKAN ARTIKEL TERBAIK UNTUK WUJUDKAN BISNIS IMPIANMU.
DAFTAR SEKARANG!
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.